Soal Dasar-dasar Pemetaan

soal dasar-dasar pemetaan

Soal Dasar-dasar Pemetaan – Halo sobat Dinas.id, inilah rekomendasi contoh Soal-soal geografi kelas 10, X KD 3.2 SMA Ujian Akhir Semester (UAS), soal Ujian Tengah Semester (UTS) genap, ganjil, gasal. Yuk, pelajari kumpulan contoh soal-soal sesuai kisi-kisi yang sering muncul tentang dasar-dasar pemetaan.

Rangkuman Materi Dasar-Dasar Pemetaan

Untuk memudahkan mengerjakan latihan, silahkan pahami ringkasan materi di bawah ini:

  • Peta adalah gambaran atau representasi unsur-unsur kenampakan abstrak yang ada kaitannya dengan permukaan bumi yang digambarkan pada bidang datar.
  • Berdasarkan sumber data peta dapat diklasifikasikan menjadi peta induk dan peta turunan.
  • Berdasarkan isi peta dibedakan menjadi peta umum dan peta khusus (tematik).
  • Berdasarkan skala peta dapat dibedakan menjadi peta kadaster, peta skala besar, peta skala sedang dan peta skala kecil.
  • Peta yang baik memiliki komponen-komponen peta yaitu judul. Garis tepi, garis astronomi, orientasi, skala, legenda, sumber dan tahun pembuatan, serta lettering dan warna peta.
BACA JUGA:  Soal Perencanaan dan Tata Ruang Wilayah Nasional, Provinsi dan Kabupaten/Kota

Soal Uraian

Oke, bacalah petunjuk di bawah ini sebelum menjawab soal!

Bacaan Lainnya

Berikan jawaban yang paling benar!

  1. Bagaimana penamaan samudera yang benar pada peta?
  2. Jarak kota A dan kota B di peta adalah 5 cm, skala peta adalah 1 : 200.000. Berapakah jarak sesungguhnya antara kota A dan kota B.
  3. Tuliskan beberapa teknik memperbesar dan memperkecil skala peta?
  4. Proyeksi peta apa yang cocok digunakan untuk memetakan wilayah ekuator?
  5. Apa akibatnya jika menggunakan proyeksi peta yang tidak tepat?

Kunci Jawaban dan Pembahasan

1. Penamaan samudera dengan menggunakan Huruf Kapital, Miring, warna Biru, di Bold (tebal).

BACA JUGA:  Soal Struktur dan Pola Keruangan Kota

2. Skala = Jarak di peta / jarak sebenarnya

1 : 200.000 = 5 cm / d

1 x d             = 5 cm x 200.000

d                    = 1.000.000 cm

= 10.000 m

3. Teknik memperbesar dan memperkecil peta;

  • Menggunakan sistem grid
  • Menggunakan pantograf
  • Foto kopi

4. Proyeksi peta yang cocok digunakan untuk memetakan wilayah ekuator adalah proyeksi silinder karena bidang silinder langsung bersinggungan dengan garis ekuator.

5. Jika dalam menggambarkan peta dengan proyeksi yang tidak tepat maka akan terjadi distorsi.

Demikian prediksi soal dan jawaban UTS, UAS Modul Geografi Kelas 10, X SMA yang bisa kami sajikan, disimak secara saksama yah. Merdeka Belajar!

5/5 – (1 vote)

Apakah Ini Membantu? Follow Dinas.id di aplikasi Google News, KLIK DISINI

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.