Soal Susunan Saraf Otonom dan Obat Adrenergik

soal susunan saraf otonom dan obat adrenergik

Soal Susunan Saraf Otonom dan Obat Adrenergik – Halo sobat farmasis, inilah rekomendasi contoh soal UAS, UTS mahasiswa D3, D4 jurusan farmasi. Yuk, pelajari kumpulan contoh soal-soal sesuai kisi-kisi yang sering muncul tentang materi susunan saraf otonom dan obat adrenergik.

Soal dan Kunci Jawaban Susunan Saraf Otonom dan Obat Adrenergik

Untuk memudahkan mengerjakan latihan, silahkan pahami ringkasan materi di bawah ini:

Obat otonom adalah obat yang pengaruhi penerusan impuls dalam SSO dengan cara mengganggu sintesis, penimbunan, pembebasan atau penguraian NT atau memengaruhi kerjanya atas reseptor khusus.

Bacaan Lainnya

Obat-obat yang menyerupai NE atau AK menghasilkan respons yang saling berlawanan pada organ yang sama.

Soal Pilihan Ganda

Oke, bacalah petunjuk di bawah ini sebelum menjawab soal!

Jawablah pertanyaan berikut dengan memilih satu jawaban paling benar!

1. Sistem saraf simpatis dan sistem saraf parasimpatis bekerja pada organ-organ yang sama, tetapi menghasilkan respons yang berlawanan agar tercapainya homeostasis. Termasuk respons simpatis terhadap adalah ….

a. kontriksi pembuluh darah

b. bertambahnya salivasi

c. kontriksi pupil

d. kontraksi kandung kemih

2. Berikut adalah pasangan neurotransmitter dengan reseptornya, yaitu …

a. NE dengan muskarinik

b. ACh dengan nikotinik

c. ACh dengan alfa

d. NE dengan nikotinik

3. Amfetamin yang bekerja dengan merangsang pelepasan NE dari ujung saraf terminal termasuk golongan obat ….

a. adrenolitik

b. adrenergic bekerja langsung

c. simpatomimetik kerja campuran

d. simpatomimetik bekerja tidak langsung

4. Berikut pernyataan yang benar mengenai epinefrin adalah epinefrin ….

a. termasuk zat selektif

b. dapat digunakan per oral

c. meningkatkan denyut jantung

d. tidak dirusak oleh MAO

5. Adrenergik yang selektif pada reseptor beta-2 sehingga digunakan untuk obat asma adalah ….

a. isoproterenol

b. albuterol

c. klonidin

d. metildopa

6. Penyuluhan yang benar kepada klien yang menggunakan adrenergic adalah obat simpatomimetik ….

a. aman untuk ibu menyusui

b. tidak berbahaya bagi penderita diabetes

c. nonselektif pada dosis tinggi sebabkan takikardia

d. bentuk tetes hidung boleh digunakan terus-menerus

7. Pernyataan dibawah ini adalah benar untuk pasangan reseptor dengan respons penghambat adrenergic, yaitu ….

a. Beta-2 kontriksi bronkhiolus

b. Beta-2 merangsang ejakulasi

c. Alfa-1 meningkatkan tekanan darah

d. Beta-1 meningkatkan denyut jantung

8. Untuk pasien yang tidak patuh, pemberian propranolol sebaiknya diberikan dalam bentuk ….

a. tablet

b. injeksi

c. sirup

d. kapsul sustained release

9. Penghambat alfa dan beta yang di-indikasikan sebagai obat angina adalah ….

a. tolazolin

b. fentolamin

c. nadolol

d. asebutolol

10. Agen hipertensi yang kuat yang bekerja dengan cara mencegah pelepasan katekolamin pada ujung saraf simpatis adalah ….

a. prazosin

b. guanetidin

c. metoprolol

d. atenolol

Kunci Jawaban

  1. A
  2. B
  3. D
  4. C
  5. B
  6. C
  7. A
  8. D
  9. C
  10. B

SIMAK JUGA!

Demikian prediksi soal dan jawaban UTS, UAS mahasiswa D3, D4 jurusan farmasi, disimak secara saksama yah. Farmasi Hebat!

5/5 – (1 vote)

Yuk, Kami juga Ada di Google News, KLIK DISINI!

Artikel Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *