Perilaku Normal, Pengertian & Ciri-ciri Menurut Ahli

perilaku normal

Perilaku normal akan menjadi pokok bahasan kita kali ini. Akan dijabarkan seputar pengertian perilaku normal kemudian dilanjutkan dengan ciri-ciri perilaku normal.

Yuk disimak sobat!

Pengertian Perilaku Normal

Berikut ini pengertian normalitas yang dapat dilihat dari beberapa aspek yaitu:

Bacaan Lainnya

1. Realistis

Individu normal cukup realistik dalam menilai reaksi dan kemampuannya dalam menginterpretasikan apa yang terjadi di dunia sekitarnya.

Pada individu ini mereka tidak secara terus menerus keliru menghayati apa yang dikatakan dan dilakukan orang lain, dan mereka tidak secara terus menerus menilai berlebihan kemampuan dirinya dan menangani lebih banyak dari yang dapat mereka kerjakan, mereka tidak pula menilai rendah kemampuan mereka dan menghindari tugas yang sulit.

2. Mengenali Diri Sendiri

Orang yang dapat melakukan penyesuaian baik memiliki suatu kesadaran akan motif dan perasaannya sendiri. Walaupun tidak satu pun orang yang benar-benar dapat menyadari perilaku atau perasaan dirinya.

Bahkan orang yang berperilaku normal memiliki lebih banyak kesadaran diri dibandingkan individu yang didiagnosis menderita penyakit mental.

3. Kemampuan untuk Mengendalikan Perilaku secara Sadar

Individu normal merasa cukup percaya tentang kemampuan dirinya untuk mengendalikan perilaku mereka sendiri.

Kadang-kadang, mereka dapat bertindak secara implusif atau bertindak tanpa memikirkan konsekuensinya terlebih dahulu, sehingga mereka harus mampu menahan dorongan untuk melakukan sebuah tindakan dan agresif.

Maka dapat dikatakan keputusan mereka dalam melakukan tindakan itu bersifat sadar dan bukan disebabkan oleh impuls yang tidak dapat dikendalikan.

4. Harga Diri dan Penerimaan

Orang yang mampu menyesuaikan diri secara baik dan mampu menilai harga dirinya sendiri serta merasa diterima oleh orang di sekitarnya.

Mereka merasa nyaman bersama orang lain dan mampu bereaksi secara spontan dalam situasi sosial. Pada saat yang sama, mereka tidak merasa berkewajiban mematuhi opininya pada opini kelompok.

Merasa tidak berharga, terasing, dan yang tidak diterima adalah menonjol pada individu yang didiagnosis abnormal.

5. Kemampuan Untuk Membentuk Ikatan Kasih

Individu normal mampu membentuk hubungan yang erat dan memuaskan orang lain. Mereka peka terhadap perasaan orang lain dan tidak membuat tuntutan yang berlebihan kepada orang lain untuk memuaskan kebutuhan mereka sendiri.

Seringkali, orang dengan gangguan mental terlalu mengurusi perlindungan dirinya sendiri sehingga mereka menjadi sangat berpusat pada diri sendiri (self-centered).

Karena terpreokupasi dengan perasaan dan kebutuhannya sendiri, mereka mencari kasih tetapi tidak mampu membalas.

Kadang-kadang mereka merasa takut akan keintiman karena hubungan masa lalu mereka bersifat destruktif atau merusak.

6. Produktivitas

Orang yang mampu menyesuaikan diri dengan baik mampu menyalurkan kemampuan mereka ke aktivitas yang produktif.

Mereka merasa semangat dan antusias terhadap kehidupan dan tidak perlu mendorong diri mereka sendiri untuk memenuhi tuntutan sehari-hari.

Merasa tidak memiliki energi yang cukup dan sangat rentanan terhadap kelelahan seringkali merupakan gejala ketegangan psikologis akibat masalah yang tidak terpecahkan.

Ciri-ciri

Setelah kamu memahami pengertian tentang perilaku normal, sekarang kita akan membahas seperti apa ciri-ciri perilaku normal itu.

BACA JUGA:  Soal Intelegensia dan Kreativitas

Ada beberapa pendapat mengenai ciri-ciri seseorang berperilaku normal yang tidak jauh berbeda seperti yang akan dibahas berikut ini.

