Soal Kerajaan-Kerajaan Maritim di Indonesia Masa Hindu Budha

soal kerajaan-kerajaan maritim di indonesia masa hindu budha

Soal Kerajaan-Kerajaan Maritim di Indonesia Masa Hindu Budha – Halo sobat Dinas.id, inilah rekomendasi contoh Soal-soal sejarah kelas 11, XI KD 3.1 SMA Ujian Akhir Semester (UAS), soal Ujian Tengah Semester (UTS) genap, ganjil, gasal. Yuk, pelajari kumpulan contoh soal-soal sesuai kisi-kisi yang sering muncul tentang kerajaan-kerajaan maritim di Indonesia masa hindu budha.

Rangkuman Materi Kerajaan-Kerajaan Maritim di Indonesia Masa Hindu Budha

Untuk memudahkan mengerjakan latihan, silahkan pahami ringkasan materi di bawah ini:

Sepertiga wilayah Indonesia terdiri dari bentangan perairan, mulai dari laut hingga danau dan sungai. Secara khusus laut memiliki peranan penting dalam dinamika politik dan masyarakat Indonesia. Dari sudut pandang masa kini, laut tidak lagi dipandang sebagai pemisah daratan atau pulau-pulau tetapi lebih sebagai pemersatu. Selain itu, laut merupakan urat nadi penting dalam komunikasi antar tempat di nusantara. Jadi, tidak bisa dibantahkan lagi bahwa sesungguhnya Indonesia terlahir sebagai    Negara maritime.

Bacaan Lainnya

Hal ini terbukti dari berbagai fakta sejarah yang ada, serta bukti   kejayaan nenek moyang kita pada masa kerajaan – kerajaan, ditambah dengan  peninggalan – peninggalan sejarah yang makin menguatkan fakta tersebut. Namun keadaan maritim Indonesia saat ini justru mengalami kemunduran yang signifikan, dikarenakan visi maritim tida lagi  jelas dan tidak mampunya masyarakat  Indonesia melihat potensi dari posisi strategis nusantara.

Oleh karena itu, sudah sepantasnya jita kembali kapada visi maritim yang dulu seperti diterapkan nenek moyang kita, karena sejatinya Indonesia menyandang predikat “Negara Maritim” atau negara kepulauan. Sehingga dengan mengoptimalkan letak strategis dari Indonesia dan kekayaan sember daya bahari yang melimpah, maka bukan mustahil jika Indonesia akan menjadi bangsa yang disegani dan diperhitunkan di dunia dalam bidang maritim layaknya dimasa  jayanya dulu.

Soal Pilihan Ganda

Oke, bacalah petunjuk di bawah ini sebelum menjawab soal!

Pilihlah satu jawaban yang paling benar!

1. Sistem kemasyarakatan yang dikembangkan oleh bangsa Arya adalah sistem kasta. Sistem kasta mengatur hubungan sosial bangsa Arya dengan Dravida, pembentukan sistem stratifkasi ini bertujuan ….

A. membedakan status sosial masyarakat pemeluk Hindu

B. menjaga kemurnian keturunan suku bangsa Arya

C. membedakan status ekonomi masyarakat pemeluk agama Hindu

D. membedakan kekuatan politik untuk menguasai bangsa Dravida

E. supaya terdapat kelas sosial dalam masyarakat Hindu

2. Dalam konsep agama Hindu terdapat pengelompokan masyarakat berdasarkan kasta atau stasus sosialnya. Ada empat kasta yaitu Brahmana, Ksatria, Waisya, dan Sudra. Namun di Indonesia keberadaan kasta kurang begitu kuat, hal ini terlihat dalam penggambaran dalam cerita wayang yakni dengan munculnya tokoh punakawan. Punakawan adalah gambaran rakyat namun dekat dengan pemimpinnya. Konsep kasta kurang begitu mengakar di Indonesia karena ….

A. latar historis masyarakat Indonesia yang kesukuan dengan sistem paguyuban

B. konsep kasta terlalu kaku dalam membagi masyarakat

C. masyarakat Indonesia kurang terbiasa dengan adanya kasta

D. munculnya agama Buddha yang tidak mengenal kasta

E. sistem kerajaan yang telalu menonjolkan keturunan

3. Proses masuknya agama dan budaya Hindu-Buddha atau sering disebut Indianisasi di Kepulauan Indonesia terdapat berbagai pendapat  atau teori, satu diantaranya adalah teori arus balik. Teori ini lebih menekankan pada peran aktif dari ….

