Soal Komponen Break Even Point (BEP)

soal komponen break even point (BEP)

Soal Komponen Break Even Point (BEP) – Salam sobat Dinas.id, inilah rekomendasi kumpulan contoh soal-soal prakarya dan kewirausahaan kelas 11, XI KD 3.8 SMA Ujian Akhir Semester (UAS), soal Ujian Tengah Semester (UTS) genap, ganjil, gasal. Tentunya, sesuai kisi-kisi pertanyaan tentang komponen Break Even Point (BEP).

Rangkuman Materi Komponen Break Even Point (BEP)

Untuk memudahkan mengerjakan latihan, silahkan pahami ringkasan materi di bawah ini:

Komponen BEP terdiri dari 3 yaitu:

Bacaan Lainnya
  1. Fixed Cost (Biaya Tetap), Biaya yang bersifat statis (tetap) pada kapasitas tertentu. Artinya, biaya ini tidak berubah jika barang yang diproduksi mengalami perubahan dalam kapasitas tertentu.
  2. Variable Cost (Biaya Tidak Tetap), Biaya yang bersifat dinamis mengikuti jumlah barang diproduksi.
  3. Taksiran Harga Jual. Satuan harga jual per unit barang atau jasa yang telah diproduksi dan siap dijual oleh perusahaan dengan sudah memperhitungkan berapa harga yang bisa ditentukan dengan target mendapatkan keuntungan.

Soal Pilihan Essay

Oke, bacalah petunjuk di bawah ini sebelum menjawab soal!

Berikan jawaban yang paling benar!

  1. Jelaskan yang dimaksud dengan Fixed Cost!
  2. Jelaskan yang dimaksud dengan Variable Cost!
  3. Tuliskan rumus dari biaya total (Total Cost)!
  4. Sebuah perusahaan makanan memproduksi dengan biaya variabel sebesar Rp.2.000/bungkus dan biaya tetap sebesar Rp.60.000.000. Jika penjualan sosis sebesar 20.000 bungkus, tentukan harga pokok produksi sosis tersebut!
  5. Berdasarkan contoh no.4, maka jika perusahaan menghendaki laba usaha/keuntungan sebesar 20%, berapakah perhitungan harga jualnya?
BACA JUGA:  Soal Pengantar Sosiologi

Kunci Jawaban dan Pembahasan

1. → Pembahasan: Biaya yang bersifat statis (tetap) pada kapasitas tertentu. Artinya, biaya ini tidak berubah jika barang yang diproduksi mengalami perubahan dalam kapasitas tertentu.

2. → Pembahasan: Biaya yang bersifat dinamis mengikuti jumlah barang diproduksi. Semakin banyak kapasitas produksi maka biaya variabel juga akan meningkat.

3. → Pembahasan:

TC = TFC + TVC

Keterangan:

TC = Biaya Total

TFC = Biaya Tetap

TVC = Biaya Tidak Tetap

4. → Pembahasan:

Harga Pokok = Rp. 2.000,00 + Rp.60.000.000/Rp.10.000

= Rp.2.000,00 + Rp.6.000

= Rp.8.000/bungkus

5. → Pembahasan:

Jawab: Harga Jual = Rp. 8.000/(1-0,2)

= Rp. 8.000/0,8

= Rp. 10.000

Dari penghitungan harga pokok dan taksiran keuntungan 20%, dapat ditentukan harga jual per bungkus sosis yaitu sebesar Rp. 10.000.

Dengan demikian dapat disimpulkan perkiraan keuntungan per bungkus adalah harga jual-harga pokok = Rp. 10.000 – Rp. 8.000 = Rp.2.000.

Keuntungan per produksi adalah laba/bungkus x total produksi = Rp. 2.000 x 20.000 bungkus = Rp. 40.000.000.

Demikian prediksi contoh soal dan jawaban UTS, UAS modul prakarya dan kewirausahaan Kelas 11, XI SMA, dipelajari yah. Merdeka Belajar!

5/5 – (1 vote)

Apakah Ini Membantu? Follow Dinas.id di aplikasi Google News, KLIK DISINI

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.