+7 Obat Asam Urat di Apotik Terdekat, Aman dan Mujarab

obat asam urat dan gout

Punya masalah asam urat? Wah, bisa bikin aktivitasmu terganggu dong, mau jalan susah, ya kan. Karena mimin orangnya perhatian banget, maka rilislah artikel tentang rekomendasi 7 obat asam urat dan Gout yang bisa kamu temukan diapotek, eh apotik terdekat. Disimak yah!

7 Obat Asam Urat dan Gout Paling Ampuh

Berikut tujug rekomendasi obat asam urat yang bisa kamu dapatkan seperti di apotek k21 atau kimia farma terdekat, antara lain:

1. Allopurinol

Allopurinol obat asam urat

Bacaan Lainnya
  • Komposisi: Allopurinol 100 mg
  • Kategori Kehamilan: C
  • Indikasi: Hiperurisemia
  • Dosis: Dosis awal 100-300 mg perhari. Kondisi sedang 300-600 mg perhari dan kondisi berat 700-900 mg perhari.
  • Efek samping: Ruam, mual, gagal ginjal, muntah, amblyopia, arthralgias, diskrasia darah, bronkospasme, kelainan kardiovaskular, katarak, kebingungan, pusing, faringitis, malaise, hepatotoksisitas, iritis, hipotonia, kelainan fungsi ginjal, neuritis, sindrom stevens- Johnson
  • Perhatian: Hentikan saat tanda pertama reaksi alergi (tanda pertama ruam, vasculitis, atau sindrom stevens- Johnson, ruam obat dengan eosinophilia dan gejala sistemik (DRESS) dan atau vasculitis umum, hepatotoksisitas ireversibel), gangguan fungsi hati dan ginjal, serangan gout akut.
  • Kontraindikasi: Hipersensitivitas terhadap allopurinol
  • Interaksi obat: Captopril, enalapril, protamine, warfarin, theophylline
  • Penyimpanan: Ditempat sejuk dan kering, terhindar dari paparan sinar matahari langsung.

2. Probenesid

Probenesid

  • Komposisi: Probenesid 500 mg
  • Kategori Kehamilan: B
  • Indikasi: Hiperurisemia
  • Dosis: 2 kali sehari 250 mg selama 1 minggu, kemudian 2 kali sehari 500 mg
  • Efek samping: Sakit kepala, mual, muntah, kehilangan nafsu makan, gangguan GI, ruam, flushing, demam, anemia aplastic, anemia hemolitik, leukopenia, batu ginjal, sindrom nefrolitik (jarang), gout artritis.
  • Perhatian: PUD, gangguan ginjal (CrCl <50 mLmin), jangan diberikan untuk serangan gout akut, hentikan jika terjadi reaksi alergi, hati-hati oada pasien dengan tukak lambung.
  • Kontraindikasi: Usia < 2 tahun, hipersensitivitas
  • Interaksi obat: Aspirin, methotrexate, nafcillin, pivmecillinam, ticarcillin
  • Penyimpanan: Ditempat sejuk dan kering, terhindar dari paparan sinar matahari langsung.

3. Feburic

Feburic

  • Komposisi: Febuxostat 80 mg
  • Indikasi: Hiperurisemia
  • Dosis: Dosis dewasa: 1 kali sehari 80 mg
  • Efek samping: Kelainan fungsi hati, ruam, mual, arthralgia, gangguan darah dan system limfatik, anemia, neutropenia, leukositosis/leukopenia, gangguan jantung, gangguan GI, gangguan telinga dan labirin.
  • Perhatian: Tidak dianjurkan untuk pasien yang laju pembentukan uratnya sangat meningkat, hentikan jika dicurigai reaksi kulit yang serius, dapat meningkatkan aktivitas enzim hati.
  • Kontraindikasi: Kontraindikasi pemberian bersama azathioprine atau mercaptopurine
  • Interaksi obat: Azathioprine, didanosine, mercaptopurine, theophylline
  • Penyimpanan: Ditempat sejuk dan kering, terhindar dari paparan sinar matahari langsung.

