Soal Pancasila Sebagai Suatu Sistem Filsafat

soal pancasila sebagai suatu sistem filsafat

Soal Pancasila Sebagai Suatu Sistem Filsafat – Halo sobat Dinas.id, inilah rekomendasi contoh soal UAS, UTS Kewarganegaraan. Yuk, pelajari kumpulan contoh soal-soal sesuai kisi-kisi yang sering muncul tentang materi Pancasila sebagai suatu sistem filsafat.

Soal dan Kunci Jawaban Pancasila Sebagai Suatu Sistem Filsafat

Untuk memudahkan mengerjakan latihan, silahkan pahami ringkasan materi di bawah ini:

Secara filosofis, Pancasila memiliki kedudukan dan fungsi yang sangat strategis sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia. Sebagai dasar negara Republik Indonesia, Pancasila menjadi landasan dalam penyelenggaraan dan pengaturan sistem ketatanegaraan di negara Indonesia, sedang sebagai pandangan hidup Pancasila sebagai pedoman tingkah laku dan pedoman hidup (way of life) bangsa Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Read More

Pancasila sebagai filsafat hidup bangsa Indonesia telah menuntun bangsa Indonesia menjadi bangsa yang besar sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Nilai-nilai luhur yang terkandung di dalam Pancasila menjadi ciri dan jati diri bangsa Indonesia yang dikenal sebagai bangsa berbudi pekerti yang luhur, bangsa yang ramah dan santun, bangsa yang mengedepankan nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong, bangsa yang sangat toleran dan bangsa yang cinta perdamaian.

Pancasila sebagai sistem filsafat pada hakekatnya mengadung arti bahwa sila-sila Pancasila merupakan suatu kesatuan yang utuh, sistematis, komphensip, dan runtut (konsisten dan koheren). Utuh mengandung makna bahwa sila-sila Pancasila tidak dapat dipisah-pisahkan satu sama lain karena hilang satu sila maka sila-sila Pancasila yang lain akan kehilangan maknanya. Sistematis mengandung arti bahwa sila-sila Pancasila tersusun secara hirarkhis dan bersistem. Masing-masing sila memiliki isi dan luas yang tersusun secara hirakhis dan sistematis.

Komprehensip mengadung arti bahwa sila-sila Pancasila hanya dapat dipahami dan dimaknai secara menyeluruh (komperehensip). Memahami dan memaknai sila-sila Pancasila tidak dapat dilakukan melalui perenungan yang bersifat parsial dari masing-masing sila. Masing-masing sila-sila Pancasila esensinya satu sama lain saling kait mengkait secara fungsional dan interaktif. Runtut (konsisten dan koheren) mengandung arti bahwa sila-sila Pancasila merupakan satu kesatuan yang konsisten dan tidak saling bertentangan.

Pancasila sebagai ideologi negara dijadikan sebagai pedoman tingkah laku masyarakat dan bangsa serta negara Indonesia untuk menggapai tujuan dan cita-cita nasional, sebagaimana tercantum di dalam alinea IV Pembukaan UUD 1945.

Dalam konteks ini pula, bahwa Pancasila sebagai ideologi negara dalam implementasinya dapat memberikan landasan moral penyelenggaraan dan pengaturan negara, selain di dalam diri Pancasila terkandung nilai-nilai normatif dan bersifat imperatif.

Pancasila sebagai ideologi yang dinamis harus selalu menempatkan diri dan beradaptasi terhadap perubahan yang sangat cepat yang dialami masyarakat, baik sebagai warga masyarakat Indonesia maupun warga masyarakat dunia. Pancasila sebagai idelogi dinamis dan sebagai landasan filsafati menurut Koento Wibisono (1998) memiliki dan terlekat unsur-unsur yang bersifat realitas, idealitas, dan fleksibilitas.

Soal Pilihan Ganda

Oke, bacalah petunjuk di bawah ini sebelum menjawab soal!

Jawablah pertanyaan berikut dengan memilih satu jawaban paling benar!

