Soal Asuhan Keperawatan Pasien Stroke

soal asuhan keperawatan pasien stroke

Soal Asuhan Keperawatan Pasien Stroke – Dalam edisi UAS, UTS mahasiswa jurusan keperawatan dan profesi ners, yuk simak kumpulan contoh soal-soal sesuai kisi-kisi yang sering muncul tentang materi dasar-dasar asuhan keperawatan pasien stroke.

Soal dan Kunci Jawaban Pengantar Statistika

Untuk memudahkan mengerjakan latihan, silahkan pahami ringkasan materi di bawah ini:

Stroke adalah suatu keadaan yang timbul karena terjadi gangguan peredaran darah di otak yang menyebabkan terjadinya kematian jaringan otak sehingga mengakibatkan seseorang menderita kelumpuhan atau kematian.

Bacaan Lainnya

Menurut WHO, stroke adalah adanya tanda-tanda klinik yang berkembang cepat akibat gangguan fungsi otak fokal (atau global) dengan gejala-gejala yang berlangsung selama 24 jam atau lebih yang menyebabkan kematian tanpa adanya penyebab lain yang jelas selain vaskular.

Infark serbral adalah berkurangnya suplai darah ke area tertentu di otak. Luasnya infark bergantung pada faktor-faktor seperti lokasi dan besarnya pembuluh darah dan adekuatnya sirkulasi kolateral terhadap area yang disuplai oleh pembuluh darah yang tersumbat.

Suplai darah ke otak dapat berubah (makin lambat atau cepat) pada gangguan lokal (thrombus, emboli, perdarahan dan spasme vaskuler) atau oleh karena gangguan umum (hipoksia karena gangguan paru dan jantung).

Atherosklerotik sering/cenderung sebagai faktor penting terhadap otak, thrombus dapat berasal dari flak arterosklerotik, atau darah dapat beku pada area yang stenosis, dimana aliran darah akan lambat atau terjadi turbulensi.

Thrombus dapat pecah dari dinding pembuluh darah terbawa sebagai emboli dalam aliran darah. Thrombus mengakibatkan:

  • Iskemia jaringan otak yang disuplai oleh pembuluh darah yang bersangkutan.
  • Edema dan kongesti disekitar area.

Area edema ini menyebabkan disfungsi yang lebih besar daripada area infark itu sendiri. Edema dapat berkurang dalam beberapa jam atau kadang-kadang sesudah beberapa hari.

Dengan berkurangnya edema pasien mulai menunjukan perbaikan,CVA. Karena thrombosis biasanya tidak fatal, jika tidak terjadi perdarahan masif.

Oklusi pada pembuluh darah serebral oleh embolus menyebabkan edema dan nekrosis diikuti thrombosis. Jika terjadi septik infeksi akan meluas pada dinding pembukluh darah maka akan terjadi abses atau ensefalitis, atau jika sisa infeksi berada pada pembuluh darah yang tersumbat menyebabkan dilatasi aneurisma pembuluh darah.

BACA JUGA:  Soal Kebudayaan

Soal Pilihan Ganda

Oke, bacalah petunjuk di bawah ini sebelum menjawab soal!

Jawablah pertanyaan berikut dengan memilih satu jawaban paling benar!

1) Di bawah ini benar tentang Stroke, kecuali …

A. Merupakan suatu keadaan yang timbul karena terjadi gangguan peredaran darah di otak

B. Bisa menyebabkan kematian

C. Ada dua jenis stroke, yaitu hemoragik dan non hemoragik

D. Hanya terjadi pada usia dewasa

E. Bisa karena adanya trombus di otak

2) Manifestasi klinis Stroke adalah …

A. Kehilangan/menurunnya kemampuan motorik.

B. Kehilangan/menurunnya kemampuan komunikasi.

C. Gangguan persepsi.

D. Kerusakan fungsi kognitif dan efek psikologik.

E. Semua benar

3) Pencegahan Stroke, kecuali …

A. Hindari merokok, kopi, dan alkohol.

B. Usahakan untuk dapat mempertahankan berat badan ideal (cegah kegemukan).

C. Batasi intake gula bagi penderita hipertensi.

D. Batasi makanan berkolesterol dan lemak (daging, durian, alpukat, keju, dan lainnya).

E. Pertahankan diet dengan gizi seimbang (banyak makan buah dan sayuran)

4) Komplikasi Stroke, kecuali …

A. Gagal jantung

B. Hipoksia serebral

C. Penurunan aliran darah serebral

D. Embolisme serebral

E. Pneumonia aspirasi

5) Diagnosis keperawatan yang mungkin terjadi pada pasien Miastenia Gravis, kecuali …

A. Resiko tinggi cedera bd fungsi indra penglihatan tidak optimal

B. Perubahan perpusi jaringan otak berhubungan dengan perdarahan intraserebral, oklusi otak, vasospasme, dan edema otak.

C. Gangguan eliminasi alvi (konstipasi) berhubunagn dengan imobilisasi dan asupan cairan yang tidak adekuat.

D. Defisist perawatan diri berhubungan dengan kelemahan neuromuskuler, menurunya kekuatan dan kesadaran, kehilangan kontrol otot atau koordinasi di tandai oleh kelemahan untuk ADL, seperti makan, mandi dll.

E. Resiko gangguan integritas kulit berhubungan dengan tirah baring yang lama.

Kunci Jawaban

  1. D
  2. E
  3. C
  4. A
  5. A

SIMAK JUGA!

Demikian prediksi soal dan jawaban UTS, UAS jurusan keperawatan yang bisa kami sajikan, selalu evaluasi cara belajar sobat agar mendapatkan IPK yang terbaik dan lulus uji kompetensi. Ganbatte!

5/5 – (1 vote)

Apakah Ini Membantu? Follow Dinas.id di aplikasi Google News, KLIK DISINI

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.