Soal Konflik di Eropa, Afrika, dan Amerika Latin

soal konflik di Eropa, Afrika, dan Amerika Latin

Soal Konflik di Eropa, Afrika, dan Amerika Latin – Halo sobat Dinas.id, inilah rekomendasi contoh Soal-soal sejarah kelas 12, XII KD 3.6 SMA Ujian Akhir Semester (UAS), soal Ujian Tengah Semester (UTS) genap, ganjil, gasal. Yuk, pelajari kumpulan contoh soal-soal sesuai kisi-kisi pertanyaan tentang Konflik di Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.

Rangkuman Materi Konflik di Eropa, Afrika, dan Amerika Latin

Untuk memudahkan mengerjakan latihan, silahkan pahami ringkasan materi di bawah ini:

Konflik Bosnia teradi karena dipicu adanya keinginan dari Slobodo Milosevic untuk mendirikan ‘Serbia Raya’, yaitu sebuah negara yang penduduknya hanya dari etnis Erbia. Orang-orang Serbia kemudia melakukan serangan dan pembantaian terhadap orang-orang dari etnis Bosnia dan Kroasia. Konflik ini dapat diredam oleh pasukan keamanan PBB yang melakukan operasi gabungan militer melumpuhkan pasukan Serbia.

Bacaan Lainnya

Kehidupan ekonomi yang ambruk, korupsi, dan pemerintahan rezim Mobutu yang kejam dan buruk telah menimbulkan kekecewaan dan pemberontakan rakyat. Perang terjadi antara pihak rakyat dan pihak pemerintah, yang dalam hal ini pasukan Mobutu. Sementara konflik yang terjadi di Sudah disebabkan karena rasa ketidak adilan dari masyarakat Sudan Selatan kepada pemerintah pusat.

Konflik Somalia lebih dipicu karena persoalan keragaman etnis yang tidak diimbangi dengan persatuan dan keharmonisan rakyatnya. Konflik di Afrika Tengah terjadi karena  merebaknya isu KKN  serta adanya ekspolitasi tambang Berlian oleh presiden mereka sendiri yaitu Bozize. Konflik-konflik ini juga melibatkan masyarakat sipil yang tidak berdosa seperti anak-anak, ibu-ibu, orang-orang tua, dan masyarakat lainnya yang bahkan tidak mengerti sama sekali mengapa terjadinya perang. Penembakan, pengeboman, penyeranga, pembantaian di mana-mana telah menimbulkan kengerian dan trauma yang mendalam pada masyarakat. Hal ini diperparah lagi oleh kondisi ekonomi yang tidak stabil dan bertambah buruk. Kelaparan dan kematian terjadi di mana-mana.

Konflik Columbia diawali oleh adanya emosntrasi para petani local akibat buruknya kondisi pertanian dan pekerja di ladang-ladang tuan tanah. Mereka kemudia mengusung faham sosialis-komunis. Pemerintahan Columbia melakukan penyerangan ke markas milier petani si Columbia Selatan. Kaum petani yang tergabung di dalam FARC kemudia berjuang mendirikan pemerintahan komunis di Columbia. Ketegangan ini terus berlangsung. Konflik di Peru dipicu oleh adanya pembangunan yang tidak merata, kemiskinan, dan lebarnya kesenjangan sosial di kalangan masyarakat. Rakyat yang merasa tidak puas terhadap pemerintah,melakukan pemberontakan menuntut keadilan. Pihak pemberontak ini juga mengusung faham kumunis dna melakukan terror dan penyerangan terhadap para tuan tanah.

BACA JUGA:  Soal Sejarah Kontemporer Runtuhnya Vietnam Selatan

Perbedaan kelas yang mencolok akibat kapitalisme dan liberalism di Venezuela memicu lahirnya Revolusi Bolivarian oleh Presiden Hugo Chaves. Presiden Hugo ingin mendasarkan negara pada faham sosialis. Dukunga Venezuela terhadap FARC menimbulkan protes Columbia. Campur tangan Amerika Serikat terhadap di antara kedua negara ini telah menimbulkan suhu panas konflik semakin tinggi.

Soal Pilihan Ganda

Oke, bacalah petunjuk di bawah ini sebelum menjawab soal!

Pilihlah satu jawaban yang paling benar!

1. Berikut adalah keputusan PBB dalam mengatasi konflik antara India dan Pakistan, kecuali … 

A. Mengembalikan pengungsi.

B. Menyerahkan urusan Kashmir pada SAARC.

C. Membebaskan tahanan politik yang disandera dikamp.

D. India-Pakistan harus menarik pasukannya dari Kasmir.

E. Secepatnya melaksanakan referendum atas status Kashmir.

2. Perhatikan beberapa hal berikut!

1) Perebutan wilayah Yeonpyeong.

2) Adanya kebijakan “Sunshine Policy” Kim Dae Jung.

3) Uji coba nuklir Korea Utara ke Korea Selatan.

4) Perbedaan ideologi.

Yang merupakan sebab konflik antara Korea Utara dan Korea Selatan ditunjukkan oleh nomor… 

A. 1 dan 3.

B. 2 dan 4.

C. 1 dan 2.

D. 2 dan 3.

E. 3 dan 4.

3. PBB semakin intensif terlibat dalam konflik Bosnia karena…

A. Pelanggaran HAM y ang dilakukan Bosnia.

B. Penyerangan pasukan etnis Serbia di zona aman PBB.

C. Penyerangan tentara Bosnia terhadap NATO di Sarajevo.

D. Adanya penolakan kemerdekaan terhadap Bosnia-Herzegovina.

E. Penolakan pemerintahan Bosnia terhadap intervensi UNPROFOR.

BACA JUGA:  Soal Pengaruh Kerajaan-Kerajaan Maritim Pada Masa Islam Bagi Kehidupan Masyarakat Masa Kini

4. Berikut adalah faktor yang menyebabkan negara-negara di Afrika Selatan masih berpotensi memunculkan konflik, kecuali …

A. Rasa kesukuan yang tinggi.

B. Tingginya angka kemiskinan.

C. Lemahnya legitimasi politik penguasa.

D. Rendahnya potensi sumber daya alam di tanah Afrika.

E. Kebijakan pemerintahan yang tidak berpihak pada rakyat.

5. Langkah awal Presiden Chaves dalam menentang liberalisme adalah …

a. Mendirikan pangkalan militer.

b. Memutuskan hubungan diplomatik dengan Kolombia.

c. Mengintegrasikan kawasan Amerika Latin dan Karibia ke dalam sebuah blok regional berbasis sosialisme.

d. Memberikan dukungan tertutup kepada Fuerzas Armadas Revolucionaries de Colombia (FARC) di Kolombia.

e. Melakukan proses nasionalisasi terhadap perusahaan swasta yang memiliki saham terbesar di bidang perminyakan.

Kunci Jawaban dan Pembahasan

  1. B → Pembahasan: Isi Resolusi PBB 21 April 1948 berisi: (1) Menambah dua anggota baru UNCIP, yaitu Kolumbia dan Cekoslovakia, (2) India dan Pakistan harus menarik pasukannya dari Kashmir, (3) Kedua negara harus menghentikan perang, (4) Mengembalikan pengungsi, (5) membebaskan tahanan politik, dan (6) secepatnya melaksanakan referendum atas status Kashmir.
  2. A → Pembahasan: Sebab-sebab konflik antara dua Korea: (1) Perebutan wilayah perbatasan di Yeonpyeong, (2) Korea Selatan melakukan latihan militer di daerah sengketa, (3) Korea Utara melakukan ujicoba nuklir ke wilayah Korea Selatan.
  3. B → Pembahasan: PBB semakin intensif terlibat dalam konflik Bosnia karena penyerangan pasukan etnis Serbia di zona-zona aman PBB.
  4. D → Pembahasan: Faktor-faktor yang menyebabkan negara-negara di Afrika Selatan masih berpotensi memunculkan konflik, antara lain: Rasa kesukuan yang tinggi, tingginya angka kemiskinan, Lemahnya legitimasi politik penguasa, Kebijakan pemerintahan yang tidak berpihak pada rakyat.
  5. E → Pembahasan: Langkah awal Presiden Chaves dalam menentang liberalisme adalah melakukan proses nasionalisasi terhadap perusahaan swasta yang memiliki saham terbesar di bidang perminyakan.

Demikian prediksi soal dan jawaban UTS, UAS modul sejarah Kelas 12, XII SMA yang bisa kami sajikan, disimak secara saksama yah. Merdeka Belajar!

5/5 – (1 vote)

Apakah Ini Membantu? Follow Dinas.id di aplikasi Google News, KLIK DISINI

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.