4. Recolfar

Recolfar

  • Komposisi: Colchicine 0,5 mg
  • Kategori Kehamilan: C
  • Indikasi: Gout akut
  • Dosis: Untuk gout artritis akut: dosis awal 0,5-1,2 mg diikuti dengan 0,5 mg tiap 2 jam sampai nyeri hilang atau jika terjadi muntah atau diare atau hingga dosis total 10 mg tercapai. Pengobatan tidak boleh diulang dalam selang 3 hari. Untuk profilaksis dengan allopurinol atau obat urikosurik: 500 mcg 2-3 kali sehari.
  • Efek samping: Diare, mual, kram, sakit perut, muntah, kelelahan, sakit kepala, toksisitas neuromuscular, myelosupresi, cedera pada sel-sel diginjal, hati, peredaran darah dan system saraf pusat, alopecia, purpura, ruam maculopapular.
  • Perhatian: Tidak untuk mengobati nyeri dari penyebab lain, jauhkan dari jangkauan anak-anak, diskrasia darah.
  • Kontraindikasi: Pasien dengan gangguan ginjal dan hati
  • Interaksi obat: Abametapir, amiodarone, carvedilol, brigatanib, chloramphenicol, clarithromycin, digoxin, diltiazem, erythromycin, fenofibrate, fluconazole, fluvastatin, fluvoxamine, gemfibrozil, itraconazole, ketoconazole, lopinavir, lovastatin, quinidine, ranolazin, rifampin, simvastatin, verapamil.
  • Penyimpanan: Ditempat sejuk dan kering, terhindar dari paparan sinar matahari langsung.
BACA JUGA:  Soal Obat Antihistamin

5. Piroxicam

  • Komposisi: Piroxicam 20 mg
  • Kategori Kehamilan: C, D selama trimester ketiga kehamilan
  • Indikasi: Gout akut, nyeri persendian
  • Dosis: Untuk gout akut: Dosis awal 40 mg sehari sebagai dosis tunggal, diikuti 4-6 hari berikutnya 40 mg sehari dosis tunggal atau terbagi.
  • Efek samping: Vertigo, mual, muntah, ruam, edema, anoreksia, sakit perut, sembelit, diare, perut kembung, pening, sakit kepala, pruritus, tinnitus, palpitasi, stomatitis
  • Perhatian: Dapat meningkatkan resiko asma, penyakit jantung, gagal jantung kongestif, gangguan hati, hipertensi, gangguan ginjal.
  • Kontraindikasi: Gangguan pendaraha, tukak duodenum, SLE, penyakit saluran pencernaan bagian atas.
  • Interaksi obat: Ketorolak, apixaban, captopril, enalapril, Lisinopril, methotrexate, benazepril, Ramipril, tacrolimus, trandolapril, perindopril.
  • Penyimpanan: Ditempat sejuk dan kering, terhindar dari paparan sinar matahari langsung.

6. Natrium Diklofenak

NATRIUM DIKLOFENAK

  • Komposisi: Natrium diklofenak 50 mg
  • Kategori Kehamilan: C
  • Indikasi: Gout akut
  • Dosis: 2- 3 kali sehari 1 tablet
  • Efek samping: Mual, muntah, sakit kepala, hilangnya nafsu makan, maag, BAB berdarah, reaksi alergi teradap obat, gangguan fungsi ginjal, sesak nafas, masalah penglihatan, kesemutan.
  • Perhatian: Penderita peyakit jantung, stroke, hipertensi, menyebabkan pendarahan pada saluran cerna.
  • Kontraindikasi: Hipersensitivitas
  • Penyimpanan: Ditempat sejuk dan kering, terhindar dari paparan sinar matahari langsung.

7. Meloxicam

meloxicam

  • Komposisi: Meloxicam 15 mg
  • Kategori Kehamilan: C, D pada trimester ketiga
  • Indikasi: Gout, Rhematoid Astritis, Osteo Astritis
  • Dosis: Untuk Rhematoid Astritis: 1 kali sehari 15 mg, dapat diturunkan menjadi 1 kali sehari 7,5 mg. Untuk Osteo Astritis: 1 kali sehari 7,5 mg, dapat ditingkatkan sampai 1 kali sehari 15 mg.
  • Efek samping: Gangguan pencernaan, infeksi saluran pernafasan atas, sakit kepala, mual, sakit perut, edema, anemia, pusing, sembelit, angina, gagal jantung kongestif, penurunan agregasi trombosit, gangguan purpura, pendarahan gastrointestinal.
  • Perhatian: Riwayat penyakit ginjal, hipertensi, gangguan fungsi hati
  • Kontraindikasi: Hipersensitivitas, riwayat asma, urtikaria atau reaksi alergi lainnya setelah meminum aspirin atau NSAID lainnya.
  • Interaksi obat: Ketorolak, apixaban, Lisinopril, methotrexate, quinapril, Ramipril, enalapril, captopril, tacrolimus, trandolapril.
  • Penyimpanan: Ditempat sejuk dan kering, terhindar dari paparan sinar matahari langsung.

Baca Juga: Obat Hipertensi Ibu Hamil

Demikian artikel tentang 7 obat asam urat dan gout untuk redakan penyakitmu. Penting, sebelum membeli harap perhatikan standar BPOM dan konsultasikan dulu ke dokter atau apoteker! Bagikan juga artikel ini supaya lebih banyak yang merasakan manfaatnya.

5/5 – (1 vote)

Apakah Ini Membantu? Follow Dinas.id di aplikasi Google News, KLIK DISINI

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.