Soal Konsep Polymerase Chain Reaction (PCR)

soal konsep polymerase chain reaction

Soal Konsep Polymerase Chain Reaction (PCR) – Halo sobat Dinas.id, inilah rekomendasi contoh soal UAS, UTS mahasiswa D3, D4 jurusan TLM atau Teknologi Laboratorium Medis (Analis Kesehatan). Yuk, pelajari kumpulan contoh soal-soal sesuai kisi-kisi yang sering muncul tentang materi Konsep Polymerase Chain Reaction (PCR).

Soal dan Konsep Polymerase Chain Reaction (PCR)

Untuk memudahkan mengerjakan latihan, silahkan pahami ringkasan materi di bawah ini:

Reaksi polimerase berantai atau dikenal sebagai Polymerase Chain Reaction (PCR) merupakan suatu teknik atau metode perbanyakan (replikasi) DNA secara enzimatik tanpa menggunakan organisme. Dengan teknik ini, DNA dapat dihasilkan dalamjumlah besar dengan waktu relatif singkat sehingga memudahkan berbagai teknik lain yang menggunakan DNA.Teknik ini mulai dirintis kembali oleh Kary Mullis pada tahun 1983 dan mulai dikembangkan pada tahun 1985. Kary Mullis memperoleh hadiah Nobel pada tahun 1993 berkat temuannya tersebut.

Read More

Berdasarkan pengertian PCR menurut beberapa referensi di atas intinya PCR merupakan suatu teknik atau metode atau cara perbanyakan (replikasi/ amplifikasi) fragmen DNA secara enzimatik tanpa menggunakan organisme atau secara in vitro, yang melibatkan beberapa tahap yang berulang (siklus) dan pada setiap siklus terjadi duplikasi jumlah target DNA untai gandasampai jutaan kopi fragmen DNA.

Prinsip dasar PCR adalah proses siklus yang berulang meliputi denaturasi, annealing dan ekstensi oleh enzim DNA polimerase. Denaturasi merupakan proses untuk membuka ikatan untai ganda DNA (dsDNA) sehingga terjadi pemisahan untai ganda DNA menjadi untai tunggal DNA (ssDNA). Annealing merupakan proses penempelan primer pada daerah tertentu dari target DNA. Ekstensi merupakan proses pemanjangan primer oleh enzim DNA polimerase.

Pada proses PCR diperlukan empat komponen utama yang terdiri dari: (1) DNA cetakan (template) yang merupakan fragmen DNA yanga akan dilipatgandakan, (2) oligonukleotida primer spesifik yaitu suatu sekuen oligonukleotida pendek (15-25 basa nukleotida) yang digunakan untuk mengawali sintesis rantai DNA, (3) deoksiribonukleotida trifosfat (dNTP) terdiri atas dATP, dCTP, dGTP, dTTP dan (4) enzim DNA polimerase yaitu enzim yang melakukan katalisi reaksi sintesis rantai DNA. yang thermostabil. Adapun komponen lain yang juga penting adalah senyawa buffer PCR, ion Mg 2+,  danthermal cycler(mesin PCR).

Soal Pilihan Ganda

Oke, bacalah petunjuk di bawah ini sebelum menjawab soal!

Jawablah pertanyaan berikut dengan memilih satu jawaban paling benar!

1) Amplifikasi rangkaian DNA target untuk memperoleh rangkaian tersebut dalam jumlah yang besar dapat dicapai dengan menggunakan:

A. PCR

B. b.FISH

C. Northen blot

D. Western blot

2) Kelebihan teknik PCR (Polymerase Chain Reaction), di antaranya spesifisitas, sensitivitas dan:

A. validitas

B. afinitas

C. aviditas

D. ketepatan (fidelitas)

3) Prinsip dasar PCR adalah proses siklus yang berulang meliputi tahapan:

A. annealing, denaturasi dan ekstensi

B. denaturasi, annealing dan ekstensi

C. ekstensi, denaturasi dan annealing

D. denaturasi, ekstensi dan annealing

4) Komponen utama pada proses PCR adalah sebagai berikut, kecuali….

A. DNA template

B. dNTP

C. deion

D. DNA polymerase

5) Di antara komponen utama dalam melakukan pemeriksaan PCR yang berfungsi sebagai pembatas fragmen DNA target yang akan diamplifikasi dan sekaligus menyediakan gugus hidroksi (-OH) pada ujung 3’ yang diperlukan untuk proses eksistensi DNA adalah:

A. dNTPs

B. cetakan DNA

C. primer oligonukleotida

D. enzim Taq DNA polymerase

6) Tahapan PCR dimana primer menempel pada sekuen komplementernya pada DNA target disebut….

A. denaturasi

B. annealing

C. elongasi

D. isolasi

7) Enzim yang berfungsi mengkatalisis reaksi sintesis rantai DNA adalah….

A. restriksi

B. DNA polimerase

C. DNase

D. ligase

8) Kemampuan suatu enzim polimerase untuk menggabungkan nukleotida dengan suatu primer secara terus-menerus tanpa terdisosiasi dari komplek primer DNA cetakan disebut….

A. prosesivitas

B. sensitivitas

C. spesifisitas

D. afinitas

9) Komponen lain yang juga penting dalam proses PCR adalah ion Mg2+, yang berasal dari MgCl2. Fungsi MgCl2 dalam proses PCR ialah….

A. menyediakan gugus hidroksi (-OH) pada ujung 3’ yang diperlukan untuk proses eksistensi DNA

B. sebagai cetakan untuk pembentukan molekul DNA baru yang sama

C. sebagai building block DNA yang diperlukan dalam proses ekstensi DNA

D. bertindak sebagai kofaktor yang berfungsi menstimulasi aktivitas DNA polymerase

10) Pengenalan (annealing) suatu primer terhadap DNA target tergantung pada faktor berikut ini, kecuali….

A. panjang untai

B. banyaknya kandungan GC

C. konsentrasi dNTP

D. konsentrasi primer

Kunci Jawaban

  1. A
  2. D
  3. B
  4. C
  5. C
  6. B
  7. B
  8. A
  9. D
  10. C

SIMAK JUGA!

Demikian prediksi soal dan jawaban UTS, UAS mahasiswa D3, D4 jurusan TLM atau teknologi laboratorium Medis (Analis Kesehatan) yang bisa kami sajikan, disimak secara saksama yah. Sanitasi Hebat!

5/5 – (1 vote)

Yuk, Kami juga Ada di Google News, KLIK DISINI!

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *