Soal Isi yang Terkandung Dalam Hikayat

soal isi yang terkandung dalam hikayat

Soal Isi yang Terkandung Dalam Hikayat – Halo adik-adik, kali ini mimin dinas.id akan memberikan rekomendasi kumpulan contoh soal-soal Bahasa Indonesia kelas 10, X KD 3.7 SMA untuk UAS, UTS semester genap, ganjil, gasal. Tentunya, sesuai kisi-kisi pertanyaan tentang isi yang terkandung dalam hikayat.

Rangkuman Materi Isi yang Terkandung Dalam Hikayat

Untuk memudahkan mengerjakan latihan, silahkan pahami ringkasan materi di bawah ini:

  • Ciri-ciri hikayat, sebagai berikut: (a) Berpusat atau bercerita tentang kerajaan (istana sentris); (b) Tak diketahui nama pengarangnya (anonim); (c) Mengandung banyak nilai, terutama nilai moral; (d) Cerita hanya seputar peperangan antarkerajaan, keajaiban, kekuatan gaib, serta percintaan (statis); (e) Selalu berakhir dengan kemenangan tokoh utama (happy ending)
  • Salah satu latihan awal untuk menjadi penulis cerita rakyat, kalian harus mengetahui bagian-bagian penting dalam hikayat.
  • Bagian-bagian penting dalam di antaranya menemukan pesan/amanat dan nilai-nilai yang disajikan di dalamnya.
  • Mengolah bagian -bagian penting harus sesuai dengan struktur hikayat.
  • Merekontruksi hikayat yang utama adalah mengubah kata-kata arkais menjadi kata-kata yang mudah dipahami.

Latihan Soal

Oke, bacalah petunjuk di bawah ini sebelum menjawab soal!

Bacaan Lainnya

Cermati teks hikayat berikut!

HIKAYAT BUNGA KEMUNING

Kisah dimulai dari seorang raja yang bijaksana memiliki 10 orang putri yang berwajah cantik. Dikarenakan istri raja telah meninggal seusai melahirkan anak bungsu, sehingga kesepuluh putri dijaga oleh pengasuh kerajaan. Puteri Kuning adalah anak bungsu sang raja dan memiliki perilaku yang paling baik dibanding dengan kakak perempuan lainnya.

Pada suatu hari, Raja akan pergi ke kerajaan lain untuk menjaga hubungan baik antar kerajaan. Sebelum pergi Raja mengumpulkan semua puteri untuk dengan menanyakan oleh-oleh apa yang diinginkan mereka. Kesembilan anak perempuan Raja menginginkan untuk oleh-oleh yang mahal dan mewah seperti perhiasan. Sedangkan, Puteri Kuning hanya meminta ayahnya kembali dengan selamat.

BACA JUGA:  Soal Unsur Intrinsik Drama

Sepeninggalan Raja untuk berkunjung ke kerajaan lain, perilaku kesembilan anak perempuan semakin buruk dan nakal hingga membuat para pelayan kewalahan. Berbeda dengan kakak perempuan lainnya, Puteri Kuning sangat rajin mengurus taman kesayangan anaknya. Melihat perilaku Puteri Kuning tersebut, kakak perempuan malah meledeknya.

Akhirnya Sang Raja pulang, namun hanya Puteri Kuning yang menyambut Raja dengan perasaan gembira. Walaupun tidak meminta oleh – oleh, Raja tetap memberi kalung batu hijau. Keesokan harinya, semua puteri berkumpul untuk mendapatkan oleh – oleh dari Raja.

Puteri Hijau iri melihat kalung berbatu hijau yang dipakai oleh Puteri Kuning. Putri Hijau sempat meminta kalung batu hijau, tapi Puteri Kuning menolak karena itu adalah pemberian dari sang ayah. Tidak tinggal diam, Puteri Hijau mengadu ke kakak perempuan lainnya bahwa Puteri Kuning mengambil barang miliknya.

Pertengkaran tidak terhentikan hanya masalah Kalung batu hijau, hingga Puteri Kuning meninggal akibat pukulan dari kakak perempuannya. Puteri Kuning dikuburkan dengan sangat rapi agar tidak terlihat. Raja memerintahkan semua penjaga dan pelayan untuk mencari Puteri Kuning. Namun, hasilnya nihil, Raja tidak menemukan kepergian Puteri Kuning.

Sang Raja menyesal karena tidak mampu mendidik puteri – puterinya dengan benar, hingga ia memerintahkan semua puteri untuk pergi ke negeri seberang agar bisa belajar memperbaiki perilaku mereka. Suatu hari, di atas tanah yang menjadi kuburan Puteri Kuning, tumbuh tanaman yang baru pertama kali dilihat oleh raja.

Tanaman itu diberi nama bunga kemuning, karena daun berwarna hijau bagai kalung batu hijau, batang seperti jubah Puteri Kuning, dan bunga berwarna putih kekuningan sangat wangi.Tanaman kemuning sering digunakan untuk pengharum rambut dan kulit kayu dijadikan bedak penghalus wajah.

BACA JUGA:  Soal Ikhtisar Buku Nonfiksi

Pertanyaan:

1. Identitifikasikanlah kata-kata sulit yang kamu tidak pahami dan carilah artinya dalam kamus!

2. Ciri-ciri teks hikayat di antaranya istana sentris dan kemustahilan, Jelaskan bagian itu!

3. Apakah pesan/amanat yang disampaikan pengarang?

4. Jelaskan bagian komplikasi cerita tersebut?

5. Tuliskan kembali teks hikayat tersebut dengan menggunakan bahasamu sendiri!

Kunci Jawaban dan Pembahasan

1. → Pembahasan: Apapun jawabannya dibenarkan yang penting diberikan definisi berdasarkan kamus.

2. → Pembahasan:

  • Istana Sentris = berhubungan dengan penokohan, latar, dan konflik.
  • Kemustahilan = berhubungan dengan keajaiban, sesuatu yang gaib.

3. → Pembahasan: Amanat = jauhkanlah rasa iri dan dengki yang hanya akan mencelakai seseorang juga penyakit hati diri sendiri.

4. → Pembahasan:

Komplikasi

Puteri Hijau iri melihat kalung berbatu hijau yang dipakai oleh Puteri Kuning. Putri Hijau sempat meminta kalung batu hijau, tapi Puteri Kuning menolak karena itu adalah pemberian dari sang ayah. Tidak tinggal diam, Puteri Hijau mengadu ke kakak perempuan lainnya bahwa Puteri Kuning mengambil barang miliknya.

Pertengkaran tidak terhentikan hanya masalah Kalung batu hijau, hingga Puteri Kuning meninggal akibat pukulan dari kakak perempuannya. Puteri Kuning dikuburkan dengan sangat rapi agar tidak terlihat. Raja memerintahkan semua penjaga dan pelayan untuk mencari Puteri Kuning. Namun, hasilnya nihil, Raja tidak menemukan kepergian Puteri Kuning.

5. → Pembahasan: Perhatikan urutan kronologisnya, harus berurutan.

Demikian prediksi contoh soal dan jawaban UTS, UAS modul Bahasa Indonesia Kelas 10, X SMA, dipelajari yah. Merdeka Belajar!

5/5 – (1 vote)

Apakah Ini Membantu? Follow Dinas.id di aplikasi Google News, KLIK DISINI

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.