Panu: Gejala, Penyebab, dan Obat yang Paling Ampuh

panu

Min, aku panuan! Omaigat, kamu punya masalah dengan panu? Baik, mimin yan baik hati akan memberikan solusinya, caranya dengan menyimak artikel seputar panu di bawah ini!

Apa itu Panu?

Panu merupakan suatu infeksi jamur pada kulit. Penyakit ini biasanya tidak memberikan keluhan yang berarti. Munculnya ditandai dengan bercak bersisik halus yang berwarna putih hingga kecoklatan.

Panu bisa ditemukan pada daerah mana saja di badan termasuk leher dan lengan. Biasanya menyerang ketiak, lipat paha, lengan, tungkai atas, muka dan kulit kepala yang berambut.

Bacaan Lainnya

Bagaimana sih gejala dari panu?

Pada orang yang menderita penyakit panu akan mengalami gejala seperti:

  1. Bercak putih pada kulit dengan batas tegas, bersisik halus
  2. Gatal terutama bila berkeringat

Lalu, apa yang dapat menyebabkan kulit panuan?

Menurut Mayo Clinic, panu dapat disebabkan karena infeksi kulit oleh jamur Tinea versicolor. Penyakit ini banyak dijumpai di daerah yang beriklim tropis dan daerah yang lembap. Akibat dari panu, muncul bercak-bercak pada kulit yang berwarna pucat dan bersisik ketika digaruk.

Baca Juga: Mukaku Jerawatan, min tolong aku!

Penyakit ini mudah menular dan rasa gatalnya semakin menjadi jika penderita berkeringat. Namun penyakit ini tidak termasuk penyakit yang berbahaya, tumbuhnya panu bisa mengganggu penampilan seseorang.

Obat apa yang dapat digunakan untuk mengobati panu?

Ketika terkena panuan dapat diberikan obat kulit-anti jamur seperti :

A. Obat yang mengandung Klotrimazol 1 %

Kegunaan obat : untuk infeksi jamur pada kulit

Pemakaian:

  • Cairan : beberapa tetes cairan dioleskan pada daerah yang terkena infeksi jamur, gunakan 2-3 kali sehari, sampai infeksi hilang.
  • Krim : Oleskan secara tipis pada daerah yang terkena infeksi jamur, gunakan 2-3 kali sehari, sampai infeksi hilang.

Instruksi khusus:

Panu dapat disembuhkan dalam 3-4 minggu, sedangkan jamur pada daerah kemaluan disembuhkan dalam 1-2 minggu.

Khusus untuk jamur pada kaki, pegobatan harus terus dilanjutkan selama 2 minggu setelah tanda-tanda infeksi hilang untuk menghindari kambuhnya penyakit. Setelah dicuci, kaki harus dikeringkan dengan sebaik-baiknya, terutama daerah lipatan antara jari.

Perhatian! Hanya untuk pemakaian luar.

Contoh obat dipasaran yang mengandung Klotrimazole:

1. Canesten krim

 

Obat Panu Canesten krim

Obat ini memiliki kandungan klotrimazole 1 %.

2. Erphamazole cream

 

Obat Panu Erphamazole cream

Obat ini memiliki kandungan clotrimazole 1 %.

3. Fungiderm

fungiderm

Obat ini memiliki kandungan clotrimazole 1 %.

4. Neo Ultrasiline

Neo Ultrasiline

Obat ini memiliki kandungan clotrimazole 1 %.

B. Obat yang mengandung Mikonazole Nitrat 2 %

Kegunaan Obat:  Untuk infeksi ringan akibat jamur pada kulit seperti panu, kutu air, kadas kurap dan infeksi jamur pada kuku.

Pemakaian : Oleskan krim atau serbuk sehari sekali sambil digosokkan perlahan. Biasanya sembuh setelah 2-5 minggu, tetap perpanjang pengobatan selama 10 hari, untuk mencegah kambuh.

Perhatian! Hanya untuk pemakaian luar.

Contoh obat dipasaran yang mengandung Miconazole:

1. Daktarin

daktarin

Obat ini memiliki kandungan miconazole nitrate 2 %.

2. Miconazole Cream

Miconazole cream

Obat ini memiliki kandungan miconazole nitrate 2 %.

3. Delapan-delapan

Delapan-delapan

Obat ini memiliki kandungan miconazole nitrate krim 2 %.

4. Kalpanax K krim

Kalpanax K

Obat ini memiliki kandungan miconazole 2 %.

C. Obat yang mengandung Asam Undesilenat, Seng Undesilenat, Kalsium Propionat, Natrium Propionat

Kegunaan obat: Untuk mengobati penyakit kulit luar yang ditimbulkan oleh jamur misalnya panu, kadas, kurap, kutu air.

Cara pemakaian: Cuci dan keringkan sela-sela jari kaki, lalu gunakan obat 2-3 kali sehari.

Perhatian! Hanya untuk Obat luar.

Referensi:

  • Buku Pedoman Penggunaan Obat Bebas Dan Bebas Terbatas, Direktorat Bina Farmasi Komunitas Dan Klinik, Ditjen Bina Kefarmasian Dan Alat Kesehatan, Departemen Kesehatan RI. 2007.
  • Buku 273 ramuan tradisional untuk mengatasi aneka penyakit/Redaksi Agromedia; penyunting: Agung. Jakarta: agromedia Pustaka. 2008.
  • Buku Penyakit menular disekitar anda (begitu mudah menular dan berbahaya, kenali, hindari, dan jauhi jangan sampai tertular). Jakarta: pustaka ilmu. 2015.
4.9/5 – (8 votes)

Apakah Ini Membantu? Follow Dinas.id di aplikasi Google News, KLIK DISINI

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.