Soal Konsep Dasar Kegawatdaruratan Maternal Neonatal

soal konsep dasar kegawatdaruratan maternal neonatal

Soal Konsep Dasar Kegawatdaruratan Maternal Neonatal – Halo sobat Bidan Indonesia, inilah rekomendasi contoh soal UAS, UTS mahasiswa D3, D4, S1 dan profesi jurusan kebidanan. Dipelajari yuk, kumpulan contoh soal-soal sesuai kisi-kisi yang sering muncul tentang materi konsep dasar kegawatdaruratan maternal neonatal.

Soal dan Kunci Jawaban Konsep Dasar Kegawatdaruratan Maternal Neonatal

Untuk memudahkan mengerjakan latihan, silahkan pahami ringkasan materi di bawah ini:

Kegawatdaruratan adalah kejadian yang tidak diduga atau terjadi secara tiba-tiba, seringkali merupakan kejadian yang berbahaya. Sedangkan kegawatdaruratan obstetri adalah kondisi kesehatan yang mengancam jiwa yang terjadi dalam kehamilan atau selama dan sesudah persalinan dan kelahiran.

Read More

Kegawatdaruratan neonatal adalah situasi yang membutuhkan evaluasi dan manajemen yang tepat pada bayi baru lahir yang sakit kritis (≤ usia 28 hari) membutuhkan pengetahuan yang dalam mengenali perubahan psikologis dan kondisi patologis yang mengancam jiwa yang bisa saja timbul sewaktu-waktu.

Tindakan pertolongan harus dilakukan secara sistematis dengan menempatkan prioritas pada fungsi vital sesuai dengan urutan ABC, yaitu: A (Air Way) , B (Breathing) dan C (Circulation).

Cara mencegah terjadinya kegawat daruratan adalah dengan melakukan perencanaan yang baik, mengikuti panduan yang baik dan melakukan pemantauan yang terus menerus terhadap ibu/klien.

Apabila terjadi kegawatdaruratan, anggota tim seharusnya mengetahui peran mereka dan bagaimana team seharusnya berfungsi untuk berespon terhadap kegawatdaruratan secara paling efektif.

Bidan seharusnya tetap tenang, jangan panik, jangan membiarkan ibu sendirian tanpa penjaga/penunggu. Bila tidak ada petugas lain, berteriaklah untuk meminta bantuan. Jika ibu tidak sadar, lakukan pengkajian jalan nafas, pernafasan dan sirkulasi dengan cepat.

Jika dicurigai adanya syok, mulai segera tindakan membaringan ibu miring ke kiri dengan bagian kaki ditinggikan, longgarkan pakaian yang ketat seperti BH/Bra. Ajak bicara ibu/klien dan bantu ibu/klien untuk tetap tenang. Lakukan pemeriksaan dengan cepat meliputi tanda tanda vital, warna kulit dan perdarahan yang keluar.

Dalam kegawatdaruratan peran anda sebagai bidan antara lain:

  1. Melakukan pengenalan segera kondisi gawat darurat
  2. Stabilisasi klien (ibu), dengan oksigen, terapi cairan, dan medikamentosa
  3. Ditempat kerja, menyiapkan sarana dan prasarana di kamar bersalin
  4. Memiliki ketrampilan klinik

Soal Pilihan Ganda

Oke, bacalah petunjuk di bawah ini sebelum menjawab soal!

Jawablah pertanyaan berikut dengan memilih satu jawaban paling benar!

1) Pengertian kegawatdaruratan menurut Dorlan adalah…

A. Kasus obstetri yang apabila tidak segera ditangani akan berakibat kematian ibu dan janinnya

B. Kejadian yang tidak diduga atau terjadi secara tiba-tiba, seringkali merupakan kejadian yang berbahaya

C. Kondisi kesehatan yang mengancam jiwa yang terjadi dalam kehamilan atau selama dan sesudah persalinan dan kelahiran

D. Situasi yang membutuhkan evaluasi dan manajemen yang tepat pada bayi baru lahir yang sakit kritis (≤usia 28 hari).

E. Situasi serius dan kadang kala berbahaya yang terjadi secara tiba-tiba dan tidak terduga dan membutuhkan tindakan segera guna menyelamatkan jiwa/nyawa

2) Ukuran keberhasilan dari suatu pertolongan kasus gawat darurat adalah…

A. Pelayanan yang tepat

B. Respon time penolong

C. Pasien tidak meninggal

D. Penentuan diagnosis tepat

E. Upaya pertolongan tepat dan cepat

3) Upaya pertolongan harus secara sistematis dan memperhatikan prinsip ABC, yang pertama harus dilakukan oleh penolong adalah…

A. Memasang infuse

B. Memberikan oksigen

C. Mengevaluasi perdarahan

D. Membersihkan jalan nafas

E. Mengobservasi tanda vital

4) Cara mencegah terjadinya kegawatdaruratan…

A. Bidan tidak boleh panik

B. Bidan segera berteriak minta tolong

C. Bidan segera melakukan pengkajian

D. Bidan mengetahui cara menolong kegawatdaruratan

E. Bidan melakukan pemantauan secara terus menerus

5) Yang dimaksud dengan respon time petugas adalah…

A. Lama waktu sampai di tempat rujukan

B. Lama waktu untuk mengambil keputusan

C. Lama waktu untuk menyelesaikan administrasi

D. Lama waktu untuk mencari kendaraan rujukan

E. Lama waktu menunggu untuk mendapat penanganan

6) Prioritas utama yang dilakukan bidan didaerah dalam usaha menurunkan kematian ibu terutama dalam kegawatdaruratan adalah…

A. Rujukan kasus

B. Pengenalan kasus dengan segera

C. Penanganan kasus di tempat rujukan

D. Pengambilan keputusan untuk merujuk

E. Pengiriman kembali pasien ketempat pengirim

7) Upaya stabilisasi klien dapat dilakukan dengan…

A. Menyiapkan radient warmer

B. Menggunakan alat pelindung diri

C. Menjamin kelancaran jalan nafas

D. Menyiapkan obat-obatan emergensi

E. Menyiapkan alat resusitasi kit untuk ibu dan bayi

8) Yang termasuk tindakan pertolongan kegawatdaruratan dengan mengupayakan breathing adalah…

A. Memasang infuse

B. Memberikan oksigen

C. Mengatur posisi pasien

D. Mengukur tekanan darah

E. Membersihkan lendir dari jalan nafas

9) Yang termasuk upaya menjamin circulation adalah …

A. Memasang infuse

B. Memberikan oksigen

C. Mengatur posisi pasien

D. Mengukur tekanan darah

E. Membersihkan lendir dari jalan nafas

10) Yang harus ditanyakan apabila terdapat perdarahan pervaginam…

A. Apakah ibu sedang hamil

B. Apakah terdapat wheezing

C. Apakah nyeri saat berkemih

D. Apakah keluar cairan purulen

E. Apakah terdapat gawat nafas

Kunci Jawaban

  1. B
  2. B
  3. D
  4. E
  5. E
  6. B
  7. C
  8. B
  9. D
  10. A

Penjelasan kunci jawaban

Ny. A umur 23 tahun datang ke BPM hamil pertama kali mengeluh mengeluarkan darah flek-flek dari jalan lahir sejak 2 hari yang lalu. Hasil pemeriksaan, TFU 3 jari atas symphisis. Inspekulo keluar darah dari OUE tidak ada pembukaan.

1. Pada Ny.A dimungkinkan ibu hamil apabila didapatkan hasil :

Jawaban C : alasan adanya amenore dan TFU sesuai dengan usia kandungannya, walaupun ada flek darah tidak ada pembukaan dari ostium uternum ekternal (OUE) jadi dimungkinan itu adalah pseudo menstruasi (menstruasi palsu).

2. Diagnosa kasus Ny. A….

Jawaban B : alasan adanya amenore dan TFU sesuai dengan usia kandungannya, walaupun ada flek darah tidak ada pembukaan dari ostium uternum ekternal (OUE) jadi dimungkinan adanya ancaman terjadi kegagalan kehamilan.

Dua minggu kemudian Ny. A datang lagi ke BPM belum mengeluarkan jaringan, perut mules, hasil pemeriksaan TD 110/60 mmHg. Nadi 90 x/menit, terjadi perdarahan bergumpal.

3. Diagnosa Ny. A sekarang …

Jawaban A :  pasien datang lagi dengan keluhan perdarahan bergumpal, perut mules namun tidak ada jaringan yang keluar sehingga kehamilan tidak dapat dipertahnkan.

4. Rasa nyeri yang kuat pada Ny.A , ini disebabkan karena adanya …

Jawaban B :  kehamilan tidak dapat dipertahankan dan hasil konsepsi masih belum keluar yang merangsang adanya peningkatan kontraksi Rahim.

Saat Ny.A dirujuk ke RS, terdapat jaringan bercampur gumpalan darah. Saat tiba ditempat rujukan ternyata didapat OUE sudah membuka dan teraba sisa jaringan. Perdarahan belum berhenti.

5. Ny.A sekarang mengalami …

Jawaban D :  perdarahan yang keluar terdapat jaringan dan OUE sudah membuka dan teraba sisa jaringan. Perdarahan belum berhenti.

6. Terjadinya perdarahan yang banyak pada Ny. A disebabkana karena …

Jawaban C : Masih ada sebagian jaringan dalam uterus yang menimbulkan peningkatan kontraski uterus.

Ny. S umur 26 tahun datang ke BPM. Hasil pemeriksaan TD 140/90 mmHg.

7. Kemungkinan diagnosa ny. S adalah…

Jawab B : ibu mengatakan hamil 3 bulan, perdarahan sedikit, mengeluh mual, muntah, 4-5 kali sehari dan TFU 3 jari di bawah pusat yang seharusnya 3 jari diatas simpfisis.

8. Terjadinya pembesaran uterus yang tidak sesuai dengan usia kehamilan, disebabkan karena …

Jawaban A : Dalam cavum uteri tidak terjadi organogenesis namun terisi jaringan seperti rangkaian buah anggur dan tumbuh pesat.

Ny. Tina datang ke BPM, saat ini ibu mengalami …

9. Kemungkinan diagnosa ny. Tina adalah….

Jawaban C : ibu mengatakan terlambat haid 1 bulan, dengan keluhan mual dan muntah terutama pagi hari, hasil PPT (+) dan merasakan nyeri pada perut bagian bawah dan nyeri dirasa ibu semakin kuat, namun tidak ada bercak darah.

10. Nyeri pada perut bagian bawah dan dirasa ibu semakin kuat disebabkan karena …

Jawaban C : adanya ruptur diluar rahim utama pada daerah implantasi yang tidak memungkinkan untuk mengikuti pembesaran dari hasil konsepsi.

SIMAK JUGA!

Demikian kumpulan prediksi soal dan jawaban UTS, UAS mahasiswa D3, D4, S1 dan profesi jurusan kebidanan yang bisa kami sajikan, jangan lupa untuk menyimak soal-soal lainnya. Bidan Hebat!

5/5 – (1 vote)

Yuk, Kami juga Ada di Google News, KLIK DISINI!

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *