Soal Teknik Analisis Obat secara Kualitatif

soal teknik analisis obat secara kualitatif

Soal Teknik Analisis Obat secara Kualitatif – Dalam edisi UAS, UTS mahasiswa jurusan farmasi dan profesi apoteker, yuk simak kumpulan contoh soal-soal sesuai kisi-kisi yang sering muncul tentang materi teknik analisis obat secara kualitatif.

Soal dan Kunci Jawaban Teknik Analisis Obat secara Kualitatif

Untuk memudahkan anda dalam mengerjakan latihan, silahkan pahami ringkasan materi di bawah ini:

Kadang-kadang suatu obat dengan struktur kimia yang sama, mempunyai efek farmakologis yang jauh berbeda. Oleh karena itu, analisis kualitatif obat didasarkan pada golongan obat menurut jenis senyawanya secara kimia (bukan berdasarkan efek farmakologinya). Berbeda dengan analisis kuantitatif, untuk memudahkan mahasiswa mempelajari bagaimana menentukan kadar obat dengan efek farmakologis yang sama, maka beberapa literatur mengelompokkan analisis kuantitatif/kadar berdasarkan efek farmakologis tersebut.

Bacaan Lainnya

Identifikasi obat secara sederhana (konvensional) didasarkan pada sifat-sifat bahan baik sifat fisik maupun sifat kimianya. Metode identifikasi obat secara konvensional dapat dilakukan melalui beberapa tahap yaitu 1) Uji Pendahuluan : rasa, kelarutan, keasaman, dan uji unsur; 2) uji golongan; dan 3) uji penegasan.

Untuk memudahkan dan mengarahkan uji identifikasi obat, maka lakukan ke 3 langkah tersebut secara bertahap. Hasil uji pendahuluan digunakan sebagai pengarah dalam Langkah uji selanjutnya, misalnya rasa pahit, mudah larut dalam air, pH asam, uji unsur positif mengandung unsur N. Maka pengujian selanjutnya dapat diarahkan pada garam-garam hidroklorida alkaloid (dilakukan uji golongan alkaloid). Kemudian dilakukan uji penegasan dengan melihat identifikasi masing-masing senyawa obat pada monografinya dalam Farmakope Indonesia.

BACA JUGA:  Soal Paparan dan Pajanan

Soal Pilihan Ganda

Penting! Bacalah petunjuk di bawah ini sebelum menjawab soal!

Berilah tanda silang (X) pada jawaban yang benar di bawah ini!

1) Uji pendahuluan yang dapat digunakan sebagai pengarah dalam analisis obat golongan asam adalah sifat fisik berupa …

A. warna

B. bau

C. rasa

D. kelarutan dalam air

E. struktur kimia

2) Identifikasi obat dilakukan berdasarkan …

A. penggolongan efek terapeutik

B. penggolongan jenis senyawa secara kimia

C. penggolongan kepolaran

D. penggolongan sifat fisik

E. penggolongan bentuk molekul

3) Untuk mengidentifikasi kandungan unsur N dan Cl dalam zat uji Kloramfenikol, maka zat uji tersebut terlebih dahulu harus …

A. direduksi dengan logam Zn

B. didestruksi dengan logam Na

C. dilakukan penyandraan/uji organoleptik

D. dilakukan uji spesifik terhadap gugus tertentu

E. dilarutkan dalam air

4) Pengujian yang menunjukkan bahwa zat uji merupakan golongan karbohidrat adalah …

A. larutan zat uji akan mengubah lakmus biru jadi merah

B. larutan zat uji dengan pereaksi besi (III) korida akan membentuk warna ungu

C. larutan zat uji akan mengubah lakmus merah jadi biru

D. larutan zat uji dengan pereaksi Mollisch akan membentuk cincin ungu

E. larutan zat uji dengan pereaksi Bouchardat akan membentuk endapan coklat

5) Golongan senyawa yang jika diuji dengan batang korek api memberi warna jingga adalah …

A. alkaloid

B. barbiturat

C. fenol

D. sulfonamide

E. karbohidrat

6) Golongan senyawa yang jika diuji dengan larutan pereaksi besi (III) klorida memberi warna merah sampai ungu adalah …

BACA JUGA:  Soal Sistem Perlindungan Anak

A. alkaloid

B. barbiturat

C. fenol

D. sulfonamida

E. karbohidrat

7) Untuk menunjukkan suatu senyawa mengandung klorida dapat dilakukan dengan mereaksikan larutan zat uji dengan …

A. pereaksi Bouchardat membentuk endapan coklat

B. pereaksi perak nitrat membentuk endapan putih

C. pereaksi diazo membentuk endapan jingga

D. pereaksi zwikker membentuk warna ungu

E. pereaksi Mayer membentuk endapan kuning

8) Berdasarkan struktur molekul senyawa sulfonamida, menunjukkan adanya gugus amin primer. Untuk mengidentifikasi kandungan unsur N sebagai gugus amin primer pada senyawa sulfonamida tersebut dapat digunakan pereaksi …

A. Besi (III) klorida

B. α-naftol dengan asam sulfat pekat

C. Pereaksi diazo

D. Pereaksi bouchardat

E. Pereaksi Mayer

9) Senyawa yang jika diidentifikasi kandungan unsur N, S, dan halogennya menunjukkan reaksi positif terhadap unsur N dan S adalah …

A. kodein

B. parasetamol

C. sulfametoksazol

D. sukrosa

E. salisilamida

10) Berdasarkan hasil uji Identifikas zat X, didapatkan data pengamatan bahwa pada uji pendahuluan memberikan rasa agak pahit, hasil uji unsur positif mengandung unsur N, sukar larut dalam air tetapi mudah larut dalam larutan alkali (NaOH). Pengujian menggunakan pereaksi Zwikker memberikan larutan berwarna ungu. Maka zat X tersebut merupakan …

A. alkaloid

B. barbiturat

C. fenol

D. sulfonamida

E. karbohidrat

Kunci Jawaban

  1. C
  2. B
  3. B
  4. D
  5. D
  6. C
  7. B
  8. C
  9. C
  10. B

SIMAK JUGA!

Demikian prediksi soal dan jawaban UTS, UAS jurusan farmasi dan profesi apoteker yang bisa kami sajikan, selalu evaluasi cara belajar agar mendapatkan nilai yang terbaik dan lulus uji kompetensi. Ganbatte!

5/5 – (1 vote)

Apakah Ini Membantu? Follow Dinas.id di aplikasi Google News, KLIK DISINI

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.