Analisis Data Penelitian : Langkah-langkah, Univariat dan Bivariat

Analisis Data Penelitian

Pelaksanaan penelitian tidak selesai pada tahap pengambilan data. Data-data yang sudah dikumpulkan kemudian akan dilakukan rekapitulasi dan analisis data penelitian.

Rekapitulasi Data

Langkah-langkah pengolahan data tergantung dari jenis instrumen yang digunakan pada saat pengambilan data.

Adapun tahapan dalam pengolahan data adalah sebagai berikut:

Bacaan Lainnya

1. Penyusunan Data

Langkah penyusunan data adalah melakukan penilaian atau pengecekan kelengkapan data yang sudah terkumpul. Langkah ini penting dilakukan karena dari langkah ini dapat digunakan untuk mengaitkan data yang terkumpul sudah sesuai dengan tujuan penelitian.

Dalam penyusunan data hal-hal yang perlu diperhatikan adalah:

  • Hanya memilih dan memasukkan data yang benar-benar penting dan sesuai dengan tujuan penelitian.
  • Jika teknik pengambilan data yang digunakan dengan metode wawancara, perlu dibedakan antara informasi yang diperlukan dengan kesan pribadi responden.

2. Klasifikasi

Klasifikasi data adalah mengelompokkan/menggolongkan data penelitian, data yang sudah terkumpul dikelompokkan berdasarkan masalah, tujuan dan hipotesis penelitian.

Untuk memahami hal tersebut perhatikan contoh berikut. Misalnya, masalah penelitian adalah masih banyak terdapat masyarakat yang tidak bersedia menjadi donor darah aktif sukarela.

Tujuan penelitian adalah mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan masyarakat tidak bersedia menjadi donor darah aktif sukarela.

Hipotesis dari penelitian tersebut masyarakat tidak bersedia menjadi donor darah sukarela dikarenakan ketidaktahuan tentang donor darah. Karena itu, nanti dalam klasifikasi data akan muncul data pengetahuan masyarakat, perilaku masyarakat tentang donor darah, dan sebagainya.

Gambaran dari hubungan antara masalah, tujuan dan klasifikasi data adalah sebagai berikut:

kolom rekapitulasi data

Pengertian Analisis Data

Analisis data merupakan langkah terpenting dalam sebuah penelitian karenakan data yang diperoleh langsung dari pengambilan data merupakan data mentah sehingga belum dapat memberikan informasi yang jelas.

Analisis data dimaksudkan untuk menjawab perumusan masalah atau menguji hipotesis dengan menggunakan data yang sudah diolah.

Umumnya, analisis data dilakukan dengan menggunakan metode statistika. Misalnya, apabila kita ingin mengetahui hubungan antara dua variabel maka kita menggunakan analisis korelasi.

Apabila kita ingin mengetahui berapa besar sampel berdasarkan variabel tertentu maka kita dapat menggunakan analisis distribusi frekuensi.

Langkah selanjutnya yang harus dilakukan oleh peneliti sebelum data penelitian disajikan adalah melakukan analisis data. Analisis data adalah pengolahan data dengan teknik-teknik tertentu.

Dalam pengolahan data/analisis data, Anda dapat dibantu software yang ada di komputer seperti micrsoft excel, SPSS, Stata, Amos dan lain sebagainya.

Langkah-langkah

Pengolahan data melalui beberapa langkah, yaitu di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Editing (penyuntingan data)

Editing data adalah melakukan penyuntingan data yang sudah didapat, dicek kelengkapan informasi data yang diperoleh, kelengkapan isian angket jika menggunakan angket. Bahkan jika data tidak lengkap dan tidak sesuai data tersebut dibuang. Kemudian dilakukan pengambilan data ulang.

2. Coding (pengkodean)

Data yang sudah selesai pada tahap editing, data yang terkumpul tersebut selanjutnya dilakukan proses koding atau memberikan kode dari setiap data.

Lembaran kode tersebut misalnya berisi kode nomor responden, nomor pertanyaan, nomor hasil pemeriksaan dan lain sebagainya. Pengkodean biasanya menggunakan angka.

Sebagai contoh jenis kelamin diberi kode angka 1, lalu untuk jumlah donor diberikan kode angka 2 dan seterusnya.

3. Memasukkan Data/Entry dan Prosesing Data

Data yang sudah diberikan kode selanjutnya dimasukkan atau dientry dalam program software komputer.

Pada saat Anda memasukkan data dalam software komputer harus teliti, karena salah memasukkan kode data akan berdampak pada hasil analisis Anda sehingga memungkinkan terjadinya bias penelitian.

4. Cleaning /(pembersihan data)

Data yang sudah dimasukkan dalam perangkat komputer dilakukan pengecekan. Data di cek kelengkapan, kesesuaian kode, dan lain-lain. Jika terjadi kekeliruan dalam memasukkan kode dilakukan penggantian. Hal ini disebut dengan cleaning atau pembersihan data.

Prosedur Analisis Data

Analisis data penelitian biasanya dilakukan menggunakan prosedur yang bertahap antara lain:

1. Analisis Univariat

Analisis univariat hanya digunakan untuk menggambarkan suatu data yang akan dibuat baik sendiri maupun kelompok.

Analisis univariat ini biasanya digunakan untuk penelitian deskriptif, analisis ini dapat mendukung penelitian deskriptif dalam menggambarkan secara sistematis data yang faktual dan akurat mengenai fakta-fakta serta hubungan antar fenomena yang akan diteliti.

Dalam penyusunan KTI ini diharapkan untuk level diploma hanya sebatas penyusunan dengan metode analisis deskriptif.

Dalam analisis univariat, kita akan mencari sebagai berikut:

# Rata-rata (mean)

Mean adalah rata-rata dari jumlah data yang diteliti. Penggunaan mean bisa dalam data tunggal maupun berkelompok.

# Median

Median merupakan nilai tengah yang membagi data menjadi dua bagian yaitu 50% di atas median dan 50%data di bawah median.

Median dibagi menjadi median data tunggal dan median data berkelompok. Untuk data tunggal dengan cara mengurutkan data tersebut dari terkecil sampai terbesar atau sebaliknya, kemudian median dicari dengan rumus; Me =1/2 (n-1), dimana n=jumlah data.

# Modus /Mo

Modus atau disingkat dengan Mo ialah nilai dari data yang mempunyai frekuensi tertinggi atau yang sering muncul dalam data tunggal maupun kelompok data.

Menghitung modus sangat mudah , yaitu dengan cara mencari nilai yang sering muncul di antara sebaran data.

# Range

Range adalah data tertinggi dikurangi data terendah. Rumus = data tertinggi – data terendah.

# Standar Deviasi

Standar deviasi (simpangan baku) suatu nilai yang menunjukkan tingkat (derajat) variasi kelompok data atau ukuran standar penyimpangan dari reratanya.

# Varian

Varian adalah kuadrat dari simpangan baku, fungsinya adalah untuk mengetahui tingkat penyebaran atau variasi data.

2. Analisis Bivariate

Pada tahap penelitian lanjutan, jika Anda ingin melakukan penelitian yang bukan hanya sebatas dengan hasil menggambarkan, Anda dapat menggunakan analisis bivariat.

Analisis ini digunakan untuk dua variabel, tujuan analisis ini bisa digunakan untuk mencari hubungan antara variabel dan pengaruh kedua variabel.

Misalnya Anda akan mencari hubungan kepatuhan meminum tablet penambah darah pada pendonor darah aktif sukarela.

Dalam analisis bivariat ini dilakukan beberapa tahap, antara lain:

1) Analisis proporsi, yaitu dengan membandingkan antara dua variabel yang bersangkutan.

2) Analisis uji statistik, analisis ini tergantung dari sebaran data. Hal ini untuk menentukan menggunakan uji statistik parametrik atau nonparametrik. Uji statitik ini untuk mencari kemaknaan korelasi/hubungan dari kedua variabel. Kedua variabel tersebut berhubungan bermakna atau tidak bermakna. Contoh uji statistik yang bisa digunakan misal chi square, T-test, kolmogorov sminov, dan lain sebagainya.

Analisis keeratan hubungan antara dua variabel tersebut, dengan melihat Ods Ratio. Besar kecilnya hubungan antara kedua variabel ditentukan dari ebsar kecilnya nilai OR (ods Ratio).

BACA JUGA! Teknik Pengumpulan Data Penelitian

Demikian penjelasan seputar analisis data penelitian. Silahkan bagikan artikel ini agar lebih banyak orang yang merasakan manfaatnya, terima kasih.

5/5 – (1 vote)

Yuk, Kami juga Ada di Google News, KLIK DISINI!

Artikel Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *