Soal Analisis Proses Kerja Sistem Penjualan Konsinyasi

soal analisis proses kerja sistem penjualan konsinyasi produk usaha makanan fungsional

Soal Analisis Proses Kerja Sistem Penjualan Konsinyasi – Salam sobat Dinas.id, inilah rekomendasi kumpulan contoh soal-soal prakarya dan kewirausahaan kelas 12, XII KD 3.10 SMA Ujian Akhir Semester (UAS), soal Ujian Tengah Semester (UTS) genap, ganjil, gasal. Pastinya, sesuai kisi-kisi pertanyaan tentang analisis proses kerja sistem penjualan konsinyasi produk usaha makanan fungsional.

Rangkuman Materi Analisis Proses Kerja Sistem Penjualan Konsinyasi Produk Usaha Makanan Fungsional

Untuk memudahkan mengerjakan latihan, silahkan pahami ringkasan materi di bawah ini:

Beberapa tips sukses bisnis konsinyasi yang bisa anda terapkan:

Bacaan Lainnya
  1. Mencari dan Memilih Partner Bisnis dan Target Pasar yang Tepat
  2. Manfaatkan Moment yang Tepat Untuk Menjual Produk
  3. Kembangkan Partner Bisnis
  4. Lakukan Evaluasi

Keuntungan Menjalankan Konsinyasi

Bagi Pedagang Besar

  • Bebas Dari Biaya Sewa Tempat
  • Tidak Perlu Membayar Pegawai
  • Bisa Mempelajari dan Mengadaptasi Strategi Penjualan Orang Lain
  • Bisa Fokus Meningkatkan Kualitas Produk

Pihak Penyalur

  • Tidak Memproduksi Barang
  • Tidak Khawatir Jika Produk Tidak Laku
  • Bisa Memiliki Produk Beraneka Ragam
  • Bisa Mendapatkan Uang Komisi

Kekurangan Penjualan Konsinyasi

Bagi pemilik produk atau consignor

  • Risiko kerugian
  • Promosi tidak sesuai
  • Uang tidak dapat langsung diterima

Bagi penjual atau consignee

Sistem penjualan konsinyasi tidak memiliki risiko ataupun kelemahan apapun bagi penjual. Hal ini karena produk yang dijual memang bukan produk mereka sendiri.

Soal Pilihan Essay

Oke, bacalah petunjuk di bawah ini sebelum menjawab soal!

Berikan jawaban yang paling benar!

1. Sebutkan tips dalam melakukan penjualan makanan fungsional dengan sistem konsinyasi!

2. Jelaskan kelebihan/keuntungan sistem konsinyasi produk usaha makanan fungsional!

BACA JUGA:  Soal Budaya, Suku Bangsa dan Kesehatan

3. Jelaskan kekurangan sistem konsinyasi produk usaha makanan fungsional!

4. Bagaiamanakah cara mengatur target pasar pada sistem penjualan konsinyasi?

Kunci Jawaban dan Pembahasan

1. → Pembahasan:

Tips sukses bisnis konsinyasi yang bisa anda terapkan:

  • Mencari dan Memilih Partner Bisnis dan Target Pasar yang Tepat
  • Manfaatkan Moment yang Tepat Untuk Menjual Produk
  • Kembangkan Partner Bisnis
  • Lakukan Evaluasi

2. → Pembahasan:

Keuntungan Menjalankan Konsinyasi

Bagi Pedagang Besar

  • Bebas Dari Biaya Sewa Tempat
  • Tidak Perlu Membayar Pegawai
  • Bisa Mempelajari dan Mengadaptasi Strategi Penjualan Orang Lain
  • Bisa Fokus Meningkatkan Kualitas Produk

Pihak Penyalur

  • Tidak Memproduksi Barang
  • Tidak Khawatir Jika Produk Tidak Laku
  • Bisa Memiliki Produk Beraneka Ragam
  • Bisa Mendapatkan Uang Komisi

3. → Pembahasan:

Kekurangan Penjualan Konsinyasi

Bagi pemilik produk atau consignor

  • Risiko kerugian
  • Promosi tidak sesuai
  • Uang tidak dapat langsung diterima

Bagi penjual atau consignee

Sistem penjualan konsinyasi tidak memiliki risiko ataupun kelemahan apapun bagi penjual. Hal ini karena produk yang dijual memang bukan produk mereka sendiri.

4. → Pembahasan: Pengaturan target bisa dibuat dengan membagi perdaerah dan per hari, misalnya kalau melakukan penitipan barang dagangan setiap satu minggu sekali, dilakukan pemilihan tujuh wilayah untuk tujuh hari dalam seminggu. Begitupun dalam penentuan jumlah warung/toko/ wilayah, ditetapkan berdasarkan kapasitas produksi dan target penjualan setiap warung/toko/outlet. Misalnya, dalam satu hari kita ingin mengunjungi 10 toko, maka paling tidak kita memiliki 70 toko langganan agar usaha kita berjalan terus setiap hari.

Demikian prediksi contoh soal dan jawaban UTS, UAS modul prakarya dan kewirausahaan Kelas 12, XII SMA, dipelajari yah. Merdeka Belajar!

5/5 – (1 vote)

Apakah Ini Membantu? Follow Dinas.id di aplikasi Google News, KLIK DISINI

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.