Soal Pengukuran Massa Jaringan

soal pengukuran massa jaringan

Soal Pengukuran Massa Jaringan – Halo sobat Dinas.id, inilah rekomendasi contoh soal UAS, UTS mahasiswa jurusan gizi, nutritionist dan profesi dietisien. Yuk, pelajari kumpulan contoh soal-soal sesuai kisi-kisi yang sering muncul tentang materi pengukuran massa jaringan.

Soal dan Kunci Jawaban Pengukuran Massa Jaringan

Untuk memudahkan mengerjakan latihan, silahkan pahami ringkasan materi di bawah ini:

Pertumbuhan massa jaringan dipengaruhi oleh asupan gizi dari makanan terutama zat gizi makro yaitu karbohidrat, protein, dan lemak.

Bacaan Lainnya

Apabila asupan zat makro lebih dari kebutuhan tubuh, maka zat gizi tersebut akan disimpan dan terjadi pertumbuhan massa jaringan. Sebaliknya apabila asupan zat makro kurang dari kebutuhan, maka massa jaringan mengalami katabolisme untuk dipecah menjadi energi memenuhi kebutuhan tubuh.

Pengukuran antropometri untuk menilai pertumbuhan massa jaringan didasarkan pada komposisi tubuh. Komposisi massa jaringan terdiri dari dua bagian yaitu massa bebas lemak dan massa lemak.

Massa bebas lemak adalah jumlah massa jaringan tubuh di luar lemak yang terdiri dari air, protein, dan mineral tubuh. Jumlah massa bebas lemak pada individu yang sehat relatif stabil sejak masa pertumbuhan linier terhenti pada sekitar usia 20 tahun.

Perubahan jumlah massa bebas lemak tubuh akan mengakibatkan gangguan kesehatan, misal mengalami dehidrasi karena kekurangan cairan tubuh. Massa bebas lemak terdiri dari air sekitar 72–74%, protein sekitar 20%, dan mineral sekitar 6%. Sedangkan massa lemak berubah-ubah tergantung timbunan lemak yang ada dalam tubuh, gemuk menunjukkan cadangan lemak tinggi, sebaliknya kurus menunjukkan cadangan lemak sedikit. Kandungan lemak berbeda tergantung jenis kelamin, tinggi, dan berat badan.

Kandungan lemak pada wanita cenderung  lebih tinggi dari pada laki-laki. Kandungan lemak pada wanita sekitar 26,9%, sedangkan pada laki-laki sekitar 14,7%.

Lingkar Lengan Atas (LLA) berkorelasi dengan indeks BB/U maupun BB/TB. Seperti BB, LLA merupakan parameter yang labil dapat berubah-ubah cepat karena baik untuk menilai status gizi masa kini.

BACA JUGA:  Soal Konsep Kebutuhan Psikososial Sexual Spiritual

Penggunaan LLA sebagai indikator status gizi, di samping digunakan secara tunggal, juga dalam bentuk kombinasi dengan parameter lainnya seperti LLA/U dan LLA/TB (Quack Stick).

Ukuran lingkar leher merupakan indikator lemak tubuh bagian atas. Lemak tubuh bagian atas dapat membantu memprediksi tertentu obesitas yang berhubungan dengan komplikasi penyakit, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, penyakit jantung, dan apnea tidur obstruktif.

Lingkar leher dapat menjadi metode pengukuran yang mudah dan murah untuk skrining individu obesitas.

Lingkar perut dapat menggambarkan adanya timbunan lemak di dalam rongga perut.

Semakin panjang lingkar perut menunjukkan bahwa semakin banyak timbunan lemak di dalam rongga perut yang dapat memicu timbulnya antara lain penyakit jantung dan diebetes mellitus. Untuk pria dewasa Indonesia lingar perut normal adalah 92.0 cm dan untuk wanita 80.0 cm.

