+10 Obat Batuk Tidak Berdahak, Batuk Kering, Paling Ampuh

obat batuk tidak berdahak

Kamu lagi nyari obat batu kering atau obat batuk tidak berdahak yang paling ampuh? Nah, daftar obat di bawah ini kami rekomendasikan khusus untuk kamu gunakan dan tentunya bisa kamu dapatkan di apotik terdekat.

Yuk, disimak yah sob!

10 Obat Batuk Tidak Berdahak Paling Ampuh

Berikut daftar obat batuk kering yang bisa kamu temukan di apotek k24, kimia farma atau apotik terpercaya lainnya, antara lain:

Bacaan Lainnya

1. CODEINE

codeine obat batuk tidak berdahak

Komposisi: Codeine 10 mg

Kategori kehamilan: Kategori C

Indikasi: Untuk meredakan batuk tidak berdahak.

Dosis:

  • Dewasa: 1-2 tablet (10-20 mg) tiap 4-6 jam. Maksimal 12 tablet (120 mg) perhari. Jangan diberikan sebagai obat batuk untuk anak-anak.
  • Anak 6-12 tahun: ½-1 tablet (5-10 mg) atau 0,5-1,5 mg/kgBB tiap 4-6 jam. Maksimal 6 tablet (60 mg) perhari.
  • Anak 2-6 tahun: 0,5-1 mg/kgBB/hari dalam dosis terbagi tiap 4-6 jam. Maksimal 3 tablet (30 mg) perhari.

Efek samping: Konstipasi, mengantuk, hipotensi, takikardia atau bradikardia, kebingungan, pusing, sakit kepala ringan, malaise, stimulasi SSP, kegelisahan, ruam, urtikaria, mual, muntah, anoreksia, kejang ureter, buang air keci menurun, penglihatan kabur, dispnea, kejang.

Perhatian: Asma, gangguan fungsi hati, gangguan fungsi ginjal.

Kontraindikasi: Hipersensitivitas terhadap kodein, anak <12 tahun, depresi pernafasan signifikan.

Interaksi obat: Alvimorpan, klonidine, buprenorphine, fentanyl, diazepam intranasal, hydrocodone, linezolide, phenelzine, prasugrel, rasagiline, tramadol, valerian.

Penyimpanan: Ditempat sejuk dan kering, terhindar dari paparan sinar matahari langsung.

2. MEXTRIL

Komposisi:

  • Tablet: Dextromethorphan HBr 15 mg, phenylpropanolamine HCl 12,5 mg, glyceryl guaiacolate 100 mg, CTM 1 mg.
  • Sirup: Tiap 5 ml mengandung Dextromethorphan HBr 8 mg, phenylpropanolamine HCl 7,5 mg, glyceryl guaiacolate 100 mg, CTM 1 mg.

Indikasi: Untuk meredakan batuk yang disertai dengan flu.

Dosis:

  • Tablet: Dewasa: 1 tablet, 3-4 kali sehari.
  • Sirup: Dewasa: 2 sendok takar (10 ml), 3 kali sehari. usia > 12 tahun: 2 sendok takar (10 ml), 3 kali sehari. Usia 6-12 tahun: 1 sendok takar (5 ml), 3 kali sehari.

Aturan Pakai: Diminum sesudah makan.

Efek samping: Mengantuk, mual, muntah, sakit kepala, ruam, pusing, gangguan GI, takikardia, mulut kering, aritmia.

Perhatian: Hipertensi, glaucoma, pasien dengan gangguan fungsi ginjal dan hati, usia < 6 tahun.

Kontraindikasi: Hipersensitivitas, gagal jantung, diabetes mellitus, pasien gangguan fungsi hati berat.

Interaksi obat: Selegiline, rasagiline, memantine, amitriptyline

Penyimpanan: Ditempat sejuk dan kering, terhindar dari paparan sinar matahari langsung.

3. Procold Flu dan Batuk

Komposisi: Parasetamol 500 mg, dekstrometorfan HBr 10 mg, pseudoefedrin HCl 30 mg

Indikasi: Untuk meredakan batuk tidak berdahak yang disertai dengan flu dan demam

Dosis: Anak usia 6-12 tahun: ½ kaplet, 3 kali sehari. Dewasa dan anak >12 tahun: 1 kaplet, 3 kali sehari

Aturan Pakai: Diminum sesudah makan.

Efek samping: Mengantuk, mual, muntah, tremor, insomnia, hipertensi

Perhatian: Gangguan fungsi hati, wanita hamil dan menyusui, pasien penderita DM.

Kontraindikasi: Hipersensitivitas, hipertensi

Interaksi obat: Pretomanid, selegiline, rasagiline, memantine, amitriptyline, buspirone, phenelzine, duloxetine, ergotamine, linezolid.

Penyimpanan: Ditempat sejuk dan kering, terhindar dari paparan sinar matahari langsung.

4. DECOLSIN

Komposisi:

  • Sirup: Tiap 5 ml mengandung parasetamol 250 mg, pseudoefedrin HCl 15 mg, chlorpheniramine maleate 1 mg, dextromethorphan HBr 5 mg, guaifenesin 50 mg
  • Kapsul: parasetamol 400 mg, pseudoefedrin HCl 30 mg, chlorpheniramine maleate 1 mg, dextromethorphan HBr 10 mg, guaifenesin 50 mg

Indikasi: Untuk meredakan batuk yang disertai demam dan flu

Dosis:

  • Sirup: Anak 2-6 tahun: Sesuai dengan petunjuk dokter. Anak usia 7-12 tahun: 1-2 sendok takar (5-10 ml), 3-4 kali sehari. Dewasa: 2-4 sendok takar (10-20 ml), 3-4 kali sehari.
  • Kapsul: Dewasa: 3 kali sehari 1 kapsul

Aturan Pakai: Diminum sesudah makan

Efek samping: Mual, muntah, mengantuk, gangguan GI, mulut kering, dada berdebar-debar, gangguan irama jantung

Perhatian: Wanita hamil, gangguan fungsi ginjal, gangguan fungsi hati, diabetes mellitus , anak <2 tahun, glaucoma

Kontraindikasi: Hipersensitivitas, hipertensi, penyakit jantung, hipertiroid

Interaksi obat: Rasagiline, imipramine, linezolid

Penyimpanan: Ditempat sejuk dan kering, terhindar dari paparan sinar matahari langsung.

5. Bodrex Flu dan Batuk PE

Komposisi:

  • Tablet: Paracetamol 500 mg, phenylephrine HCl 10 mg, dextromethorphan HBr 12 mg
  • Sirup: Tiap 5 ml mengandung paracetamol 150 mg, phenylephrine HCl 10 mg, dextromethorphan HBr 4 mg

Indikasi: Untuk meredakan batuk tidak berdahak yang disertai dengan demam dan flu.

Dosis:

  • Tablet: Dewasa: 3 kali sehari 1 kaplet. Anak: 3 kali sehari ½ kaplet
  • Sirup: Dewasa: 3 kali sehari 3 sendok takar (15 ml). Anak: 3 kali sehari 1 ½ sendok takar (7,5 ml)

Aturan Pakai: Diminum sesudah makan.

Efek samping: Mengantuk, gangguan irama jantung, penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan hati, dada berdebar-debar, retensi urin dan palpitasi, gangguan GI.

Perhatian: Gangguan fungsi ginjal, gangguan fungsi hati, hipertensi, anak usia <2 tahun, diabetes mellitus, penyakit jantung.

Kontraindikasi: Hipersensitivitas, gangguan fungsi hati, hipertensi

Interaksi obat: Warfarin

penyimpanan: Ditempat sejuk dan kering, terhindar dari paparan sinar matahari langsung.

6. WOODS Peppermint Antitussive

Komposisi: Tiap 5 ml mengandung dextromethorphan HBr 7,5 mg, diphenhydramine HCl 12,5 mg

Indikasi: Untuk meredakan batuk tidak berdahak yang disertai dengan alergi.

Dosis: 3 kali sehari 1 sedok takar (5 ml)

Aturan Pakai: Diminum sesudah makan.

Efek samping: Mengantuk, mual, muntah, konstipasi

Perhatian: Wanita hamil dan menyusui, gagal nafas, asma bronkial.

Kontraindikasi: Hipersensitivitas, hamil dan menyusui, galukoma

Interaksi obat: Memantine, phenelzine, rasagiline, selegiline, amitriptilin, buspirone, citalopram, duloxetine, fluoxetine, imipramine, linezolid, lorcaserin, metilen blue, paroxetine, sertraline, venlafaxine.

Penyimpanan: Ditempat sejuk dan kering, terhindar dari paparan sinar matahari langsung.

7. SILADEX Cough & Cold

Komposisi: Tiap 5 ml mengandung dextromethorphan HBr 7,5 mg, doxylamine succinate 2 mg, pseudoephedrine HCl 15 mg.

Indikasi: Untuk meredakan batuk tidak berdahak yang disertai dengan flu.

Dosis:

  • Dewasa dan anak >12 tahun: 2 sendok takar (10 ml), 3 kali sehari.
  • Usia 4-6 tahun: ½ sendok takar (2,5 ml), 3 kali sehari.
  • Usia 6-12 tahun: 1 sendok takar (5 ml), 3 kali sehari.

