Soal Kerangka Konseptual dan Hipotesis

soal kerangka konseptual dan hipotesis

Soal Kerangka Konseptual dan Hipotesis – Dalam edisi UAS, UTS mahasiswa jurusan keperawatan dan profesi ners, yuk simak kumpulan contoh soal-soal sesuai kisi-kisi yang sering muncul tentang materi dasar-dasar kerangka konseptual dan hipotesis.

Soal dan Kunci Jawaban Kerangka Konseptual dan Hipotesis

Untuk memudahkan mengerjakan latihan, silahkan pahami ringkasan materi di bawah ini:

Kerangka konseptual atau conceptual framework adalah suatu kegiatan menvisualisasi konsep (variabel) dan keterkaitan antar konsep dan merupakan kegiatan ontologi dan epistemologi yang perlu dibuat sesederhana mungkin tetapi tidak kehilangan makna.

Bacaan Lainnya

Kerangka konseptual sebagai visualisasi harus dapat menggambarkan kedudukan variabel riset sebagai variabel masukan, proses, keluaran, dan dampak yang harus memenuhi kaidah umum dengan simbol atau gambar tertentu.

Kerangka konseptual harus sinkron dengan rumusan masalah dan tujuan riset dan diberi judul gambar.

Variabel masukan disebut variabel bebas atau penyebab atau independen, variabel proses disebut sebagai variabel antara atau intervening dan variabel keluaran dan dampak disebut sebagai variabel tergantung atau akibat atau dependen.

Yang perlu disusun kerangka konseptual riset yang mempelajari hubungan, perbedaan, atau pengaruh bukan riset  deskriptif.

Hipotesis terdiri dari dua kata yaitu hypo artinya lemah dan thesis artinya pernyataan, yang lemah perlu dilakukan pembuktian (verifikasi).

Penyusunan hipotesis harus padat makna dan sesuai dengan rumusan masalah riset. Penulisan hipotesis riset harus menggunakan kata penghubung antar variabel yang logik.

Hipotesis dibedakan menjadi dua yaitu hipotesis riset dan hipotesis statistik, di mana keduanya memiliki perbedaan.

Soal Pilihan Ganda

Oke, bacalah petunjuk di bawah ini sebelum menjawab soal!

Berilah tanda silang (X) pada jawaban yang benar di bawah ini!

1) Perawat memvisualisasi variabel riset dan menggambarkan keterkaitan antar variabel. Apakah kegiatan yang dilakukan perawat?

A. Melakukan ontologi.

B. Menyusun epistemologi.

C. Menyederhanakan konsep.

D. Menyusun kerangka konseptual.

2) Manakah yang digunakan perawat sebagai acuan menyusun kerangka konseptual riset?

BACA JUGA:  Soal Jenis-jenis Teknik Dasar Analisis Molekuler

A. Hipotesis riset.

B. Masalah riset.

C. Variabel riset.

D. Keterkaitan variabel riset.

3) Perawat merumuskan masalah riset : adakah hubungan antara minum tablet Fe dengan kadar hemoglobin selama hamil? Manakah yang disebut variabel akibat?

A. Usia kehamilan.

B. Minum tablet Fe.

C. Kadar hemoglobin.

D. Hubungan minum tablet Fe.

4) Perawat merumuskan masalah riset: adakah hubungan antara minum tablet Fe dengan kadar hemoglobin selama hamil? Manakah yang disebut variabel penyebab?

A. Usia kehamilan.

B. Minum tablet Fe.

C. Kadar hemoglobin.

D. Hubungan minum tablet Fe.

5) Perhatikan gambar di bawah ini.

Soal Kerangka Konseptual dan Hipotesis GAMBAR1

Berdasarkan gambar, manakah yang disebut variabel independen?

A. Kompetensi.

B. Ketrampilan.

C. Lama pendidikan.

D. Jumlah ketrampilan.

6) Perhatikan gambar di bawah ini.

Soal Kerangka Konseptual dan Hipotesis GAMBAR2

Berdasarkan gambar, manakah yang disebut variabel intervening?

A. Kompetensi.

B. Ketrampilan.

C. Lama pendidikan.

D. Jumlah ketrampilan.

7) Apakah yang dimaksud variabel independen?

A. Variabel bebas.

B. Variabel antara.

C. Variabel intervening.

D. Variabel tergantung.

8) Perawat merumuskan masalah riset: adakah pengaruh latihan gerak ekstremitas atas terhadap nadi? Apakah hipotesis risetnya?

A. Ada perbedaan antara latihan gerak ekstremitas dan nadi.

B. Latihan gerak ekstremitas atas berpengaruh terhadap nadi.

C. Ada hubungan latihan gerak ekstremitas atas dengan nadi.

D. Ada hubungan latihan gerak ekstremitas atas terhadap nadi.

9) Saat ini periset telah selesai melakukan pengumpulan data sesuai dengan variabel riset. Apakah yang harus dilakukan periset?

A. Merumuskan tujuan riset.

B. Merumuskan hipotesis statistik.

C. Merumuskan hipotesis riset.

D. Merumuskan masalah riset.

10) Manakah cara penulisan hipotesis statistik?

A. Menggunakan kalimat.

B. Menggunakan dua kata.

C. Menggunakan simbol H0.

D. Menggunakan hasil pengujian.

Kunci Jawaban

1) D

2) B

3) C

4) B

5) C

6) D

7) A

8) B

9) B

10) C

SIMAK JUGA!

Demikian prediksi soal dan jawaban UTS, UAS jurusan keperawatan yang bisa kami sajikan, selalu evaluasi cara belajar sobat agar mendapatkan IPK yang terbaik dan lulus uji kompetensi. Ganbatte!

5/5 – (1 vote)

Apakah Ini Membantu? Follow Dinas.id di aplikasi Google News, KLIK DISINI

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.