Kerangka Konsep/ Kerangka Teori, Pengertian dan Contoh

kerangka teori

Setelah memahami cara penulisan tinjaun pustaka, selanjutnya kamu wajib mengetahui tentang cara penulisan kerangka konsep atau kerangka teori.

Yuk disimak sob!

Pengertian Kerangka Teori

Kerangka teori/kerangka konsep merupakan kerangka/bagan yang menjelaskan tinjauan teoritis. Di dalam penelitian kualitatif tidak ada kerangka konsep karena salah satu tujuan penelitian kualitatif adalah membangun konsep atau menggali teori-teori baru.

Bacaan Lainnya

Kerangka konsep merupakan model pendahuluan dari penelitian, dan menggambarkan dari variabel-variabel dalam penelitian yang diteliti.

Tujuan dari kerangka teori adalah sebagai panduan dan arahan penelitian untuk membantu analisis dan intervensi.

Kerangka konsep dibuat untuk menyederhanakan masalah penelitian. Kerangka konsep biasanya berisi tentang masalah yang diteliti, faktor yang mempengaruhi, faktor risiko atau dampak dari masalah yang diteliti.

Kerangka konsep biasanya disajikan dalam bentuk skema atau bagan. Dalam penulisan diberi keterangan gambar di bawah bagan/skemanya.

Pada keterangan kerangka konsep atau kerangka teori, karena menggambarkan variabel yang diteliti maka diberikan simbol garis utuh (tidak putus-putus) jika variabel tersebut diteliti, dan diberikan simbol garis putus-putus apabila variabel tersebut tidak diteliti. Kerangka konsep dibuat dengan singkat dan merepresentasikan penelitian yang akan diteliti.

Contoh

Agar mempermudah Anda dalam membuat kerangka konsep berikut diberikan contoh mengenai hal tersebut yang disajikan pada gambar di bawah ini:

Kerangka Konsep Suatu Penelitian
Kerangka Konsep Suatu Penelitian

(CATATAN: Judul penelitian dari kerangka konsep tersebut: Hubungan Karakteristik Pendonor Darah dengan Motivasi dalam Donor Darah).

Berdasarkan kerangka konsep pada gambar di atas dengan judul “Hubungan Karakteristik Pendonor Darah dengan Motivasi dalam Donor Darah” dapat disimpulkan yang dimaksud dengan kerangka konsep penelitian adalah sebuah hubungan konsep atau variabel-variabel yang akan diamati (diukur) melalui penelitian yang dimaksud.

Konsep-konsep (variabel-variabel) yang diamati berdasarkan contoh tersebut adalah karakteristik pendonor adalah: usia, tingkat pendidikan dan pekerjaan. Dari variabel-variabel tersebut akan membuktikan adanya hubungan antara variabel-variabel tersebut dengan motivasi dalam melakukan donor darah.

BACA JUGA! Cara membuat Tinjaun Pustaka

Demikian artikel singkat seputar kerangka konsep beserta contohnya. Untuk menambah khasanah pengetahuan anda seputar metodologi penelitian, silahkan simak artikel lainnya yang telah kami sediakan di website ini.

5/5 – (1 vote)

Apakah Ini Membantu? Follow Dinas.id di aplikasi Google News, KLIK DISINI

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.