+10 Obat Sakit Kepala Demam Paling Ampuh, Aman

wewewewe

Punya masalah sakit kepala demam? Sebagai langkah antisipasi untuk menurunkan demam panas dan meredakan sakit kepala, atasi cepat dengan rekomendasi obat sakit kepala dan demam sesuai resep dokter yang aman dan ampuh di bawah ini. Bikin sakit kepalamu hilang seketika!

Yuk, di simak sob!

Obat Sakit Kepala Demam di Apotik

Berikut daftar obat sakit kepala dan demam yang bisa kamu temukan di apotek terdekat seperti K24, Kimia Farma atau apaotek terpercaya lainnya, antara lain:

Bacaan Lainnya

1. PARACETAMOL

paracetamol

Harga:

  • Tablet: Rp 1.500- Rp 10.000
  • Sirup: Rp 4.000- Rp 26.000

Komposisi:

  • Tablet: Parasetamol 500 mg
  • Sirup: Tiap 5 ml mengandung parasetamol 120 mg

Indikasi:  Mengobati sakit kepala, menurunkan demam, mengobati sakit gigi

Dosis:

  • Tablet: Anak usia 7-12 tahun: ½-1 kaplet, 3-4 kali sehari. Maksimal 4 kaplet perhari. Dewasa: 1-2 kaplet, 3-4 kali sehari. Maksimal 8 kaplet perhari
  • Sirup: Usia 0-1 tahun: ½ sendok takar, 3-4 kali sehari. Usia 1-2 tahun: 1 sendok takar, 3-4 kali sehari. Usia 2-6 tahun: 1-2 sendok takar, 3-4 kali sehari. Usia 6-9 tahun: 2-3 sendok takar, 3-4 kali sehari. Usia 9-12 tahun: 3-4 sendok takar, 3-4 kali sehari

Aturan Pakai: Diminum sebelum atau sesudah makan.

Efek samping: Angioedema, pendarahan gastrointestinal, pusing, ruam, penggunaan jangka panjang dan dosis berlebihan atau overdosis bisa menyebabkan kerusakan hati, sindrom stevens-johnson, urtikaria

Perhatian: reaksi anafilaksis, pasien gangguan fungsi hati atau penyakit hati aktif, pasien dengan gangguan ginjal, pasien dengan defisiensi G6PD, apabila setelah 2 hari demam tidak turun atau setelah 5 hari nyeri tidak hilang setelah meminum obat ini maka segera hubungi dokter.

Kontraindikasi: Hipersensitivitas, gangguan fungsi hati yang berat

Interaksi obat: Pretomanid, ionafarnib, isoniazid, busulfan

Penyimpanan: Ditempat sejuk dan kering, terhindar dari paparan sinar matahari langsung.

2. ASAM MEFENAMAT

asam mefenamat

Harga: Rp 2.000- Rp 12.000

Komposisi: Asam mefenamat 500 mg

Kategori Kehamilan: C, D jika digunakan dalam waktu lama atau dekat (penutupan premature ductus erteriosus)

Indikasi:  Mengurangi nyeri ringan sampai sedang, seperti sakit kepala, sakit gigi, nyeri haid, antiinflamasi (antiperadangan)

Dosis:

  • Untuk anak >14 tahun dan dewasa: Dosis awal 1 tablet (500 mg), kemudian dilanjutkan dengan 250 mg tiap 6 jam sesuai dengan kebutuhan

Aturan Pakai: Diminum sesudah makan.

Efek Samping: Diare, mual, gastritis, sembelit, ulkus, perut kembung, leukopenia, eosinophilia, agranulocytosis, sakit perut, anoreksia

Perhatian: Hati-hati pada pasien anemia, gagal jantung kongestif, hipertensi, SLE, retensi cairan, gangguan hati atau ginjal, bronkospasme, penyakit jantung.

Kontraindikasi: Hipersensitivitas

Interaksi obat: Kaptopril, enalapril, Lisinopril, ketorolak, apixaban,quinapril, Ramipril, tacrolimus, methotrexate

Penyimpanan: Ditempat sejuk dan kering, terhindar dari paparan sinar matahari langsung.

3. IBUPROFEN

ibuprofen

Harga:

  • Suspensi: Rp 5.000- Rp 27.000
  • Tablet: Rp 3.000- Rp 13.000

Komposisi:

  • Tablet: Ibuprofen 200 mg
  • Suspensi: Tiap 5 ml mengandung ibuprofen 100 mg

Indikasi:  Mengatasi nyeri, sakit kepala dan demam

Dosis:

  • Tablet: 200-400 mg, 3-4 kali sehari
  • Suspensi: Anak 1-12 tahun suhu 39 oC: 10 mg/BB perhari, 3-4 kali sehari. Anak usia 1-2 tahun: 2,5 ml, 3-4 kali sehari. Anak usia 3-7 tahun: 5 ml, 3-4 kali sehari. Anak usia 8-12 tahun: 10 ml, 3-4 kali sehari

Aturan Pakai: Diminum sesudah makan.

Efek samping: pusing, mulas, sembelit, mual, ruam, tinnitus, edema, nyeri epigastrium, retensi cairan, sakit kepala, muntah, anemia aplastic, trombositopenia, diare, dyspepsia, konstipasi, eritema multiforme, neutropenia

Perhatian: Asma (bronkial), penyakit jantung, gagal jantung kongestif (CHF), gangguan hati atau ginjal, hipertensi, lupus eritematosus sistemik (SLE), penyakit GI.

Kontraindikasi: Hipersensitivitas , penderita ulkus peptikum, hamil trimester ke 3

Interaksi obat: Aspirin, captopril, enalapril, apixaban, Lisinopril, benazepril, fosinopril, methotrexate, naproxen, quinapril, Ramipril, tacrolimus

Penyimpanan: Ditempat sejuk dan kering, terhindar dari paparan sinar matahari langsung.

4. PRORIS

proris 1

Harga:

  • Suspensi: Rp 26.000- Rp 58.000
  • Tablet: Rp 8.000- Rp 26.000

Komposisi:

  • Suspensi: Tiap 5 ml mengandung ibuprofen 100 mg
  • Tablet: Ibuprofen 200 mg

Indikasi:  Mengatasi nyeri, sakit kepala dan demam.

Dosis:

  • Suspensi: Anak 1-12 tahun suhu 39 oC: 10 mg/BB perhari, 3-4 kali sehari. Anak usia 1-2 tahun: 2,5 ml, 3-4 kali sehari. Anak usia 3-7 tahun: 5 ml, 3-4 kali sehari. Anak usia 8-12 tahun: 10 ml, 3-4 kali sehari
  • Tablet: Dewasa untuk bengkak dan nyeri: 400 mg, 3-4 kali sehari. Nyeri: 200 mg-400 mg, 3-4 kali sehari. Maksimal 2400 mg/hari. Anak usia 8-12 tahun: 200 mg, 3-4 kali sehari. Anak 3-7 tahun: 100 mg, 3-4 kali sehari. Anak usia 1-2 tahun: 50 mg, 3-4 kali sehari

Aturan Pakai: Diminum sesudah makan.

Efek samping: Tinnitus, edema, nyeri epigastrium, retensi cairan, pusing, mulas, sembelit, mual, ruam,  sakit kepala, muntah, anemia aplastic, trombositopenia, diare, dyspepsia, konstipasi, eritema multiforme, neutropenia, reaksi alergi

Perhatian: Asma, PUD, gangguan hati atau ginjal, hipertensi, lupus eritematosus sistemik (SLE), penyakit GI, urtikaria, rhinitis

Kontraindikasi: Hipersensitivitas , riwayat asma, penderita ulkus peptikum, hamil trimester ke 3

Interaksi obat: Aspirin, captopril, enalapril, apixaban, Lisinopril, benazepril, fosinopril, methotrexate, naproxen, quinapril, Ramipril, tacrolimus

Penyimpanan: Ditempat sejuk dan kering, terhindar dari paparan sinar matahari langsung.

5. SANMOL

sanmol obat sakit kepala dan demam

Harga:

  • Sirup: Rp 14.500- Rp 35.000
  • Tablet: Rp 1.500- Rp 7.000

Komposisi:

  • Sirup: Tiap 5 ml mengandung parasetamol 120 mg
  • Tablet: Parasetamol 500 mg

Indikasi:  Penurun panas dan pereda nyeri

Dosis:

  • Tablet: Dewasa: 500 mg, 3-4 kali sehari. Anak usia 6-12 tahun: 250 mg-500 mg, 3-4 kali sehari
  • Sirup: Bayi usia 0-1 tahun: ½ sendok takar, 3-4 kali sehari. Bayi usia 1-2 tahun: 1 sendok takar, 3-4 kali sehari. Anak usia 2-6 tahun: 1-2 sendok takar, 3-4 kali sehari. Anak usia 6-9 tahun: 2-3 sendok takar, 3-4 kali sehari. Anak usia 9-12 tahun: 3-4 sendok takar, 3-4 kali sehari
BACA JUGA:  Soal Toksikologi

Aturan Pakai: Diminum sebelum atau sesudah makan.

Efek samping: Angioedema, pendarahan gastrointestinal, pusing, ruam, penggunaan jangka panjang dan dosis berlebihan atau overdosis bisa menyebabkan kerusakan hati, sindrom stevens-johnson, urtikaria

Perhatian: Pasien gangguan fungsi hati atau penyakit hati aktif, reaksi anafilaksis, pasien dengan defisiensi G6PD, pasien dengan gangguan ginjal, apabila setelah 2 hari demam tidak turun atau setelah 5 hari nyeri tidak hilang setelah meminum obat ini maka segera hubungi dokter.

Kontraindikasi: Hipersensitivitas, gangguan fungsi hati yang berat

Interaksi obat: Ionafarnib, isoniazid, busulfan, pretomanid,

penyimpanan: Ditempat sejuk dan kering, terhindar dari paparan sinar matahari langsung.

6. PANADOL EXTRA

panadol extra obat sakit kepala dan demam

Harga: Rp 10.000- Rp 20.000

Komposisi: Paracetamol 500 mg, caffeine 65 mg

Indikasi:  Penurun panas, mengobati sakit kepala

Dosis: Anak >12 tahun dan dewasa: 1 kaplet, 3-4 kali sehari. Tidak boleh lebih dari 8 kaplet sehari

Aturan Pakai: Diminum sebelum atau sesudah makan.

Efek samping: Takikardi, angioedema, pendarahan gastrointestinal, insomnia, tremor, pusing, ruam, penggunaan jangka panjang dan dosis berlebihan atau overdosis bisa menyebabkan kerusakan hati, sindrom stevens-johnson, mual, muntah, urtikaria, diare, diuresis, depresi, sakit kepala

Perhatian: Reaksi anafilaksis, pasien gangguan fungsi hati atau penyakit hati aktif, pasien dengan gangguan ginjal, pasien dengan defisiensi G6PD, apabila setelah 2 hari demam tidak turun atau setelah 5 hari nyeri tidak hilang setelah meminum obat ini maka segera hubungi dokter,tidak digunakan untuk pasien dengan kecemasan, agitasi, atau tremor, pasien riwayat tukak lambung.

Kontraindikasi: Hipersensitivitas, gangguan fungsi hati yang berat

Interaksi obat: Dipiridamole, linezolide, isocarboxazid, pretomanid, ionafarnib, phenelzin, isoniazid, busulfan, procarbazine, bupropion

Penyimpanan: Ditempat sejuk dan kering, terhindar dari paparan sinar matahari langsung.

 7. PARAMEX

paramex sakit kepala dan demam

Harga: Rp 3.000- Rp 5.000

Komposisi: Parasetamol 250 mg, propyphenazole 150 mg, caffeine 50 mg, dexchlorpheniramine maleate 1 mg

Indikasi:  Merinagankan sakit kepala, meringankan sakit gigi

Dosis: Dewasa dan anak > 12 tahun: 1 tablet, 2-3 kali sehari

Aturan Pakai: Diminum sebelum atau sesudah makan.

Efek samping: Pendarahan gastrointestinal, insomnia, tremor, pusing, ruam, takikardi, angioedema, penggunaan jangka panjang dan dosis berlebihan atau overdosis bisa menyebabkan kerusakan hati, sindrom stevens-johnson, mual, muntah, urtikaria, diare, diuresis, depresi, sakit kepala.

Perhatian: Pasien gangguan fungsi hati atau penyakit hati aktif, pasien dengan defisiensi G6PD, tidak digunakan untuk pasien dengan kecemasan, agitasi, atau tremor, pasien riwayat tukak lambung, reaksi anafilaksis, pasien dengan gangguan ginjal.

Kontraindikasi: Hipersensitivitas, gangguan fungsi hati yang berat

Interaksi obat: Isocarboxazid, pretomanid, bupropion, ionafarnib, dipiridamole, linezolide,  phenelzin, isoniazid, busulfan, procarbazine

Penyimpanan: Ditempat sejuk dan kering, terhindar dari paparan sinar matahari langsung.

8. OSKADON

oskadon obat sakit kepalan

Harga: Rp 2.000- Rp 5.000

Komposisi: Parasetamol 500 mg, caffeine 35 mg

Indikasi:  Meringankan sakit kepala, meringankan sakit gigi, pusing, dan menurunkan demam

Dosis: Dewasa: 1 tablet, 3 kali sehari

Aturan Pakai: Diminum sesudah makan.

Efek samping: Sariawan, sakit punggung, sakit ditenggorokan, diare, mual, muntah, sakit perut, kesulita bernafas, gangguan saluran pencernaan

Perhatian: Pasien yang memiliki riwayat ginjal atau gangguan fungsi hati, hamil dan menyusui.

Kontraindikasi: Hipersensitivitas, gangguan fungsi hati berat

Interaksi obat: Isocarboxazid, pretomanid, dipiridamole, linezolide, ionafarnib, phenelzin, isoniazid, busulfan, bupropion, procarbazine

Penyimpanan: Ditempat sejuk dan kering, terhindar dari paparan sinar matahari langsung.

9. SARIDON

saridon

Harga: Rp 3.000- Rp 8.000

Komposisi: Parasetamol 250 mg, caffeine 50 mg, propyphenazone 150 mg

Indikasi:  Mengobati sakit kepala, sakit gigi, menurunkan demam

Dosis: Dewasa: 1-2 tablet, 3 kali sehari. Anak usia 6-12 tahun: ½- 1 tablet, 3 kali sehari  

Aturan Pakai: Diminum sesudah makan.

Efek samping: Mual, sariawan, sakit punggung, sakit ditenggorokan, konstipasi, muntah, sakit perut, kesulitan bernafas, gangguan saluran pencernaan, ruam dikulit, gatal-gatal

Perhatian: Wanita hamil, pasien yang pengkonsumsi alkohol.

Kontraindikasi: Hipersensitivitas, gangguan fungsi hati berat dan ginjal, anemia hemolitik, hepatitis

Interaksi obat: Isocarboxazid, pretomanid, dipiridamole, linezolide, ionafarnib, phenelzin, isoniazid, busulfan, bupropion, procarbazine

Penyimpanan: Ditempat sejuk dan kering, terhindar dari paparan sinar matahari langsung.

10. PAMOL

pamol

Harga:

  • Tablet: Rp 6.000- Rp 16.000
  • Sirup: Rp 20.000- Rp 56.000

Komposisi:

  • Tablet: Parasetamol 500 mg
  • Sirup: Tiap 5 ml mengandung parasetamol 120 mg

Indikasi:  Meredakan sakit kepala, menurunkan demam, meredakan sakit gigi, nyeri otot, nyeri saat menstruasi

Dosis:

  • Tablet: Dewasa: 1-2 kaplet, 3-4 kali sehari. Maksimal 8 kaplet sehari. Usia 6-12 tahun: ½-1 kaplet, 3-4 kali sehari. Maksimal 4 kaplet sehari
  • Sirup: Usia 6-12 tahun: 2-4 sendok takar, 3 kali sehari. Usia 1-5 tahun: 1-2 sendok takar, 3 kali sehari. Usia <1 tahun: ½-1 sendok takar, 3 kali sehari

Aturan Pakai: Diminum sebelum atau sesudah makan.

Efek samping: Pusing, reaksi alergi seperti ruam, penggunaan jangka panjang dan dosis berlebihan atau overdosis bisa menyebabkan kerusakan hati, sindrom stevens-johnson, urtikaria, leukopenia, trombositopenia, neutropenia, angioedema, hipotensi

Perhatian: Pasien gangguan fungsi hati dan ginjal, pasien yang mengkonsumsi alkohol.

Kontraindikasi: Hipersensitivitas, gangguan fungsi hati yang berat

Interaksi obat: Pretomanid, ionafarnib, isoniazid, busulfan

Penyimpanan: Ditempat sejuk dan kering, terhindar dari paparan sinar matahari langsung.

BACA JUGA: Obat Sakit Pinggang Paling Ampuh

Demikian penjelasan tentang obat sakit kepala demam di atas. Harap perhatikan aturan pakai dan standar BPOM serta mengkonsultasikan terlebih dahulu kepada dokter atau apoteker sebelum membeli obat sakit kepala demam, terima kasih.

5/5 – (1 vote)

Apakah Ini Membantu? Follow Dinas.id di aplikasi Google News, KLIK DISINI

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.