1. Kriteria pribadi yang normal menurut WHO

WHO mendefinisikan sehat atau normal sebagai sebuah keadaan yang sejahtera baik fisik, mental, dan sosial secara penuh.

2. Kriteria pribadi yang normal menurut Karl Meninger

Sedangkan psikiater Karl Meninger menyatakan bahwa orang yang sehat mental/normal adalah orang yang mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan, mampu menahan diri, menunjukkan kecerdasan, berperilaku dengan menenggang perasaan orang lain, dan sikap hidup yang bahagia.

3. Kriteria pribadi yang normal menurut Widiawati

Menurut Widiawati, orang-orang yang sehat atau normal memiliki ciri-ciri, antara lain:

AspekCiri Perilaku
Sikap terhadap diri sendiri Menunjukkan penerimaan diri, memiliki jati diri positif, memiliki nilai yang realistik terhadap berbagai kelebihan dan kekurangan diri.
Persepsi terhadap realitasMemiliki pandangan yang realistik terhadap diri dan dunia, baik orang maupun benda di sekelilingnya.
Integrasi Berkepribadian utuh, bebas dari konflik batin yang berat, memiliki toleransi dan penerimaan yang baik terhadap stres.
KompetensiMemiliki kompetensi fisik, intelektual, emosional, dan sosial yang memadai untuk mengatasi berbagai masalah hidup.
OtonomiMemiliki kemandirian, tanggung jawab, dan penentuan diri yang memadai.
Pertumbuhan aktualisasi diriMenunjukkan kecenderungan ke arah semakin matang, kemampuan berkembang, mencapai pemenuhan diri sebagai pribadi.

4. Kriteria pribadi yang normal menurut Maslow & Mittelmann

Maslow & Mittelmann menyatakan bahwa pribadi yang normal dengan jiwa yang sehat ditandai dengan ciri-ciri sebagai berikut:

  • Memiliki rasa aman yang tepat (sense of security)
  • Memiliki penilaian diri (self evaluation) dan wawasan (insight) yang rasional.
  • Memiliki spontanitas dan emosional yang tepat.
  • Memiliki kontak dengan realitas secara efisien.
  • Memiliki dorongan-dorongan dan nafsu-nafsu yang sehat.
  • Memiliki pengetahuan mengenai dirinya secara objektif.
  • Memiliki tujuan hidup yang jelas, tujuan hidup yang realistis, yang didukung oleh potensi.
  • Mampu belajar dari pengalaman hidupnya.
  • Sanggup untuk memenuhi tuntutan-tuntutan kelompoknya.
  • Ada sikap emansipasi yang sehat pada kelompoknya.
  • Kepribadian yang terintegrasi.

5. Kriteria pribadi yang normal menurut W.F. Maramis

Menurut Maramis, terdapat enam kelompok sifat yang dapat dipakai untuk menentukan ciri-ciri pribadi yang sehat secara normal, adalah sebagai berikut:

  • Sikap terhadap diri sendiri, yaitu seseorang dapat menerima dirinya sendiri, identitas diri yang memadai, serta penilaian yang realistis terhadap kemampuannya.
  • Persepsi terhadap kenyataan, yaitu seseorang yang mempunyai pandangan realistis tentang diri sendiri dan lingkungannya.
  • Integrasi, yaitu seseorang dengan kesatuan kepribadian, bebas dari konflik pribadi yang berat dan memiliki daya tahan yang baik terhadap stres.
  • Kemampuan, yaitu seseorang yang memiliki kemampuan dasar secara fisik, intelektual, emosional, dan sosial sehingga mampu mengatasi berbagai masalah.
  • Otonomi, yaitu seseorang yang memiliki kepercayaan pada diri sendiri yang memadai, bertanggung jawab, serta mampu mengarahkan dirinya pada tujuan hidup.
  • Perkembangan dan perwujudan dirinya, yaitu kecenderungan pada kematangan yang makin tinggi pada seseorang.

BACA JUGA! Perilaku Abnormal

Nah, setelah kamu mengetahui semua tentang pengertian perilaku normal dan ciri-cirinya, sekarang Anda tentu sudah bisa mengetahui apakah seseorang di sekitar Anda termasuk dalam kategori normal atau tidak? Bagaimana dengan diri Anda sendiri?

5/5 – (1 vote)

Apakah Ini Membantu? Follow Dinas.id di aplikasi Google News, KLIK DISINI

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.