Soal Desain Riset Keperawatan

soal desain riset keperawatan

Soal Desain Riset Keperawatan – Dalam edisi UAS, UTS mahasiswa jurusan keperawatan dan profesi ners, yuk simak kumpulan contoh soal-soal sesuai kisi-kisi yang sering muncul tentang materi dasar-dasar desain riset keperawatan.

Soal dan Kunci Jawaban Desain Riset Keperawatan

Untuk memudahkan mengerjakan latihan, silahkan pahami ringkasan materi di bawah ini:

Desain riset atau research design adalah suatu perencanaan rancangan yang memberikan informasi tentang riset akan dilakukan, dibedakan menurut lima jenis rancangan yaitu:

Bacaan Lainnya
  • Deskriptif vs Analitik
  • Kuantitatif vs Kualitatif
  • Cross sectional vs Longitudinal
  • Observasional vs Eksperimental
  • Korelasional vs Pengaruh / Perbedaan

Pemilihan desain riset perlu disesuaikan dengan tujuan riset yang telah ditetapkan dan data yang dihasilkan.

Visualisasi dalam desain riset longitudinal dan eksperimen sangat diperlukan untuk menggambarkan rencana intervensi (perlakuan) peneliti.

Populasi atau population dalam riset adalah sekumpulan atau keseluruhan manusia atau benda atau subyek yang menjadi sasaran riset. Dalam populasi dikenal target population yang berarti sangat luas dan tidak spesifik dan eligible population atau criterion population diartikan suatu populasi yang dapat dijangkau atau memiliki kriteria tertentu.

Populasi target tidak pernah dicapai karena sangat luas wilayah dan waktu, sedangkan riset hanya dapat dilakukan pada wilayah dan waktu tertentu sehingga penetapan populasi riset harus mengandung unsur 3 W (what, where, when).

Populasi yang memuat unsur 3 W (what, where, when) adalah populasi terjangkau atau terkriteria, yang langsung dapat diketahui anggota populasinya yang disebut sebagai besar atau ukuran populasi (population size).

Terdapat perbedaan antara besar atau ukuran populasi dan jumlah populasi (count population). Besar atau ukuran populasi menggambarkan banyak anggota dalam populasi dan jumlah populasi menggambarkan tentang banyak what subyek riset.

Subyek riset adalah apa (what) yang dapat memberikan suatu respons atau informasi atau data kepada peneliti saat dilakukan pengumpulan data. Jika tidak memberikan respons disebut obyek riset.

Penulisan populasi riset yang lengkap menggambarkan kriteria sampel yang akan dijadikan subyek riset, sering disebut kriteria sampel atau kriteria inklusi. Kriteria inklusi adalah suatu kriteria yang ditetapkan oleh peneliti untuk menseleksi populasi agar dapat dipilih sebagai sampel.

Soal Pilihan Ganda

Oke, bacalah petunjuk di bawah ini sebelum menjawab soal!

Berilah tanda silang (X) pada jawaban yang benar di bawah ini!

1) Perawat berencana melakukan riset eksperimen. Perawat memikirkan tentang pelaksanaan agar sesuai rencana. Apakah langkah awal yang harus dilakukan perawat?

A. Menetapkan desain riset.

B. Menetapkan sampel riset.

C. Menetapkan populasi riset.

D. Menetapkan teknik sampling riset.

2) Perawat merencanakan pengumpulan data riset pada sampel hanya satu kali pengumpulan. Manakah desain riset yang sesuai?

A. Desain deskriptif.

B. Desain korelasional.

C. Desain eksperimental.

D. Desain cross sectional.

3) Disebut apakah populasi riset yang mengandung tiga unsur yaitu apa, tempat, dan waktu?

A. Sampel sasaran.

B. Populasi sasaran.

C. Sampel terjangkau.

D. Populasi terjangkau.

4) Perawat merumuskan masalah riset: Adakah hubungan antara konsumsi sayur dengan frekuensi buang air besar pada lansia? Manakah rumusan populasi riset yang tepat?

A. Semua lansia bulan Mei – Juli 2013 yang diperiksa.

B. Semua lansia yang terdaftar di Posyandu Brontoseno.

C. Semua lansia yang terdaftar di Posyandu Brontoseno pada bulan Mei – Juli 2013.

D. Semua lansia yang terdaftar dan melaksanakan pemeriksaan di Posyandu Brontoseno.

5) Perawat melakukan riset yang bertujuan untuk menggambarkan karakteristik asal daerah dan diagnosis keperawatan pasien yang dirawat di ruang Mawar RS Y. Manakah desain riset yang sesuai?

A. Desain deskriptif.

B. Desain korelasional.

C. Desain eksperimental.

D. Desain cross sectional.

6) Perawat melakukan riset dengan tujuan mempelajari pengaruh pemberian makanan berserat terhadap defekasi pasien paska operasi abdomen. Manakah desain riset yang sesuai?

A. Desain deskriptif.

B. Desain korelasional.

C. Desain eksperimental.

D. Desain cross sectional.

7) Perawat melakukan riset dengan tujuan mempelajari hubungan pengetahuan lansia dengan kemampuan merawat luka ganggren. Manakah desain riset yang sesuai?

A. Desain deskriptif.

B. Desain korelasional.

C. Desain eksperimental.

D. Desain cross sectional.

8) Perawat melakukan riset dengan tujuan untuk menggambarkan karakteristik asal daerah dan diagnosis keperawatan pasien yang menjalani rawat inap. Manakah rumusan populasi yang tepat?

A. Seluruh pasien yang dirawat di rumah sakit Y pada tanggal 6 – 19 September 2015

B. Seluruh pasien yang dirawat di ruang perawatan rumah sakit Y.

C. Seluruh pasien yang dirawat di polikinik rumah sakit Y.

D. Seluruh pasien yang dirawat di rumah sakit Y.

9) Perawat menyusun populasi riset sebagai berikut: Seluruh lansia yang tercatat dan dilayani di Posyandu lansia. Apakah kelompok populasi yang telah disusun perawat di atas?

A. Populasi sasaran

B. Populasi terjangkau

C. Populasi terkriteria

D. Populasi terstandar

10) Perawat menyusun masalah riset keperawatan: Adakah pengaruh pengetahuan dan sikap perawat tentang hubungan manusia terhadap kepuasan pasien yang dirawat? Manakah yang disebut subyek riset keperawatan?

A. Pasien

B. Perawat

C. Pasien dan perawat

D. Seluruh tenaga kesehatan

Kunci Jawaban

1) A

2) D

3) D

4) C

5) A

6) C

7) B

8) A

9) A

10) C

SIMAK JUGA!

Demikian prediksi soal dan jawaban UTS, UAS jurusan keperawatan yang bisa kami sajikan, selalu evaluasi cara belajar sobat agar mendapatkan IPK yang terbaik dan lulus uji kompetensi. Ganbatte!

5/5 – (1 vote)

Apakah Ini Membantu? Follow Dinas.id di aplikasi Google News, KLIK DISINI

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.