A. para pedagang India yang berdagang di wilayah Nusantara

B. kasta Brahmana yang paling memahami kitab Weda

C. prajurit India yang melarikan diri akibat adanya konflik

D. para raja India yang mendirikan kerajaan Hindu di Jawa

E. bangsa Indonesia dalam proses penyebaran budaya India

BACA JUGA:  Soal Pengaruh Perang Dunia I dan Lahirnya Liga Bangsa-Bangsa (LBB)

4. Perhatikan pernyataan-pernyataan di bawah ini!

(1) letak Nusantara strategis, yaitu berada di jalur pelayaran yang menghubungkan India dan Cina

(2) pola angin musim yang berubah setiap enam bulan sekali, memudahkan kapal-kapal dagang asing singgah di Indonesia dalam waktu yang cukup lama

(3) kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia mendukung penyebaran Hindu-Buddha

(4) agama dan kebudayaan Hindu-Buddha tidak mengenal sistem kasta

(5) kaum Brahmana aktif menybarkan ajarannya ke seluruh dunia

Faktor geografis yang memudahkan masuknya agama dan kebudayaan Hindu-Buddha ke Indonesia ditunjukkan nomor ….

A. (1) dan (2)

B. (1) dan (3)

C. (2) dan (3)

D. (3) dan (4)

E. (4) dan (5)

5. Proses interaksi di bidang perdagangan antara India dan Nusantara, kemudian berkembang ke arah komunikasi budaya. Dalam hal ini budaya India berpengaruh atau menyuburkan budaya Nusantara. Berdasarkan bukti-bukti arkeologi tertua masuknya pengaruh budaya India di Nusantara diperkirakan pada abad ke-2 atau ke-3 Masehi. Hal ini didasarkan pada ….

A. penemuan prasasti dalam bentuk Yupa di Kutai Kalimantan Timur

B. penemuan arca perunggu di daerah Sempaga Sulawesi Selatan

C. penemuan arca perunggu di bukit Siguntang di Sumatra Selatan

D. peninggalan berupa Candi Borobudur dan Candi Prambanan

E. penemuan prasasti dari Kerajaan Tarumanegara

6. Prasasti Yupa selain menginformasikan tentang silsilah penguasa Kutai, juga menginformasikan tentang kehidupan masyarakat Kutai dalam bidang sosial dan agama, hal ini dibuktikan dengan Vratyastoma dan Waprakeswara. Dengan adanya Waprakeswara menunjukkan bahwa ….

A. Kerajaan Kutai sebagai pusat penyebaran agama Buddha di Kalimantan

B. yupa menjadi sarana pemujaan kepada dewa

C. Kerajaan Kutai menganut Hindu aliran Syiwa

D. banyak dibangun candi pada masa Kerajaan Kutai

E. kerajaan Kutai menjadi bangian kekuasaan kerajaan di India

7. Berdasarkan Prasasti Tuga yang diketemukan di daerah Tugu Cilincing Jakarta Utara, didapatkan informasi bahwa Raja Purnawarman memerintakan pengalian saluran air Sungai Gomati untuk kepentingan transportasi dan irigasi. Namun jika dihubungankan dengan konteks saat ini selain untuk kepentingan di atas, penggalian saluran air tersebut bertujuan untuk ….

A. mencegah terjadinya banjir di musim hujan

B. sarana pertahanan Kerajaan Tarumanegara

C. untuk ritual agama Hindu

D. menjadikan daerah yang subur

E. membangun sarana keagamaan

8. Pada masa Raja Balaputra Dewa, Kerajaan Sriwijaya berkembang pesat dan mencapai zaman keemasan. Sriwijaya memiliki wilayah kekuasaan yang luas sebagain besar di wilayah Sumatra, sebagian Jawa Barat, Tanjung Pura, Semenanjung Malaysia. Kebesaran Kerajaan Sriwijaya tersebut satu diantaranya dipengaruhi oleh faktor geografis yaitu ….

A. kaya akan hasil bumi dan komoditas laut

B. Sriwijaya menarik bea cukai dari pelayaran

C. letak yang strategis dekat dengan Selat Malaka

D. menghasilkan rempah-rempah sebagai barang dagangan

E. berhasil menaklukkan Kerajaan Majapahit

9. Jika dianalisis dengan berbagai faktor seperti ekonomi, politik dan bencana alam, perpindahan pusat pemerintahan Kerajaan Mataram Kuno dari Jawa Tengah ke Jawa Timur oleh Mpu Sindok memiliki tujuan tertentu. Berdasarkan faktor ekonomi perpindahan pusat kekuasaan untuk ….

A. Jawa Timur banyak terdapat pelabuhan untuk perdagangan antarpulau

B. Jawa Timur lebih aman dari ancaman serangan Kerajaan Sriwijaya

C. tanah di Jawa Timur lebih subur daripada di Jawa Tengah

D. Jawa Timur tidak memiliki gunung berapi sehingga aman dari bencana alam

E. masyarakat Jawa Tengah telah meninggalkan kehidupan agraris menjadi maritim

10. Keberhasilan Kerajaan Majapahit memperluas hegemoninya sampai hampir ke seluruh Asia Tenggara didukung oleh kekuatan militer dan politik luar negerinya yang dikenal dengan “mitreka satata”, yang artinya ….

A. kerajaan yang tidak bersedia tunduk pada Majapahit akan diserang

BACA JUGA:  Soal Peran Indonesia Pada Konferensi Asia Afrika di Bandung Tahun 1955

B. raja Majapahit dianggap sebagai pemimpin persekutuan kerajaan di Nusantara

C. setiap vasal harus menyerahkan upeti setiap tahun kepada Majapahit sebagai tanda setia

D. menjalin persahabatan sederajat dengan kerajaan tetangga yang memiliki pengaruh besar

E. kerajaan Majapahit wajib melindungi kerajaan yang berada dibawah pengaruhnya jika mendapat serangan kerajaan lain

Kunci Jawaban dan Pembahasan

  1. B → Pembahasan: Di masyarakat India terdapat empat kasta utama yakni Brahmana, Ksatria, Waisya dan Sudra. Diluar dari keempat kasta tersebut terdapat ada pula kasta Paria dan Candala. Tujuan penerapan kasta oleh bangsa Arya adalah untuk menjaga kemurnian keturunan suku bangsa Arya yang dianggap unggul dan istimewa.
  2. A → Pembahasan: Berbeda dengan di India, sistem kasta tidak terlalu mengakar hal ini dapat dilihat dari penggambaran cerita wayang punakawan yang digambarkan dekat dengan pemimpinya. Hal ini menandakan bahwa konsep kasta kurang begitu mengakar di Indonesia karena konsep kasta terlalu kaku dalam membagi masyarakat. Pada masa kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha, terutama di Jawa terbentuk lapisan sosial dalam masyarakat dengan 3 prinsip aspek yang digunakan yakni (1) profesi utama yang dapat diturunkan (catur warna, (2) kedudukan di pemerintahan, dan (3) kepemilikan harta terutama tanah.
  3. E → Pembahasan: Terdapat beberapa teori tentang proses masuknya agama dan budaya India di Indonesia, yakni teori Brahmana, teori Ksatria, teori Waisya, teori Sudra dan teori Arus Balik. Teori arus balik menekankan peran aktif dari bangsa Indonesia dalam proses penyebaran budaya India.
  4. A → Pembahasan: Penyebaran agama dan budaya India di Indonesia, juga didukung oleh faktor geografis yakni pertama letak Nusantara strategis, yaitu berada di jalur pelayaran yang menghubungkan India dan Cina, kedua pola angin musim yang berubah setiap enam bulan sekali, memudahkan kapal-kapa dagang asing singgah di Indonesia dalam waktu yang cukup lama.
  1. B → Pembahasan: Berdasarkan bukti-bukti arkeologi tertua masuknya pengaruh budaya India di Nusantara diperkirakan pada abad ke-2 atau ke-3 Masehi. Hal ini didukung penemuan arca perunggu di daerah Sempaga Sulawesi Selatan. Arca Buddha tersebut dibawa oleh para pelaut dan pedangang India ke Sulawesi.
  2. C → Pembahasan: Prasasti Yupa selain menginformasikan tentang silsilah penguasa Kutai, juga menginformasikan tentang kehidupan masyarakat Kutai dalam bidang sosial dan agama, hal ini dibuktikan dengan Vratyastoma yakni upacara penssucian untuk orang yang masuk dalam agama Hindu dan Waprakeswara yang diinterpretasikan sebagai lapangan yang luas untuk melakukan kurban.
  3. A → Pembahasan: Informasi yang terdapat di Prasasti Tugu berisi tentang pengalian saluran air Sungai Gomati oleh Raja Purnawarman untuk kepentingan transportasi dan irigasi. Namun untuk konteks saat ini kita akan mengetahui bahwa wilayah Jakarta sejak dahulu sudah menjadi langganan banjir.
  4. C → Pembahasan: Kerajaan Sriwijaya menjadi kerajaan yang berkembang pesat terutama dalam bidang perdagangan karena didukung faktor geografis yakni letak yang strategis dekat dengan Selat Malaka yang menjadi jalur penghubung perdagangan dari dan menuju India dan Cina.
  5. A → Pembahasan: Perpindahan pusat Kerajaan Mataram Kuno dari Jawa Tengah ke Jawa Timur jika dianalisis dengan faktor ekonomi bertujuan untuk Jawa Timur banyak terdapat pelabuhan untuk perdagangan antarpulau sehingga memudahkan perdagangan.
  6. D → Pembahasan: Keberhasilan Kerajaan Majapahit memperluas hegemoninya sampai hampir ke seluruh Asia Tenggara didukung oleh kekuatan militer dan politik luar negerinya yang dikenal dengan “mitreka satata”, yang artinya Dalam menjalin persahabatan sederajat dengan kerajaan tetangga yang memiliki pengaruh besar.

Demikian prediksi soal dan jawaban terkait kerajaan-kerajaan maritim di Indonesia masa hindu budha untuk UTS, UAS modul sejarah Kelas 11, XI SMA yang bisa kami sajikan, disimak secara saksama yah. Merdeka Belajar!

5/5 – (1 vote)

Apakah Ini Membantu? Follow Dinas.id di aplikasi Google News, KLIK DISINI

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.