Soal Sistem Endokrin

soal sistem endokrin

Soal Sistem Endokrin – Halo sobat farmasis, inilah rekomendasi contoh soal UAS, UTS mahasiswa D3, D4 jurusan farmasi. Yuk, pelajari kumpulan contoh soal-soal sesuai kisi-kisi yang sering muncul tentang materi Sistem Endokrin.

Soal dan Kunci Jawaban Sistem Endokrin

Untuk memudahkan mengerjakan latihan, silahkan pahami ringkasan materi di bawah ini:

Sistem endokrin terdiri dari sel, jaringan, dan organ yang mensekresikan hormon. Sistem endokrin memiliki beberapa fungsi sebagaimana dia mempengaruhi berbagai sel dan jaringan di tubuh.

Bacaan Lainnya

Secara ringkas dari fungsi sistem endokrin yaitu dia mengkoordinasikan fungsi tubuh seperti:

  • Pertumbuhan
  • Perkembangan
  • Reproduksi
  • Metabolisme
  • Homeostasis

Sistem endokrin juga membantu mengatur aktivitas sistem imun dan proses apoptosis.  Kelenjar eksokrin memiliki duktus, kelenjar endokrin tidak memiliki ductus.

Hormon adalah utusan kimia yang dibawa oleh darah ke seluruh tubuh dimana mereka memodifikasi fungsi seluler dari sel target.

Kelenjar endokrin utama adalah kelenjar adrenal, gonad, kelenjar pineal, kelenjar hipofisis, timus, dan kelenjar tiroid. Selain itu, fungsi hipotalamus seperti kelenjar endokrin dalam beberapa cara.

Hormon dikelompokkan secara kimia, baik sebagai hormon steroid atau nonsteroid. Produksi sebagian besar hormon dikontrol oleh mekanisme umpan balik negative.

Mekanisme umpan balik dari produksi hormon bekerja satu dari tiga cara: hormonal, neural, dan humoral.

Gangguan endokrin berhubungan dengan hiposekresi atau hipersekresi berat dari berbagai hormon. Hiposekresi mungkin hasil dari cedera. Hipersekresi kadang-kadang disebabkan oleh tumor.

TSH merangsang sekresi tiroksin (T4) dan triodotironin (T3) yang meningkatkan metabolisme seluler, sintesis protein, dan aktivitas neural.

Iodin adalah komponen penting dari molekul T4 dan T3.  Hipersekresi hormon tiroid menyebabkan penyakit Graves. Defisiensi iodin menyebabkan simple goiter.

Hiposkresi hormon tiroid pada bayi dan anak-anak menyebabkan kretinisme, pada orang dewasa menyebabkan miksedema. Hormon paratiroid meningkatkan kadar ca2+ darah dengan meningkatkan pelepasan ca2+ dari tulang, absorpsi ca2+ dari usus, tahanan ca2+ oleh ginjal.

PTH juga mengaktifkan vitamin D, yang membantu merangsang absorpsi kalsium oleh usus. Sekresi paratiroid dikontrol oleh kadar ca2+ darah.

PTH dan kalsitonin bekerja secara antagonis untuk mengatur kadar ca2+ darah. Hiposekresi PTH menyebabkan tetani, yang dapat menyebabkan kematian.

Hiposekresi menyababkan lelah, kerusakan tulang yang dapat fraktur secara spontan. Kelenjar adrenal terletak superior terhadap setiap ginjal.

Setiap kelenjar terdiri dari dua bagian: bagian dalam medula adrenal dan korteks adrenal bagian luar.

Medula adrenal mensekresikan epinefrin dan norepinefrin yang menjaga tubuh untuk merespon terhadap situasi darurat. Keduanya meningkatkan denyut jantung, sirkulasi ke sistem saraf dan muskuler, dan kadar glukosa dalam darah.

Korteks adrenal mensekresikan sejumlah hormon yang kelompokkan sebagai mineralokortikoid, glukortikoid, dan androgen.

Aldosteron adalah mineralokortikoid yang paling penting. Dia membantu untuk mengatur konsentrasi elektrolit dalam darah, khususnya ion natrium dan kalium, yang meningkatkan tekanan darah.

Kortisol adalah glukortikoid yang paling penting. Dia mendorong pembentukan glukosa dari sumber nonkarbohidrat dan menghambat inflamasi. Sekresinya diatur oleh ACTH.

Kortisol terlibat dalam respon terhadap stres kronik.  Sejumlah kecil androgen disekresikan. Mereka memiliki efek kecil pada pria dewasa, tapi berperan terhadap dorongan seks pada pria dewasa.

Hiposekresi kortisol menyebabkan penyakit Addison. Hipersekresi kortisol menyebabkan sindrom Cushing.

Gonad adalah kelenjar kelamin. Ovarium pada wanita dan testis pada pria. Mereka mensekresikan hormon kelamin, selain itu memproduksi sel kelamin.

Sekresi hormone ini dikontrol oleh FSH dan LH. Estrogen disekresikan oleh folikel ovarium dan mereka merangsang perkembangan organ reproduksi wanita dan karakteristik kelamin sekunder.

Estrogen juga membantu menyiapkan uterus untuk preembrio dan membantu mempertahankan kehamilan.

Progesteron disekresikan utamanya oleh korpus luteum dari ovarium setelah ovulasi. Dia menyiapkan uterus preembrio, mempertahankan kehamilan, dan menyiapkan kelenjar susu untuk produkasi ASI.

Testis mensekresikan testosteron, hormon seks pria yang merangsang perkembangan orgab reproduksi pria dan karakteristik kelamin sekunder.

Soal Pilihan Ganda

Oke, bacalah petunjuk di bawah ini sebelum menjawab soal!

Jawablah pertanyaan berikut dengan memilih satu jawaban paling benar!

1. Fungsi dari hormon okstosin adalah…

A. Tropik untuk korteks adrenal
B. Merangsang sekresi hormon tiroid
C. Antidiuresis
D. Merangsang produksi testosteron
E. Merangsang kontraksi uterus selama persalinan

2. Fungsi dari prolactin adalah…

A. Tropik untuk korteks adrenal
B. Merangsang sekresi hormon tiroid
C. Merangsang kontraksi uterus selama persalinan
D. Antidiuresis
E. Merangsang produksi testosteron

3. Berikut yang dihasilkan oleh hipofisis posterior adalah…

A. Oksitosin dan tiroid
B. Oksitosin dan vasopressin
C. Oksitosin dan gonad
D. Gonad dan tiroid
E. Gonad dan vasopressin

4. Di dalam pankreas memproduksi?

A. Insulin
B. Glucagon
C. Enzim pencernaan
D. Kedua a dan b adalah benar
E. Semua ini adalahbenar

5. Yang bukan merupakan hormon yang dikeluarkan oleh korteks adrenal adalah…

A. Aldosterone
B. Androgen
C. Epinefrin
D. Kortisol
E. A dan B adalah benar

6. Jika sekresi aldosteron meningkat dapat menyebabkan…

A. Kadar kalium darah meningkat
B. Kadar hidrogen darah meningkat
C. Asidosis
D. Kadar natrium darah menurun
E. Volume darah meningkat

7. Kondisi apakah yang terjadi jika kadar hormon paratiroid meningkat…

A. Aktivitas osteoklas meningkat
B. Penyerapan kalsuim dari usus kecil terhambat
C. Reabsorpsi kalsium dari urin terhambat
D. Bentuk vitamin D kurang aktif pada ginjal
E. Semuanya adalah benar

8. Hormon berikut, mana yang memiliki fungsi tidak jelas pada pria?

A. FSH
B. Oksitosin
C. ADH
D. GRH
E. Aldosteron

9. Yang mengontrol sekresi ADH adalah…

A. Osmolaritas darah
B. Perubahan osmolaritas darah
C. Pelepasan hormon dari hipotalamus
D. Peningkatan tekanan darah
E. ACTH

10. Tremor, nerves (gugup), dan peningkatan laju jantung, merupakan gejala dari…

A. Peningkatan aktivitas sistem saraf simpatik
B. Sekresi epinefrin yang berlebihan dari medula adrenal
C. Hiportiroid
D. Hipertiroid
E. Semua benar

11. Yang bukan merupakan gejala dari penyakit Cushing…

A. Tekanan darah tinggi
B. Berkurangnya massa tulang
C. Menurunnya fungsi imun
D. Goiter
E. Hiperglikemi (peningkatan glukosa darah)

12. Berikut ini adalah kelenjar endokrin dan pasangan hormonnya, pilihlah pasangan yang sesuai:

A. Ovarium → androgen
B. Timus → insulin
C. Ginjal → aldosteron
D. Jaringan adiposa → leptin
E. Payudara → ADH

13. Yang mana dari hormon berikut yang tidak dihasilkan lobus anterior kelenjar hipofisis…

A. TSH
B. ADH
C. Prolaktin
D. LH
E. FSH

Kunci Jawaban

  1. E
  2. C
  3. B
  4. E
  5. C
  6. E
  7. E
  8. B
  9. B
  10. E
  11. D
  12. D
  13. B

SIMAK JUGA!

Demikian prediksi soal dan jawaban UTS, UAS mahasiswa D3, D4 jurusan farmasi, disimak secara saksama yah. Farmasi Hebat!

5/5 – (1 vote)

Yuk, Kami juga Ada di Google News, KLIK DISINI!

DIREKOMENDASIKAN UNTUK ANDA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *