Soal Kaidah Kebahasaan Teks Cerita Sejarah

soal kaidah kebahasaan teks cerita sejarah

Soal Kaidah Kebahasaan Teks Cerita Sejarah – Halo adik-adik, kali ini mimin dinas.id akan memberikan rekomendasi kumpulan contoh soal-soal Bahasa Indonesia kelas 12, XI KD 3.4 SMA untuk UAS, UTS semester genap, ganjil, gasal. Tentunya, sesuai kisi-kisi pertanyaan tentang kaidah kebahasaan teks cerita sejarah.

Rangkuman Materi Kaidah Kebahasaan Teks Cerita Sejarah

Untuk memudahkan mengerjakan latihan, silahkan pahami ringkasan materi di bawah ini:

  • Kaidah kebahasaan teks cerita sejarah meliputi menggunakan kalimat bermakna lampau, menggunakan kata yang menyatakan urutan waktu, menggunakan kalimat tak langsung, menggunakan kata kerja (verba) mental, menggunakan kata kerja (verba) material, menggunakan kalimat langsung, dan menggunakan kata sifat untuk menggambarkan tokoh, tempat, atau peristiwa.
  • Penggunaan makna kias berupa penggunaan unkapan dan peribahasa.
  • Kegiatan analisis kebahasaan adalah kegiatan analisis terhadap kaidah kebahasaan dan analisis terhadap penggunaan makna kata yaitu ungkapan dan peribahasa.

Soal Pilihan Ganda

Oke, bacalah petunjuk di bawah ini sebelum menjawab soal!

Bacaan Lainnya

Berikan jawaban yang paling benar!

1. Cermatilah penggalan teks cerita sejarah berikut!

Dalam  terdiam yang sekilas begini, dia menemukan jawaban yang cerdik. Yaitu, dia anggap lebih baik bertanya, meminta pendapat atau saran dari Danurejo II. “Dus apa saran Tuan?” Mersa diakajeni, Danurejo II menjawab lurus, “Sebetulnya, melawan kompeni disadari Sri Sultan sebagai menimba air dengan keranjang.” Hm?” “Tapi. Seandainya terjadi persatuan yang menggumpal antara rakyat Yogyakarta dan rakyat Surakarta, bagaimanapun hal itu bisa menjadi kekuatan yang tidak terduga.”

BACA JUGA:  Soal Pengungkapan Kembali Yang Dapat Diteladani Dalam Teks Biografi

Makna peribahasa ” Bagai  menimba air dengan keranjang” adalah…

A. Perbuatan yang tidak perlu dilakukan.

B. Pekerjaan sia-sia.

C. Perbuatan yang bodoh.

D. Pekerjaan orang yang tidak cerdas.

E. Perbuatan orang-orang zaman dahulu.

2. Cermatilah penggalan teks cerita sejarah berikut!

Pengangkatan ini memang banyak terpengaruh oleh bujukan Dara Petak (1). Mendengar akan pengangkatan patih ini merahlah muka Adipati Ronggo Lawe(2). Ketika mendengar berita ini dia sedang makan, seperti biasa dilayani oleh kedua orang istrinya yang setia, yaitu Dewi Mertorogo dan Tirtowati (3). Mendengar berita itu dari seorang penyelidik yang datang menghadap pada waktu sang Adipati sedang makan, Ronggo Lawa marah bukan main(4). Nasi yang sudah dikepalnya itu dibanting ke atas lantai dan karena dalam kemarahan tadi sang adipati menggunakan aji kedigdayaannya, maka nasi sekepal itu amlas ke dalam lantai (5). Kemudian terdengar bunyi berkerotok dan ujung meja diremasnya menjadi hancur(6). (Kemelut di Maja Pahit, SH Mintarja)

Ungkapan ….merahlah muka… pada penggalan tersebut adalah….

A. Malu

B. Bangga

C. Marah

D. Kecewa

E. Sedih

3. Ciri bahwa penggalan tersebut menggunakan kata yang menyatakan urutan waktu terdapat pada kalimat….

BACA JUGA:  Soal Kebahasaan Teks Eksplanasi

A. 1 dan 3

B. 2 dan 3

C. 3 dan 4

D. 4 dan 5

E. 5 dan 6

4. Penggunaan kata kerja mental terlihat dari penggunaan kata….

A. Pengangkatan

B. Dilayani

C. Menghadap

D. Dibanting

E. Berkerotok

5. Cermatilah penggalan teks cerita sejarah berikut!

Prajurit-prajurit yang telah diperintahkan membersihkan gedung bekas asrama telah menyelesaikan tugasnya.

Kata telah diperintahkan pada kalimat tersebut menunjukkan kaidah kebahasaan….

A. Menggunakan kata yang menyatakan urutan

B. Menggunakan kalimat bermakna lampau.

C. Menggunakan kata kerja material

D. Menggunakan kalimat langsung

E. Menggunakan kata sifat

Kunci Jawaban dan Pembahasan

1. B → Pembahasan: Makna peribahasa ” Bagai menimba air dengan keranjang” adalah melakukan pekerjaan yang sia-sia.

2. C → Pembahasan: Ungkapan merahlah muka pada kutipa tersebut bermakna marah.

3. E → Pembahasan: 5 dan 6 merupakan kaidah kebahasaan yang menandaka urutan waktu karena menggunakan penanda maka pada kalimat 5 dan kemudian pada kalimat 6.

4. A → Pembahasan: Pengangkatan merupakankata kerja mental karena bukan makna sebenarnya diangkat namun merupakan aktivitas mental yaitu menempatkan seseorang pada jabatan tertentu.

5. B → Pembahasan: Telah diperintahkan menunjukkan penggunaan waktu lampau yaitu kata telah.

Demikian prediksi contoh soal dan jawaban UTS, UAS modul Bahasa Indonesia Kelas 12, XII SMA, dipelajari yah. Merdeka Belajar!

5/5 – (1 vote)

Apakah Ini Membantu? Follow Dinas.id di aplikasi Google News, KLIK DISINI

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.