1. Pancasila sudah sejak dahulu kala berurat berakar pada sosio-budaya bangsa Indonesia, dalam konteks ini, kedudukan Pancasila ditempatkan sebagai:

a. Kepribadian bangsa Indonesia

b. Dasar negara Republik Indonesia

c. Pandangan hidup bangsa

d. Sumber tertib hukum negara

2. Pancasila menjadi landasan dalam penyelenggaraan dan pengaturan sistem ketatanegaraan di negara Indonesia, dalam konteks ini, kedudukan Pancasila ditempatkan sebagai:

a. Kepribadian bangsa Indonesia

b. Dasar negara Republik Indonesia

c. Pandangan hidup bangsa

d. Sumber tertib hukum negara

3. Hidup Pancasila sebagai pedoman tingkah laku dan pedoman hidup (way of life) bangsa Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, dalam konteks ini Pancasila ditempatkan sebagai:

a. Kepribadian bangsa Indonesia

b. Dasar negara Republik Indonesia

c. Pandangan hidup bangsa

d. Sumber tertib hukum negara

4. Sila-sila Pancasila tidak dapat dipisah-pisahkan satu sama lain karena hilang satu sila maka sila-sila Pancasila yang lain akan kehilangan maknanya. Kalimat ini mengandung arti:

a. Pancasila merupakan suatu kesatuan yang komprehensif

b. Pancasila sebagai suatu kesatuan yang sistematis

c. Pancasila sebagai suatu kesatuan yang utuh

d. Pancasila sebagai suatu kesatuan yang runtut (konsisten dan koheren)

5. Sila-sila Pancasila tersusun secara hirarkhis dan bersistem. Masing-masing sila memiliki isi dan luas yang tersusun secara hirakhis dan sistematis. kalimat ini mengandung arti:

a. Pancasila merupakan suatu kesatuan yang komprehensif

b. Pancasila sebagai suatu kesatuan yang sistematis

c. Pancasila sebagai suatu kesatuan yang utuh

d. Pancasila sebagai suatu kesatuan yang runtut (konsisten dan koheren)

6. Sila-sila Pancasila hanya dapat dipahami dan dimaknai secara menyeluruh. Kalimat ini mengandung arti:

a. Pancasila merupakan suatu kesatuan yang komprehensif

b. Pancasila sebagai suatu kesatuan yang sistematis

c. Pancasila sebagai suatu kesatuan yang utuh

d. Pancasila sebagai suatu kesatuan yang runtut (konsisten dan koheren)

7. Sila-sila Pancasila merupakan satu kesatuan yang konsisten dan tidak saling bertentangan. Kalimat ini mengandung arti:

a. Pancasila merupakan suatu kesatuan yang komprehensif

b. Pancasila sebagai suatu kesatuan yang sistematis

c. Pancasila sebagai suatu kesatuan yang utuh

d. Pancasila sebagai suatu kesatuan yang runtut (konsisten dan koheren)

8. Nilai-nilai Pancasila mengadung nilai-nilai normatif dan bersifat imperatif menempatkan kedudukan Pancasila sebagai:

a. Kepribadian bangsa Indonesia

b. Dasar negara republik Indonesia

c. Pandangan hidup bangsa

d. Sumber tertib hukum negara

9. Nilai-nilai luhur yang terkandung di dalam diri Pancasila mencerminkan kenyataan objektif yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat. Hal ini merupakan unsur yang melekat pada Pancasila yang bersifat:

a. Idealitas

b. Realitas

c. Fleksibilitas

d. Kontinuitas

10. Konsep filsafati Pancasila terbuka bagi tafsir-tafsir baru sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan zaman. Hal ini merupakan unsur yang melekat pada Pancasila yang bersifat:

a. Idealitas

b. Realitas

c. Fleksibilitas

d. Kontinuitas

Kunci Jawaban

  1. A
  2. B
  3. C
  4. C
  5. B
  6. A
  7. D
  8. B
  9. B
  10. C

Demikian prediksi soal dan jawaban UTS, UAS mata pelajaran Kewarganegaraan yang bisa kami sajikan, disimak secara saksama yah. Terima Kasih!

5/5 – (2 votes)

Yuk, Kami juga Ada di Google News, KLIK DISINI!

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *