Soal Perlawanan Terhadap Persekutuan Dagang

soal perlawanan terhadap persekutuan dagang

Soal Perlawanan Terhadap Persekutuan Dagang – Halo sobat Dinas.id, inilah rekomendasi contoh soal-soal IPS kelas 8, VIII SMP sebagai bahan Ujian Akhir Semester (UAS), soal Ujian Tengah Semester (UTS) genap, ganjil, gasal. Yuk, pelajari kumpulan contoh soal-soal sesuai kisi-kisi pertanyaan tentang perlawanan terhadap persekutuan dagang.

Perlu diketahui bahwa soal-soal berasal dari Modul PJJ Mata Pelajaran IPS Kelas VIII Semester Genap Jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Jadi, sangat cocok dijadikan bahan melatih pemahaman peserta didik sekalian.

* (Di akhir pos ada jawabannya yah).

Bacaan Lainnya

Rangkuman Materi Perlawanan Terhadap Persekutuan Dagang

Untuk memudahkan mengerjakan latihan, silahkan pahami ringkasan materi di bawah ini:

Pada masa lalu Indonesia hanya dianggap sebuah propinsi saja oleh Belanda, dan kekayaan Indonesia hanya dikuras untuk memakmurkan negara Belanda. Tentu saja hal itu membuat rakyat Indonesia melakukan berbagai perlawanan.

Soal Latihan

Oke, bacalah petunjuk di bawah ini sebelum menjawab soal!

Berikan jawaban terbaik dari pertanyaan di bawah ini dengan benar!

1. Perjanjian Bongaya merupakan perjanjian antara Sultan Hasanudin dengan VOC. Apa isi perjajian Bongaya tersebut?

2. Mengapa serangan pertama Sultan Agung Mataram ke Batavia mengalami kegagalan?

3. Hal-hal apakah yang menjadi latar belakang terjadinya perang Diponegoro?

4. Mengapa Belanda menggunakan politik adu domba dalam menundukan rakyat Aceh?

5. Apa yang dimaksud dengan hak tawan karang?

Jawaban dan Pembahasan

1. → Pembahasan:

BACA JUGA:  Soal Ancaman Pemberontakan PKI Madiun 1948 dan Gerakan 30 September 1965

Isi perjanjian Bongaya:

  • Belanda memperoleh monopoli dagang rempah-rempah di Makassar.
  • Belanda mendirikan benteng pertahanan di Makassar.
  • Makassar harus melepaskan daerah kekuasaannya berupa daerah diluar Makassar
  • Aru Palaka diakui sebagai Raja Bone.

2. → Pembahasan:

Serangan pertama Sultan Agung ke Batavia mengalami kegagalandikarenakan:

  • Kurangnya perbekalan dan cadangan makanan
  • Mataram kurang matang dalam memperhitungkan medan pertempuran
  • Persenjataan Belanda lebih modern dibandingkan senjata tentara Mataram.

3. → Pembahasan:

Latar belakang perang Diponegoro

  • Kegelisahan dan penderitaan rakyat akibat penindasan yang dilakukan oleh pemerintah Hindia Belanda
  • Campur tangan pemerintah Hindia Belanda dalam urusan Keraton Jogjakarta
  • Pajak-pajak yang diterapkan pemerintah Hindia Belanda dan kebijakan ekonomi lainnya yang menjadi sumber penderitaan rakyat
  • Perselisihan antara pengikut Pangeran Diponegoro marah dan mencabut patok-patok yang dipasangi di tanah leluhur Diponegoro oleh Belanda.

4. → Pembahasan: Belanda menggunakan taktik adu domba dalam menundukan rakyat Aceh dikarenakan Belanda mengalami kesulitan dan kekalahan secara fisik dalam menghadapi serangan rakyat Aceh yang sangat gigih dan berani. Selain itu semangat jihad (perang membela agama Islam) menjadikekuatan tersendiri bagi rakyat Aceh dalam menghadapi Belanda yang oleh Belanda tidak bisa mengalahkannya.

5. → Pembahasan: Hak Tawan Karang yaitu hak yang menyatakan bahwa setiap kapal yang kandas di perairan Bali menjadi hak milik penguasa di daerah setempat.

Demikian prediksi soal dan jawaban UTS, UAS Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Kelas 8, VIII SMP yang bisa kami sajikan, disimak secara saksama yah. Merdeka Belajar!

5/5 – (1 vote)

Apakah Ini Membantu? Follow Dinas.id di aplikasi Google News, KLIK DISINI

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.