Soal Tujuan Riset Keperawatan

soal tujuan riset keperawatan

Soal Tujuan Riset Keperawatan – Dalam edisi UAS, UTS mahasiswa jurusan keperawatan dan profesi ners, yuk simak kumpulan contoh soal-soal sesuai kisi-kisi yang sering muncul tentang materi dasar-dasar tujuan riset keperawatan.

Soal dan Kunci Jawaban Tujuan Riset Keperawatan

Untuk memudahkan mengerjakan latihan, silahkan pahami ringkasan materi di bawah ini:

Terdapat empat langkah yang perlu dilakukan dalam awal riset yaitu mengidentifikasi masalah riset, menetapkan masalah riset, merumuskan judul riset, dan merumuskan tujuan riset.

Bacaan Lainnya

Masalah riset adalah kesenjangan (gap) antara apa yang terjadi (kenyataan) dengan apa yang diinginkan (teori).

Sumber masalah riset dapat diperoleh dari bacaan, pertemuan ilmiah, pengalaman, pengamatan, pemegang otoritas, dan intuisi. Pada riset keperawatan biasanya didasarkan pada hasil studi pendahuluan terkini pada situasi yang hendak diteliti.

Masalah riset merupakan titik awal atau pangkal benang merah kegiatan riset.

Keterbatasan penetapan masalah riset keperawatan muncul karena ketidak cukupan informasi yang dimiliki, ketidak beranian mengungkapkan fakta, dan ketakutan untuk menulis informasi sesuai keadaan yang sebenarnya.

Judul riset bersumber pada penetapan masalah riset, sehingga judul memiliki kecenderungan identik dengan masalah riset.

Syarat judul riset yang baik yaitu informatif (padat makna), dalam bahasa Indonesia kurang atau sama dengan 12 kata, dalam bahasa Inggris kurang atau sama dengan 10 kata, bila terpaksa tulis anak judul, hindari singkatan, dan awal setiap kata tulis huruf kapital kecuali preposisi.

Judul riset merupakan gambaran dari kerangka konseptual (conceptual framework) hendaknya bersifat menjelaskan diri, membuat orang lain tertarik, dapat langsung diduga masalah yang diteliti, dan dapat memberikan gambaran arah, tujuan, dan ruang lingkup riset.

Penulisan rumusan masalah riset keperawatan hendaknya (1) berbentuk kalimat tanya, (2) padat makna, (3) sinkron dengan judul riset, dan (4) sebagai petunjuk pengumpulan data.

Rumusan masalah riset tersebut sekaligus dapat menunjukkan ada atau tidak hipotesis riset. Rumusan tujuan riset harus sinkron dengan judul dan rumusan masalah riset. Tujuan riset dapat dibedakan menjadi tujuan umum dan khusus.

Soal Pilihan Ganda

Oke, bacalah petunjuk di bawah ini sebelum menjawab soal!

Berilah tanda silang (X) pada jawaban yang benar di bawah ini!

1) Setiap melakukan tindakan keperawatan, perawat Lintang tidak menggunakan sarung tangan dan sesuai standar prosedur yang berlaku di tempat kerja sikap perawat diharuskan waspada pada penyakit menular. Manakah yang disebut fakta?

A. Sikap perawat di tempat kerja.

B. Standar prosedur yang berlaku.

C. Tidak menggunakan sarung tangan.

D. Waspada terhadap penyakit menular.

2) Setiap melakukan tindakan keperawatan, perawat Lintang tidak menggunakan sarung tangan dan sesuai standar prosedur yang berlaku di tempat kerja sikap perawat diharuskan waspada pada penyakit menular. Manakah yang disebut keadaan yang diinginkan?

BACA JUGA:  Soal Pemikiran Yang Melandasi Revolusi Rusia dan Indonesia

A. Sikap perawat di tempat kerja.

B. Standar prosedur yang berlaku.

C. Tidak menggunakan sarung tangan.

D. Waspada terhadap penyakit menular.

3) Setiap melakukan tindakan keperawatan, 2 dari 10 orang perawat tidak menggunakan sarung tangan dan sesuai standar prosedur yang berlaku seluruh tenaga kesehatan diharuskan waspada pada penyakit menular. Penggunaan sarung tangan dapat mencegah penularan infeksi dari perawat ke pasien atau sebaliknya. Apakah masalah riset yang sesuai?

A. Penggunaan sarung tangan.

B. Pencegahan penularan infeksi.

C. Kewaspadaan pada penyakit menular.

D. Standar prosedur seluruh tenaga kesehatan.

4) Perawat melakukan riset dengan judul pengaruh penyuluhan kesehatan kepada ibu hamil tentang pentingnya pemeriksaan kehamilan terhadap tindakan pemeriksaan kehamilan di puskesmas atau posyandu terdekat pada ibu hamil trimester pertama di Desa XYZ. Menurut konsultan riset judul riset tersebut kurang baik. Apakah judul riset yang baik untuk menggantikan?

A. Pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap tindakan pemeriksaan kehamilan.

B. Pengaruh pemeriksaan kehamilan tentang pentingnya pemeriksaan kehamilan.

C. Pengaruh penyuluhan kesehatan pada ibu hamil terhadap tindakan pemeriksaan kehamilan.

D. Pengaruh pemeriksaan kehamilan terhadap pemeriksaan di puskesmas atau posyandu.

5) Perawat Amir sebagai konsultan memberikan arahan tentang penulisan judul riset. Apakah syarat judul riset yang baik?

A. Informatif.

B. Berbentuk kalimat tanya.

C. Tidak perlu anak judul sebagai tambahan.

D. Dapat menggunakan singkatan yang lazim.

6) Di bawah ini yang merupakan titik awal riset keperawatan.

A. Judul riset.

B. Teori riset.

C. Tujuan riset.

D. Masalah riset.

7) Apakah syarat penulisan rumusan masalah riset?

A. Informatif.

B. Berbentuk kalimat tanya.

C. Menggambarkan anak judul.

D. Dapat menggunakan singkatan yang lazim.

8) Perawat membuat rumusan masalah riset yaitu adakah hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu dengan perkembangan balita? Adakah hipotesis riset yang dapat dirumuskan?

A. Ada.

B. Tidak ada.

9) Perawat membuat rumusan masalah riset bagaimanakah sikap ibu dalam perkembangan balita? Apakah tujuan yang harus dirumuskan perawat?

A. Tujuan khusus saja.

B. Tujuan riset saja.

C. Tujuan khusus yang dijabarkan.

D. Tujuan umum dan khusus riset.

10) Perawat membuat rumusan masalah riset yaitu adakah hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu dengan perkembangan balita? Apakah tujuan umum yang dapat dirumuskan perawat?

A. Mempelajari hubungan antara pengetahuan dengan sikap ibu.

B. Mempelajari hubungan antara sikap ibu dengan perkembangan balita.

C. Mempelajari hubungan antara pengetahuan ibu dengan perkembangan balita.

D. Mempelajari hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu dengan perkembangan balita.

Kunci Jawaban

1) A

2) D

3) C

4) C

5) A

6) D

7) B

8) A

9) B

10) D

SIMAK JUGA!

Demikian prediksi soal dan jawaban UTS, UAS jurusan keperawatan yang bisa kami sajikan, selalu evaluasi cara belajar sobat agar mendapatkan IPK yang terbaik dan lulus uji kompetensi. Ganbatte!

5/5 – (1 vote)

Apakah Ini Membantu? Follow Dinas.id di aplikasi Google News, KLIK DISINI

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.