Rasio lingkar pinggang-pinggul mencerminkan banyaknya lemak dalam perut menunjukkan ada beberapa perubahan metabolisme, termasuk terhadap insulin dan meningkatnya produksi asam lemak bebas, dibanding dengan banyaknya lemak bawah kulit pada kaki dan tangan.

Soal Pilihan Ganda

Oke, bacalah petunjuk di bawah ini sebelum menjawab soal!

Jawablah pertanyaan berikut dengan memilih satu jawaban paling benar!

1) Pertumbuhan massa jaringan adalah pertumbuhan yang terjadi pada ….

A. massa lemak

B. massa bebas lemak

C. massa lemak dan massa bebas lemak

D. massa tulang

2) Perubahan jumlah massa bebas lemak tubuh dapat mengakibatkan …. sebagai akibat perubahan komposisi tubuh.

A. diare

B. dehidrasi, perubahan jumlah massa bebas lemak tubuh akan mengakibatkan gangguan kesehatan, misal mengalami dehidrasi karena kekurangan cairan tubuh

C. obesitas

D. perdarahan

3) Proporsi protein sebagai komponen massa bebas lemak sebesar ….

A. 72%

B. 74%,

C. 20%

D. 6%

4) Proporsi mineral sebagai komponen massa bebas lemak sebesar ….

A. 72%

B. 74%,

C. 20%,

BACA JUGA:  Soal Konsep dan Prinsip Gizi Usia Lanjut

D. 6%

5) Parameter labil dapat cepat berubah-ubah yang baik untuk menilai status gizi masa kini berkorelasi dengan indeks BB/U maupun BB/TB adalah ….

A. lingkar leher

B. lingkar lengan atas (LLA)

C. panjang depa

D. panjang ulna

6) Parameter yang mudah dan murah untuk skrining individu obesitas adalah ….

A. lingkar leher

B. lingkar lengan atas (LLA)

C. panjang depa

D. panjang ulna

7) Paramater yang menggambarkan adanya timbunan lemak di dalam rongga perut yang dapat memicu timbulnya antara lain penyakit jantung, diebetes mellitus adalah ….

A. lingkar leher

B. lingkar perut

C. panjang depa

D. panjang ulna

8) Nilai indeks atau rasio yang mencerminkan banyaknya lemak dalam perut menunjukkan ada perubahan metabolisme, termasuk terhadap insulin dan meningkatnya produksi asam lemak bebas adalah ….

A. rasio tinggi duduk

B. rasio lingkar pinggang-pinggul

C. indeks BB/TB

D. indeks IMT/U

Kunci Jawaban

1) C massa lemak dan massa bebas lemak, sudah jelas

2) B dehidrasi, perubahan jumlah massa bebas lemak tubuh akan mengakibatkan gangguan kesehatan, misal mengalami dehidrasi karena kekurangan cairan tubuh

3) C protein merupakan komposisi tubuh terbesar kedua

4) D mineral merupakan komposisi tubuh paling

5) B LLA merupakan parameter yang labil berkorelasi dengan indeks BB/U maupun BB/TB. Seperti BB

6) A lingkar leher merupakan indikator lemak tubuh bagian atas. membantu memprediksi tertentu obesitas yang berhubungan dengan komplikasi penyakit, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, penyakit jantung, dan apnea tidur obstruktif

7) B semakin panjang lingkar perut menunjukkan bahwa semakin banyak timbunan lemak di dalam rongga perut

8) B rasio lingkar pinggang-pinggul mencerminkan banyaknya lemak dalam perut

SIMAK JUGA!

Demikian prediksi soal dan jawaban UTS, UAS mahasiswa jurusan gizi, nutritionist dan profesi dietisien yang bisa kami sajikan, disimak secara saksama yah. Gizi Hebat!

5/5 – (1 vote)

Apakah Ini Membantu? Follow Dinas.id di aplikasi Google News, KLIK DISINI

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.