Latihan UKAI Apoteker 5

 

Halo SOBAT Dinas.id, sebelum mulai menjawab soal-soal, berdoa dahulu yah!

Jumlah Soal = 15

Jenis Soal = Pilihan Ganda

Waktu Mengerjakan = 15 Menit

*Disarankan menggunakan laptop/ Komputer saat mengerjakan!

--------------------------------------------

Cara Mengerjakan Soal!

1. Pilihlah jawaban yang dianggap tepat, semua harus diisi!

2. Jika sudah selesai, klik tulisan ” SUBMIT ” di bagian paling bawah soal untuk mengoreksi.

3. Lihatlah hasil jawabanmu, MERAH artinya salah dan HIJAU artinya benar.

---SELAMAT MENGERJAKAN---

 

1. 
Pasien mengalami GERD dan diresepkan omeprazole. Berapa lama waktu pengobatan pasien?

2. 
Suatu industri obat herbal mencoba mengembangkan metode analisa untuk kurkumin dalam suatu sediaan obat tradisional. Industri tersebut mencoba mengembangkan metode pemisahan dengan kromatografi lapis tipis. Apakah prinsip pemisahan kurkumin pada penggunaan metode tersebut?

3. 
Suatu industri farmasi akan membuat tablet metformin dengan metode granulasi basah. Diketahui: kadar air 4%, sifat alir serbuk 7 g/s.Setelah di cetak, tablet dievaluasi oleh bagian Kontrol Kualitas dan didapatkan tablet yang dicetak mengalami sticking. Hal apa yang dapat menyebabkan permasalahan di atas?

4. 
Seorang bapak berusia 56 tahun dengan tinggi badan 165 dan beratnya 60 kg menderita penyakit sirosis hati, asites, hepatic encylopati. Dokter memberikan obat lactosa 500 mg 3x sehari. Apakah tujuan pemberian laktosa tersebut?

5. 
Anak berusia 7 tahun dengan berat badan 14 kg pasca operasi pengangkatan amandel, dokter memberikan analgetik antiinflamasi ibuprofen. Dosis yang direkomendasikan yaitu 7,5 mg/kgBB/dosis. Sediaan yang tersedia adalah suspensi 100 mg/5mL. Berapa suspensi yang diberikan untuk satu kali pakai?

6. 
Suatu industri farmasi akan mengembangkan sediaan tablet amoxicillin 500 mg. Hasil pengujian sifat alir menunjukkan tablet hancur selama 16 menit dan laju disolusi tablet masih mendekati batas bawah spesifikasi yang ditentukan. Jika dilakukan reformulasi tablet tersebut, bahan apakah yang harus ditingkatkan konsentrasinya?

7. 
Seorang bapak datang ke apotek Cendekia membawa resep untuk anaknya berusia 18 tahun. Obat yang ditebus yaitu antibiotik sulfametoksazol dan apoteker tersebut menyarankan untuk meminum air putih yang banyak. Mengapa apoteker menyarankan hal tesebut?

8. 
Suatu industri obat tradisional (IOT) membuat jamu yang berisi ekstrak Apium. Berapa lama izin edar obatnya berlaku?

9. 
Seorang laki-laki berusia 30 tahun dirawat inap di sebuah rumah sakit swasta. Pasien mendapatkan resep dokter berupa diazepam rektal. Dokter ingin agar apoteker untuk memprioritaskan resep tersebut agar segera dilayani. Instruksi apa yang harus diberikan dokter sehingga apoteker memprioritaskan resep tersebut?

10. 
Pasien kehilangan kesadaran dan tekanan darah yang diperoleh 60/40. Dokter mendiagnosis hipersensitif tipe 1. Obat yang diberikan adalah...

11. 
Seorang pasien dirawat di rumah sakit terkena pneumonia. Pilihan obat yang dapat diberikan kepada pasien?

12. 
Apoteker menerima resep insulin glargin dan bentuk sediaan injeksi pen 100 IU/mL. Pasien diduga menderita diabetes melitus. Pasien menanyakan kepada apoteker tentang berapa lama obat masih dapat digunakan setelah dibuka?

13. 
Seorang pasien mengalami hipertensi dan CKD end stage. Pasien sudah memakai kaptopril, namun tekanan darah pasien tidak terkontrol. Dokter menanyakan kepada apoteker obat tambahan apa yang tepat. Apakah yang disarankan apoteker kepada dokter?

14. 
Sebuah industri farmasi yang sedang berkembang dengan nilai investasi Rp 25.000.000, omzet Rp 20.000.000, biaya total produksi Rp 5.000.000, dan HPP Rp 5.000.000. Berapa ROI nya?

15. 
Pasien perempuang berusia 20 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan mual dan muka pucat. DIlakukan pengujian laboratorium dan didiagnosa oleh dokter mengalami anemia hipokromik-mikrositik. Dokter akan meresepkan obat untuk perempuan tersebut dan bertanya pada apoteker obat apa yang sesuai dengan kondisi pasien?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.