Soal Ragam Informasi sebagai Bahan Teks Editorial

soal ragam informasi sebagai bahan teks editorial

Soal Ragam Informasi sebagai Bahan Teks Editorial – Halo adik-adik, kali ini mimin dinas.id akan memberikan rekomendasi kumpulan contoh soal-soal Bahasa Indonesia kelas 12, XII KD 3.5 SMA untuk UAS, UTS semester genap, ganjil, gasal. Tentunya, sesuai kisi-kisi pertanyaan tentang ragam informasi sebagai bahan teks editorial.

Rangkuman Materi Ragam Informasi sebagai Bahan Teks Editorial

Untuk memudahkan mengerjakan latihan, silahkan pahami ringkasan materi di bawah ini:

Teks editorial memiliki tiga struktur yaitu Pernyataan Pendapat (tesis), Argumentasi, dan Penegasan Pendapat.

Bacaan Lainnya
  1. Pernyataan Pendapat (tesis), berisi pendapat penulis tentang masalah yang di lihat.
  2. Argumentasi, bukti yang digunakan untuk memperkuat pendapatnya berupa hasil penelitian, atau fakta – fakta yang bisa dipercaya. dan
  3. Penegasan Pendapat, menguatkan kembali pendapat yang telah disimpulkan.

Latihan Soal

Oke, bacalah petunjuk di bawah ini sebelum menjawab soal!

Berikan jawaban yang paling benar!

Bacalah teks editorial berikut:

PASAR GEDE MENDADAK MENJADI STUDIO FOTO

Bola lampion merah mulai menghiasi area sekitar Pasar Gede Hardjonagara, selasa (10/1) sejak 15 hari lalu berderet lampion Solo Imlek Festival (SIF) 2568/2017 di pasang berhadap. Festival lampion merupakan pesta sebelum perayaan hari imlek yang setiap tahunnya menjadi pemantik event tahun demi tahun. Seperti tahun sebelumnya, gapura besar yang menandai pusat perayaan Tahun Baru Imlek di Kota Bengawan tersebut juga telah berdiri. 2017 ini perhelatan SIF di mulai pada 17 januari.

Saat itu, 5000 lampion yang melayang di atas jalanan dari ujung Gladak hingga simpang empat Warung Pelem atau Melawai di mulai di nyalakan. Pancaran lampu yang apik di pastikan bakal menjadi latar belakang foto menarik. Tahun Baru Imlek di Solo selalu menjadi nuansa berbeda di bandingkan kota lainnya.

BACA JUGA:  Soal Struktur Teks Anekdot

Gelaran festival itu menjadi magnet yang memikat pengunjung, dimulai pada 21 Januari. Grebeg Sudiro adalah perayaan perpaduan dari masyarakat Tionghoa – Jawa yang ditandai arak-arakan gunungan. Pawai dimulai dari kampung Sudiro Prajan yang merupakan kawasan tempat tinggal para keturunan Tionghoa, lalu berakhir di depan Klenteng Tien Kok Sie atau di depan Pasar Gede.

Namun, dengan demikian tidak hanya bola lampion yang disajikan untuk dinikmati keindahannya, melainkan ada berbagai aneka Kuliner Tradisional dan Kesenian Tradisional yang digelar di Pasar Gede di antai II. ”Selain bola lampion patung 12 zodiak Tionghoa tetap dihadirkan disepanjang koridor Jendral Sudirman, ditambah enam lampion ayam sesuai shio tahun ini yakni Ayam Api, Patung Panda, dan Dewa Uang”.

Seluruh perayaan tersebut bakal ditutup dengan lampion terbang dan pesta kembang api pada 27 Januari malam dan area Pasar Gede menjadi Car Free Night (CFN). Selang sepekan kemudian atau pada 5 Februari akan digelar pemecahan Rekor Muri Kaligrafi Aksara Jawa dikain sepanjang 500 m. Lalu pada 11 februari akan digelar perayaan Cap Gomeh dengan kirap Tiong Barongsai. Barongsai Tripusaka yang dimulai dari Klenteng Coyudan, barongsai Macan Putih yang dimulai di Klenteng Tiong Kok Sie.

Selain event tersebut ada pula wisata Susur Kali Pepe dengan menumpang prahu hias Tradisional. Perahu yang hanya beroperasi setahun sekali itu bakal menempuh rute sepanjang 300 m, pengunjung bakal disuguhi taburan lampion yang ditata rapi disepanjang bantaran hingga melintang di atas aliran sungai. Rangkaian acara tersebut dapat dijadikan Agenda Liburan Awal Tahun ini. (Jawa Pos, 2020)

BACA JUGA:  Soal Permasalahan dan Argumentasi dalam Teks Eksposisi

Pertanyaan:

1. Berdasarkan teks tersebut, apakah Sikap atau Pandangan Media?

2. Apakah dukungan yang disampaikan memalui editorial itu?

3. Apakah saran media tentang Permasalahan Berupa Saran atau Rekomendasi ?

4. Tulislah kalimat yang berisi fakta dalam editorial di atas!

Kunci Jawaban dan Pembahasan

1. Perayaan hari Imlek merupakan penarik wisatawan dan membuat kawasan tempat perayaan menjadi latar stodio yang menarik.

→ Pembahasan: Pandangan media merupakan cara  berpikir media terhadap artikel yang dibahas. Artikel tersebut berpandangan terhadap perayaan  hari Imlek yang dapat menjadi daya tarik  wisatawan dijelaskan pada opini yang dikemukakan pada editorial.

2. Media itu sangat mendukung dan menyambut baik karena perayaan itu dapat menjalin keakraban di antara warga agama dan latar belakang daerah tersebut.

→ Pembahasan: Isi teks editorial merupakan pandangan atau tanggapan dari penulisnya mengenai isu aktual yang sedang terjadi atau mendapat banyak perhatian dari masyarakat.

3. Acara itu dapat diagendakan setiap liburan awal tahun

→ Pembahasan: Editorial memuat saran yang disampaikan kepada pihak yang terkait, sehingga dapat lebih bermanfaat.

4. Bola lampion merah mulai menghiasi area sekitar Pasar Gede Hardjonagara, selasa (10/1) sejak 15 hari lalu berderet lampion Solo Imlek Festival (SIF) 2568/2017 di pasang berhadap.

→ Pembahasan: Fakta merupakan pernyataan yang berisi data-data yang dapat dipercaya kebenarannya seperti peristiwa perayaan hari Imlek dalam editorial tersebut.

Demikian prediksi contoh soal dan jawaban UTS, UAS modul Bahasa Indonesia kelas 12, XII SMA, dipelajari yah. Merdeka Belajar!

5/5 – (1 vote)

Apakah Ini Membantu? Follow Dinas.id di aplikasi Google News, KLIK DISINI

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.