Aturan Pakai: Diminum sesudah makan

Efek samping: Mengantuk, gangguan GI, mual, muntah, mulut kering, konstipasi, pandangan kabur

Perhatian: Pasien dengan penyakit hati dan ginjal, penderita asma, glaucoma, kehamilan.

Kontraindikasi: Hipersensitivitas

Interaksi obat: Phenelzine, rasagiline, imipramine, linezolid, selegiline, amitriptilin, fluoxetine, lorcaserin, metilen blue, paroxetine, sertraline, venlafaxine

Penyimpanan: Ditempat sejuk dan kering, terhindar dari paparan sinar matahari langsung.

8. Konidin

Komposisi:

  • Sirup: Tiap 5 ml mengandung CTM 1 mg, dekstrometorfan HBr 10 mg, guaifenesin 100 mg
  • Tablet: CTM 2 mg, dekstrometorfan HBr 5 mg, guaifenesin 100 mg

Indikasi: Untuk meredakan batuk tidak berdahak yang disertai dengan flu.

Dosis:

  • Sirup: Dewasa: 1 sendok takar (5 ml), 3 kali sehari. Anak usia 6-12 tahun: ½ sendok takar (2,5 ml), 3 kali sehari
  • Tablet: Dewasa dan anak>12 tahun: 1-2 tablet, 3 kali sehari. Usia 6-12 tahun: ½-1 tablet, 3 kali sehari. Usia 3-6 tahun: ¼- ½ tablet, 3 kali sehari

Aturan Pakai: Diminum sesudah makan

Efek samping: Mengantuk, sembelit, pusing, mual, muntah, mulut kering, pandangan kabur

Perhatian: Kehamilan, usia <6 tahun, pasien dengan gangguan fungsi hati.

Kontraindikasi: Hipersensitivitas

Interaksi obat: Phenelzine, rasagiline, imipramine, selegiline

Penyimpanan: Ditempat sejuk dan kering, terhindar dari paparan sinar matahari langsung.

9. Longatin

Komposisi: Noscapine 25 mg

Indikasi: Untuk meredakan batuk tidak berdahak.

Dosis: Dewasa: 25-50 mg, 4 kali sehari

Aturan Pakai: Diminum sebelum atau sesudah makan

Efek samping: Gangguan pencernaan, mual, kelopak mata bengkak, kesulitan bernafas.

Perhatian: Penyakit ginjal, penyakit hati, hamil

Kontraindikasi: Hipersensitivitas, asma bronkial

Interaksi obat: Warfarin

Penyimpanan: Ditempat sejuk dan kering, terhindar dari paparan sinar matahari langsung.

10. PARATUSIN

Komposisi:

  • Tablet: Noscapine 25 mg, CTM 2 mg, glyceryl guaiacolate 50 mg, parasetamol 500 mg, phenylpropanolamine HCl 15 mg
  • Sirup: Tiap 5 ml mengandung Noscapine 10 mg, CTM 0,5 mg, glyceryl guaiacolate 25 mg, parasetamol 125 mg, succus liqd 125 mg, pseudoephedrine HCl 7,5 mg

Indikasi: Untuk meredakan batuk yang disertai dengan demam dan flu

Dosis:

  • Tablet: Dewasa: 1 tablet, 3 kali sehari. 6-12 tahun: ½ tablet, 3 kali sehari
  • Sirup: 6-12 tahun: 2 sendok takar (10 ml), 3 kali sehari. Usia 2-5 tahun: 1 sendok takar (5 ml), 3 kali sehari. Dewasa: 4 sendok takar (20 ml), 3 kali sehari

Aturan Pakai: Diminum sesudah makan

Efek samping: Gangguan pencernaan, mengantuk, insomnia, tremor, sulit berkemih, dada berdebar-debar, mulut kering.

Perhatian: Penyakit ginjal, penyakit hati, glaucoma, wanita hamil dan menyusui, hipertiroid

Kontraindikasi: Hipersensitivitas, gangguan fungsi hati yang berat, diabetes mellitus, gangguan jantung.

Interaksi obat: Selegiline, rasagiline, warfarin

Penyimpanan: Ditempat sejuk dan kering, terhindar dari paparan sinar matahari langsung.

BACA JUGA: Ini dia Obat, Batuk Tidak berdahak

Demikian artikel tentang 10 obat batuk tidak berdahak yang telah kami ulas. Harap membaca dengan baik aturan pakai dan standar dari BPOM serta konsultasikan terlebih dahulu ke dokter atau apoteker. Jangan lupa bagikan artikel ini agar lebih banyak orang yang merasakan manfaatnya.

REKOMENDASI UNTUK ANDA