Trik Menemukan Fokus Masalah Penelitian

Fokus Masalah Penelitian

Fokus Masalah Penelitian – Setelah mendapatkan masalah yang akan dijadikan objek penelitian, tibalah saatnya anda menspesifikkan atau memfokuskan masalah penelitiannya. Di artikel sebelumnya, mimin telah menjelaskan tentang cara identifikasi masalah, saran nih, baca identifikasinya dahulu sebelum masuk ke pembahasan ini.

Fokus Masalah Penelitian

Setelah anda melakukan Identifikasi masalah, dan memilih masalah dengan menggunakan pedoman berupa kriteria masalah, kemungkinan anda akan memperoleh banyak sekali ide masalah yang layak untuk diteliti, hal ini juga tergantung kepekaan anda dalam menangkap aspek masalah yang ada disekitar anda, atau yang ada dalam lingkungan pekerjaan anda.

Baca Juga: Cara Identifikasi Awal Masalah Penelitian

Bacaan Lainnya

Dalam bahasan sebelumnya telah dibahas tentang faktor- faktor yang mempengaruhi kepekaan terhadap masalah, anda dapat mempelajari kepekaan terhadap masalah apa yang sesuai ataumenarik perhatian Anda untuk diteliti.

Selanjutnya setelah anda memperoleh banyak masalah yang layak untuk diteliti, hal apa yang harus anda lakukan, apakah masalah tersebut akan anda teliti semuanya?

Tentunya tidak semua masalah akan anda teliti, langkah yang perlu anda lakukan adalah memfokuskan masalah. Apabila masalah terlalu banyak dan bersifat umum, akan menyulitkan anda sendiri, sebab itu dari awal masalah harus difokuskan atau diberi batasan.

Pengertian memfokuskan masalah di sini adalah, memilih dan menentukan masalah yang Anda minati dan menguraikan masalah yang terlalu umum tersebut menjadi masalah yang spesifik.

Jika hal ini tidak anda lakukan maka Anda akan mengalami kesulitan dan menghabiskan waktu lebih banyak pada saat anda melakukan studi pustaka, karena topik yang hendak anda kaji melebar ke mana- mana. Bahkan kesulitan tersebut akan berlanjut ke tahapan berikutnya dalam proses penelitian itu sendiri seperti penentuan tujuan, hipotesis, metodologi, serta pengumpulan dan pengolahan data.

Untuk peneliti yang sudah berpengalaman, memfokuskan masalah bukan hal yang sulit karena sudah terbiasa, akan tetapi bagi peneliti yang belum berpengalaman hal ini bisa dilakukan dengan pendekatan sistematis dengan cara melakukan klasifikasi masalah.

Jenis Permasalahan

Sebagai tambahan untuk bayangan mendapatkan judul penelitian, anda juga harus terlatih memahami permasalahan yang sering pula disebut dengan istilah problema atau problematic. Secara garis besar ada tiga jenis permasalahan yang perlu anda ketahui, yaitu:

  1. Permasalahan untuk mengetahui status dan mendiskripsikan suatu fenomena. Sehubungan dengan jenis permasalahan seperti ini terjadilah penelitian Diskriptif (termasuk didalamnya penelitian survey, penelitian historis, dan filosofis)
  2. Permasalahan yang membandingkan dua fenomena atau lebih (masalah komparasi). Dalam penelitian ini peneliti berusaha mencari permasalahan dan perbedaan fenomena, selanjutnya mencari arti dari persamaan atau perbedaan yang ada.
  3. Permasalahan untuk mencari hubungan antara dua fenomena (permasalah korelasi). Masalah korelasi ada 2 macam yaitu: korelasi sejajar dan korelasi sebab akibat.

Merumuskan Judul Penelitian

Jenis-jenis permasalahan di atas biasanya dijadikan dasar dalam merumuskan judul penelitian. Sebagai contoh di bawah ini:

Korelasi sejajar adalah hubungan antara keadaan yang pertama dengan kedua tidak terdapat hubungan sebab-akibat, tetapi dapat dicari alasan mengapa diperkirakan ada hubungan.

Contoh judul penelitiannya: “Korelasi antara…….dengan…..” atau “ hubungan antara…. Dengan …..”atau “ studi korelasi antara ….dengan …..”

Korelasi sebab-akibat adalah hubungan antara keadaan pertama dengan yang kedua terdapat hubungan sebab akibat. Keadaan pertama diperkirakan menjadi penyebab keadaan kedua. Atau keadaan pertama berpengaruh terhadap keadaan yang kedua, oleh sebab itu penelitian korelasional yang ini disebut juga penelitian pengaruh.

Contoh judul penelitiannya:“Pengaruh……terhadap…..”

Penutup

Demikian penjelasan dari artikel kali ini, sebagai rekomendas dari mimin, silahkan baca artikel-artikel seputar Tips dan trik penyusuan artikel pada topik KTI/Skripsi.

4.9/5 – (11 votes)

Yuk, Kami juga Ada di Google News, KLIK DISINI!

Artikel Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *