Pengertian Manajemen Stres, Jenis dan Teknik Mengatasi Stres

manajemen stres

Bagaimana seharusnya stres direspons agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan? Jadi, stres harus disiasati dengan suatu cara (ditata) dan cara ini dikenal sebagai manajemen stres.

Pembahasan akan dimulai dengan memaparkan pengertian manajemen stres, setelah itu dilanjutkan dengan jenis-jenis manajemen stres.

Pengertian Manajemen Stres

Manajemen stres adalah suatu cara yang digunakan oleh individu untuk mengapresiasi agar tubuh mampu bereaksi terhadap tekanan dan juga belajar untuk mengembangkan keterampilan yang dapat dilakukan untuk mengelola tubuh.

Bacaan Lainnya

Manajemen stres dilakukan oleh individu sebagai upaya merespons adanya stresor dan menjaga agar level stres tetap berada pada ambang yang wajar.

Selain itu, manajemen stres dirancang untuk dapat mendampingi individu menghadapi adanya emosi negatif yang ditimbulkan oleh stresor, menghadapi reaksi yang dilakukan oleh tubuh dan mengubah respons kognitif dan emosional pada kejadian yang terjadi ke arah yang positif.

Jenis-jenis

Berbicara tentang manajemen stres, ternyata terbagi menjadi beberapa jenis. Hal ini sesuai dengan usaha yang dilakukan individu dalam rangka mengelola stres.

Jenis-jenis manajemen stres yang dimaksud adalah sebagai berikut:

1. Dukungan Sosial

Yang dimaksud dengan jenis manajemen ini adalah suatu upaya yang dilakukan individu dengan mencari dukungan sosial dari orang-orang terdekat untuk mengelola stres, seperti keluarga.

Hal ini dilakukan dengan meyakinkan diri bahwa individu mampu untuk menghadapi stres dan memiliki dukungan dari orang-orang terdekat untuk melewati stres dengan baik.

2. Latihan Relaksasi

Melakukan latihan pola pernapasan pada lingkungan yang dianggap nyaman dengan belajar untuk mengatur nafas dengan baik. Menghirup udara diibaratkan sebagai stres kemudian menghembuskannya diibaratkan sebagai melepas stres yang dimiliki.

3. Manajemen Waktu

Mengatur waktu yang dimiliki dengan baik, misalnya dengan mengatur jadwal untuk melakukan hobi, liburan dan aktivitas menyenangkan lainnya disela-sela pekerjaan yang ada agar waktu yang digunakan tidak melulu hanya untuk bekerja.

BACA JUGA:  Soal Tingkat Kesadaran dan Ketidaksadaran Manusia

4. Mindfulness

Mindfulness yaitu menghadirkan pikiran secara utuh di masa sekarang tanpa berpikir atau menganalisa berlebihan terhadap pengalaman-pengalaman yang dimiliki pada lingkungan tenang sampai merasa lebih baik.

5. Mengatur Pola Tidur

Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam manajemen stres ialah mengatur pola tidur.

Hal ini dapat diupayakan dengan membuat suasana kamar tidur senyaman mungkin, kemudian mencoba tidur lebih awal dan bangun lebih pagi. Lakukanlah kondisi ini untuk beberapa hari sampai merasa lebih baik

6. Mengatur Pola Makan

Melakukan pengaturan pola makan, baik dari segi komposisi nutrisi dan waktu makan yang lebih teratur dapat juga dilakukan sebagai upaya untuk mengatasi stres.

Teknik Perilaku Manajemen Stres

Terapi lebih lanjut untuk mengatasi stres adalah dengan menggunakan latihan relaksasi.

Latihan relaksasi adalah latihan untuk menurunkan intensitas stres dengan berupaya mengatur teknik pernafasan dengan lebih pelan, lebih dinikmati, dan tidak terburu-buru.

Latihan relaksasi dapat dibarengi juga dengan gerakan membuka tutup genggaman tangan, atau dalam hati menghitung dengan hitungan tertentu untuk menarik dan menghembuskan napas secara seimbang.

Latihan relaksasi secara efektif dapat menurunkan tekanan darah tinggi, menurunkan intensitas emosi, dan stres pada umumnya.

Teknik lain yang juga penting untuk dapat mengatasi stres adalah teknik latihan “aerobik”.

Aerobik di sini dimaknai sebagai sebuah ungkapan yang mewakili latihan otot dengan pernapasan yang cepat, bertujuan untuk meningkatkan kecepatan denyut jantung dan konsumsi oksigen.

Aktivitas fisik yang pada umumnya disarankan pada latihan areobik ini antara lain berlati, berenang, dan juga bersepeda.

Hasil dari penelitian tentang denyut jantung menunjukkan bahwa seseorang yang rajin berolahraga akan memiliki denyut jantung yang tinggi atau cepat, selanjutnya akan menunjukkan tekanan darah yang rendah, yang merupakan respons yang baik terhadap stres dibandingkan seseorang yang tidak berolahraga secara teratur.

LANJUT BACA! Gangguan Kecemasan, apa aja?

Nah, itulah penjelasan lengkap seputar manajemen stress, untuk menambah khasanah pengetahuan kamu terkait dunia psikologi, yuk baca artikel lainnya yang ada di website ini.

5/5 – (1 vote)

Apakah Ini Membantu? Follow Dinas.id di aplikasi Google News, KLIK DISINI

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.